Sadarkah Kamu Bahwa Marahnya Ibu Itu Karena sangat Sayang Terhadap Anaknya?

Posted on

Ibu adalah sosok yang paling dekat dengan anaknya. Dan karena itulah bisa dipastikan bahwa setiap anak tentunya akan lebih dekat kepada ibunya ketimbang dengan ayahnya. Apalagi jika ia adalah seorang anak perempuan yang mana memang karena faktor memiliki banyak hal yang sama inilah yang membuat anak perempuan tersebuat akan bisa menjadi sangat dekat dengan ibunya. Namun, pernahkan kamu merasa di saat ibu marah maka dunia akan drastis menjadi berbeda dan rasanya seperti terbalik? Di saat ibu sedang marah maka dunia rasanya menjadi seperti hampa dan tak ada lagi yang bisa diharapkan.

Ayah Belum Tentu Ada Seperti Ibu

Belum Tentu Ayah Hadir Di Kala Ibu Marah
Belum Tentu Ayah Hadir Di Kala Ibu Marah

Jika kejadian itu menimpa pada ayah maka akan berbeda rasanya, mungkin jika itu adalah ayah yang marah maka anak cenderung akan lari karna takut dan menangis pada ibunya. Maka ibu itu akan mendengarkan semua rintihan hatinya dan memberi nasehat atau sekedar solusi kepadanya. Namun, pernahkah kamu membayangkan di saat ibu sedang marah? Belum tentu kita akan menangis dan lari mencari ayahmu. Mungkin sebagian anak akan memilih melakukan hal itu, tapi bagaimana dengan sebagian yang lain? Ya, mungkin ia hanya bisa bisa duduk dan terpuruk kecewa karena memang ayah cenderung jarang berada di rumah dan sekalipun ayah itu berada di rumah belum tentu seorang anak akan lari ke ayahnya karena belum tentu dia mamiliki komunikasi yang baik dengan ayahnya.

Di saat ibu benar-benar dalam kondisi marah atau bahkan sedang memarahi kita mungkin yang terlintas di benak kita hanyalah anggapan bahwa ibu itu jahat. Apalagi bagi seorang anak yang memasuki atau berada di masa usia remaja. Mereka cenderung akan memikirkan hal yang tidak-tidak. Entah itu ibu yang jahat, ibu yang mulai tidak peduli lagi, ibu yang semakin cerewet saja, dan pemikiran negatif lainnya. Bukannya saya membenarkan sikap marah yang ditunjukan oleh sikap ibu tersebut, tataplah sikap marah ibu kepada anaknya itu bukanlah sesuatu yang baik. Tetapi pernahkah kamu menyadari yang menjadi dasar utama mengapa ibu itu bisa marah?

Ibu Marah Pastinya Ada Sebab.

Ibu marah Itu Pasti Karena Ada Alasannya
Ibu marah Itu Pasti Karena Ada Alasannya

Tentunya ada suatu sebab dan alasan mengapa hal ini bisa terjadi bukan? Ibu tidak akan marah secara tiba-tiba dengan tidak memberikan alasan. Alasan utamanya yakni karena ibu itu aslinya teramat sayang kepada anaknya. Buat kamu yang pernah dimarahi oleh ibu dikarenakan oleh alasan apapun itu, sadarlah bahwa ibu memarahimu itu karena dia teramat sayang dan peduli terhadapmu. Maka usahakanlah untuk berusaha selalu sabar dan ikhlas di kala ibumu sedang marah. Itu merupakan sebuah bukti bahwa beliau sangat menyayangi dan mencintaimu. Pernahkah kamu berfikir bahwa siapa lagi yang akan mempedulikanmu sedetail itu selain ibu? Maka jawabnya adalah tak ada seorangpun di dunia ini yang bisa menggantikan sosok ibu tersebut.

Teruntukmu yang sudah Menjadi Seorang Ibu

Untuk Kamu yang Sudah Menjadi Seorang Ibu
Untuk Kamu yang Sudah Menjadi Seorang Ibu

Sementara bagi kamu yang sudah merasakan menjadi ibu, janganlah terlalu sering menunjukan rasa marah itu terhadap buah hatimu. Bolehlah jika itu hanya sesekali saja. Karena jika itu terlalu sering akan menyebabkan seorang akan akan kehilangan rasa percaya dirinya, merasa amat terpukul, dan kecewa. Dan itu akan memunculkan rasa depresi pada anak tersebut. Dan beranggapan bahwa kamu sebagai seorang ibu sudah tak sayang lagi dengannya. Janganlah terlalu mengekang seorang anak untuk mematuhi segala aturan yang anda. Buakankah bertidak dengan lemah lembut tetapi tegas bisa untuk mengajarinya untuk mematuhi aturan tersebut?

Walaupun sering kali ibu selalu menunjukkan sikap marahnya terhadap anak, tetapi hal itulah yang bisa menjadi bukti nyata bahwa seorang ibu tersebut teramat sayang dan cinta kepada anaknya. Namun mungkin hanya caranya saja yang salah, karna sudah terlanjur terpancing emosi. Namun ada pula hikmahnya bila ibu itu marah terhadap anaknya yaitu dapat melatih anaknya untuk dapat menjadi pribadi yang kuat dan tangguh. Maka teruntuk kamu yang menjadi seorang anak kamu dituntut untuk bisa lebih sabar dan tegar untuk menghadapinya. Dan cobalah untuk dapat meminta maaf atas kesalahanmu setelah itu. Hal ini akan membuat hubunganmu dengan ibu menjadi lebih baik.

Cukup sekian yang dapat saya berikan semoga bermanfaat dan dapat menginspirasi bagi kamu yang mengalaminya.

Gravatar Image
Selalu tertarik akan sesuatu yang baru, Terobsesi untuk mengetahui perkembangan dunia, dan Selalu bercita-cita untuk sekses dengan usaha sendiri.

Leave a Reply