Bisa Diandalkan

Sudahkah Kamu Menjadi Teman Yang Baik?

Posted on

Sudahkah kamu menjadi teman yang baik? Setiap orang memiliki standar pertemanan yang berbeda-beda. Ada yang ingin menganggap hanya teman yang sebatas kenal saja, ada juga yang ingin menjadikannya sahabat. Namun, sebelum menjalin pertemanan hingga tingkat sahabat, kamu harus memiliki kedkatan yang baik. Terlebih kamu harus bisa dianggap sebagai teman yang baik. Apapun kelebihan dan kekurangannya, saat kamu sudah memutuskan untuk berteman dengannya, maka kamu harus bisa memberikan yang terbaik dari seorang teman dalam hal apapun. Kamu harus bisa berbagi apapun dengannya. Saling mendukung dan membantu di masa-masa sulit sekalipun. Berikut adalah beberapa cara menjadi teman yang baik.

  1. Memenuhi Janji
Memenuhi Janji

Jangan kamu membuat janji-janji yang belum tentu kamu mampu memenuhinya. Jika memang kamu terhambat untuk memenuhi janjimu, maka lebih baik kamu berkata jujur dan menjelaskannya. Percayalah, dengan begitu orang lain tidak akan menganggapmu ingkar janji dan akan bisa mengerti situasi yang kamu alami. Semua manusia pasti pernah berbuat salah karena tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini. Tidak apa kalau sesekali kamu gagal menepati janji. Tapi, jangan mengulanginya lagi.

  1. Bisa Diandalkan
Bisa Diandalkan

Jadilah teman yang bisa diandalkan. Ini juga merupakan aspek penting dalam menjadi teman yang baik. Tidak ada orang yang mau berteman dengan orang yang hanya ada saat butuh saja. Orang yang susah konsisten dan tidak bisa dipercaya itu bukan teman yang baik. Mungkin kamu pernah bertemu dengan orang yang seperti itu, suka berbuat janji tapi tidak pernah memenuhi. Jangan katakana kamu bisa kalau kamu sebenarnya tidak sanggup untuk bisa diandalkan.

  1. Meminta Maaf Jika Salah
Minta Maaf Jika Salah

Memintalah maaf jika emang kamu pernah berbuat salah pada temamu. Kalau kamu ingin jadi teman yang baik dan bisa dipercaya, maka terimalah tanggung jawab dan konsekuensinya untuk mengaui kesalahan. Jangan berpura-pura tidak tahu apa-apa dan mengelak kesalahan. Meskipun teman kam kecewa dengan kesalahan itu, selagi kamu mau mengakui kesalahan dan minta maaf maka temanmu akan bisa mengerti dan cukup dewasa untuk mengerti dirimu.

  1. Selalu Peduli
Selalu Peduli

Peduli dengan apapun yang terjadi pada temanmu. Selalu peka dan tahu harus berbuat apa jika temanmu sedang malakukan apa dan sedang bagaimana. Itu memang tugas kamu sebagai teman. Kalau kamu tidak peduli dan meninggalkannya, hanya hadir saat senang saja. Untuk apa kamu jadi teman? Seorang teman tidak mencari teman yang tidak peduli. Teman itu juga butuh perhatian dan kepedulian. Tidak berteman hanya pada saat manisnya saja. Berikan pelukan jika perlu.

  1. Menjadi Pendengar yang Baik
Menjadi Pendengar Yang Baik

Inilah kunci dari sebuah pertemanan yang langgeng. Mau mendengarkan satu sama lain. Memang pertemanan itu identik dengan saling curhat. Maka dari itu, kamu juga harus bisa menjadi pendengar yang baik. Beri nasehat jika temanmu salah, dan berikan solusi jika temanmu sedang dalam kesulitan. Perhatika dengan baik keadaann temanmu. Apalagi saat dia sedang bercerita atau berkeluh kesah kepadamu. Dengarkan dengan baik apa yang dikataknnya. Meskipun kamu menanggapinya hanya dengan menganggukkan kepala, dia juga akan terima. Setidaknya kamu terlihat sedang memperhatikan dan tidak cuek dengan ceritanya. Berikan pujian bila perlu saat dia merasa down. Ini juga sudah termasuk menjalin komunikasi yang baik.

  1. Memberikan Energi Positif
Menyenangkan

Selalu tersenyum dan bersikap ramah itu sangat perlu. Tampil menarik sesuai keadaan. Teman akan senantiasa membalas senyumanmu setiap kamu memberikan senyuman. Dengan kamu bersikap ramah kamu jadi bisa menghormati orang lain. Dengan ini pertemanan jadi menyenangkan.

Gravatar Image
Orang yang tidak pernah menyangka dirinya bisa masuk jurusan multimedia di sebuah SMK. Karena itu bukan tujuan saya selanjutnya setelah lulus SMP. SMA adalah tujuan selanjutnya, tapi SMK akan menjadi sekolah terakhir saya. Dan saya yakin kesuksesan seseorang itu didapat dari kerja keras dan do'anya. SMA atau SMK bukanlah masalah. Tiada hasil yang mengkhianati usahanya.

Leave a Reply