Fakta yang Membuat Populasi Muslim Di Eropa Semakin Meningkat.

Posted on

Pertumbuhan populasi mulim yang terjadi di Eropa saat ini mengalami perkembangan semakin pesat. Dan untuk saat ini tengah menjadiperhatian dunia. Karena populasi muslim yang ada di Eropa ini semakin berkembang maka untuk saat ini dikhawatirkan akan adanya pembatasan imigrasi. dan untuk sekarang banyak orang yang mengatakan bahwa Negara di Eropa dikabarkan akan menjadi Negara yang meyoritasnya akan dihuni oleh penganut agama islam atau para muslim. Beberapa Negara yang turut di dalamnya anrara lain: Turki, Inggris, Jerman, Prancis, Albania, dan Alzerbaijan.

Negara Jerman adalah Negara yang sekarang menjadi yang paling sering disebut-sebut sebagai Negara yang memiliki paling banyak mayoritas muslimnya dibandingkan dengan neggara lain yang ada di Eropa. Karna populasi warga muslim di Jerman semakin meningkat bahkan dapat membandingi jumlah warga non muslim yang di sana. Turkipun tidak mau kalah mengenai hal ini, yang mana sampai saat ini Negara Turki telah memiliki pemeluk agama islam atau muslim sebanyak 96%. Bahkan bila ditanya bagaimana tentang muslim di Negara Alzerbaijan? Maka jawabnya adalah hampir 99% penduduk di Negara ini beragama islam atau sudah menjadi muslim. Jumlah muslim di Negara Alzerbaijan inipun dikaitkan akan hampir sama dengan Negara Iran atau sekarang posisinya pas berada dibawah Negara Iran.

Mengapa semua ini bisa terjadi? Bukankah dulunya Negara Eropa terkenal dengan muslimnya yang menjadi minoritas. Mengapa justru sekarang keadaannya bisa menjadi terbalik. Nah, beberapa fakta dibawah ini mungkin akan menjawab semua pertanyaan itu. Berikut ini adalah fakta yang membuat muslim di Eropa sekarang jauh semakin meningkat.

  1. Tingkat kelahiran bayi muslim di beberapa Negara Eropa sekarang menjadi cukup tinggi.
Tingkat KElahiran Bayi Muslim Semakin Tinggi
Tingkat KElahiran Bayi Muslim Semakin Tinggi

Faktor yang pertama ialah karena tingkat kelahiran bayi yang muslim di Eropa ini menjadi cukup tinggi. Bebrapa orang ada yang menyebutkan bahwa tingkat kelahiran yang dimiliki umat islam di Eropa saat ini mampu melahirkan keturunan yang lebih banyak dibandingkan dengan keturunan umat non muslim lainnya. Cntoh secara nyatanya bisa kita lihat seperti yang sedang terjadi di Negara Jerman. Yaitu tingkat kelahiran bayi non muslim disana hanyalah mencapai 1,3 saja. Maka dilihat dari angka tersebut sudah dapat dipastikan bahwa mustahil populasi tersebut dapat bertahan.

Alasan lain yang bisa menyebabkan faktor yang satu ini dapat terjadi adalah sudah jelas bahwa berdasarkan sunnah rosul bahwa umat islam disunnahkan untuk dapat memperbanyak keturunanya. Karena hal itulah maka sebagian warga besar muslim disana memiliki angka kelahiran yang cukup tinggi. Maka tak heran bahwa fakta yang satu ini bisa saja terjadi di beberapa Negara yang ada di eropa saat ini.

  1. Maraknya kasus bunuh diri pada sebagian masyarakan non muslim yang ada di Eropa.

Semakin maraknya kasu bunuh diri yang terus terjadi hingga saat ini juga akan membuat populasi muslim di negara Eropa ini dapat berkembang dengan pesat. Kasus bunuh diri yang marak dilakukan olehwarga  non muslim disana inilah akan membuat populasi mayarakat non muslim di Negara Eropa ini menjadi semakin terpuruk. Pembekalan ilmu agama mengenai masalah bunuh diri di Negara yang ada di Eropa inipun rupanya sudah terlihat cukup baik.

Hal ini bisa dilihat pada warga muslim disana tak akan berani bunuh diri seperti yang dilakukan oleh warga Negara non muslim lainnya karna mereka mengerti bahwa jika mereka bunuh diri maka balasan bagi mereka kelak adalah neraka. Maka oleh karena itulah dirasa kedua kombinasi inilah akan membuat masyarakat di Negara yang ada di Eropa akan didominasi oleh masyarakat muslim.

  1. Para anak muda yang ada di Eropa didominasi oleh kalangan muslim.
Anak Muda Di Eropa Mayoritas Muslim
Anak Muda Di Eropa Mayoritas Muslim

Menurut hasil dari penelitian yang ada. Diungkapkan bahwa jumlah anak muda yang muslim di Eropa terlampau lebih banyak dari pada yang non muslimnya. Yaitu 30% dari anak muda yang berusia dibawah 20 tahun ini diisi oleh anak muda yang muslim.

  1. Muslim di Eropa Lebih Cepat menikah.
Muslim eropa Cepat Menikah
Muslim eropa Cepat Menikah

Karena adanya ajaran islam yang menyebutkan bahwa menikah pada usia muda atau dibawah 30 tahun itu lebih baik, maka maka masyarakat muslim di Eropa inipun juga melaksanakannya. Kondisi inipun berbeda jauh dengan yang terjadi pada warga non muslim yang disana. Yaitu mereka akan lebih memilih untuk mengutamakan karirnya terlebih dahulu dan akan menunda target mereka untuk menikah sehingga mereka bisa menikah di usia yang sekitar 40 sampai dengan 45 tahun. Maka dengan pergerakan yang cepat inipun otomatis akam membuat populasi muslim segera mendominasi di beberapa yang ada di Eropa.

Itulah bebrapa fakta yang membuat populasi muslim yang ada di Eropa menjadi semakin meningkat. Semoga bermanfaat dan bisa menjawab semua pertanyaan anda mengenai populasi muslim yang ada di Eropa saat ini.

Gravatar Image
Selalu tertarik akan sesuatu yang baru, Terobsesi untuk mengetahui perkembangan dunia, dan Selalu bercita-cita untuk sekses dengan usaha sendiri.

Leave a Reply