Racun Di Balik Kesegaran Pengaharum Ruangan
Racun Di Balik Kesegaran Pengaharum Ruangan

Racun Di Balik Kesegaran Pengaharum Ruangan

Posted on

Pengaharum ruang merupakan produk rumah tangga, secara otomatis melepaskan bahan-bahan kimi yang dikandungannya, bahan kimia ini akan tercampur dengan udara dan akhirnya dihirup oleh manusia. Tujuan penggunaannya akan mengakibatkan saluran pernapasan menghirup zat berbahaya dalam produk. Menghirup bahan kimia ini akan menimbulkan banyak efek negative yang merugikan kesehatan tubuh manusia.

Dengan sample pengaharum ruangan aroma jeruk dan aroma apel, pakar peneliti mengidentifikasi formaldehid pada pengharum ruangan berbentuk gel dengan metode reaksi asam kromatropat dan untuk mengetahui kadar formaldehid dengan metode titrasi. Hasil penelitian tersebut menunjukan bahwa kadar formaldehid pada pengharum ruangan bentuk gel aroma jeruk lebih besar di bandingan pengharum ruangan bentuk gel aroma apel.

Ada berbagai produk pengaharum ruangan yang terjual di pasaran, mulai dari yang berbentuk gel, butiran, lilin, minyak, sampai produk yang dipasang pada dinding. Kamu perlu memperhatikan bagaimana cara pakainya dan ruang lingkup pemakaian produk-produk pengaharum ruangan yang kamu beli.

Racun Di Balik Kesegaran Pengaharum Ruangan
Racun Di Balik Kesegaran Pengaharum Ruangan

Efek negatif pengharum ruangan

Berbagai penelitian di dunia telah memberi informasi beberapa resiko pengaharum ruangan terhadap kesehatan manusi., mau tahu apa saja, check this out!

  • Pengharum ruangan, wewangian, produk perawatan tubuh, samapi produk pembersih juga bisa menimbulkan sakit kepala.
  • Ada berbagai dugaan bahwa semakin banyak orang yang menggunakan pengharum ruangan ataupun perbersih jenis semprotan, maka risiko gejala asma dapat meningkat.
  • Pakar peneliti menemukan bahwa pengharum ruangan mengandung 1,4-dichlorobenzene bisa membahayakan paru-paru. Walau akibatnya cenderung tidak terlalu terasa, akan tetapi bahan tersebut dapat berbahaya pada penderita gangguan paru-paru atau asma. Gangguan ini lalu dapat memicu bahaya lain semisalnya kanker paru-paru, stroke, atau penderita jantung.
  • Ada beberapa orang yang mengalami alergi terhadap parfum, termasuk pengharum ruangan. Pada umumnya gejala yang dirasakan yaitu rasa tidak nyaman pada hidung dan perubahan pada kulit misal rasa gatal, melepuh, dan benkak pada kulit.

Dampak di atas tentu saja tidak dialami dalam kadar yang sama oleh setiap orang. Namun, untuk mencegah sesuatu hal yang tak diinginkan, ada baiknya untuk mengurangi resiko dengan melakukan tips-tips sederhana di bawah ini.

Mengarumkan ruangan tak harus menggunakan pengaharum ruangan, cobalah beberapa hal berikut ini:

  • Menggunakan baking soda, tujuannya untuk menetralkan bau tidak enak pada tong sampah, saluran pembuangan air, dan pada karpet sebelum dicuci.
  • Cuka yang berguna sebagai bahan alami pemnersih kamar mandi dan dapur. Selain itu, kamu bisa juga menaruh cuka dimangkuk dan digunakan untuk menghilangkan aroma memasak.
  • gunakan produk yang tidak ber-aroma. Jika harus menggunakan, biarkan pintu rumah terbuka supaya aroma ceapt keluar dari ruangan.
  • potong jeruk dan tempatkan di dapur atau kamar mandi untuk menghilangan bau tidak enak.
  • gunakan biji kopi, tempatkan biji kopi di dalam lemari pendingin ataupun di tempat cuci piring untuk menyerap aroma yang tak sedap.
  • Hal mudah yang dapat kamu lakukan yakni sering-sering membuka pintu dan jendela. Hal tersebut dapat memeperlancar pertukaran udara dan mengeluarkan aroma tak enak dari ruangan.

Bau wangi yang menyerupai buah-buahan atau bunga merupakan dampak yang ditimbulkan berkat penggunaan pengharum ruangan. Walau pada satu sisi menguntungkan dalam menyegarkan ruangan, akan tetapi menghirup bau pengharum ruangan dalam jangka panjang akan berdampak negatif bagi kesehatan manusia.

Sebelum terlambat, disarankan kepada masyarakat supaya lebih hati-hati dalam memilih produk pengharum yang terdaftar pada departemen kesehatan dan kepada pembuat produk sebaiknya mencatumkan tabel komposisi pada pengharum ruangan berbentuk gel ini serta lebih ditingkatkan lagi pengawasan terhadap produk-produk yang menggunakan bahan kimia tersebut.

Demikian sedikit informasi ynag dapat saya sampaika, semoga bermanfaat bagi anda.

Gravatar Image
Hay sobat, nama panjang saya Dwi Eksanti aka Desi, hidup itu berjuang tapi jangan pernah perjuangkan sesuatu yang tidak dapat di perjuangkan, stay cool pada jalanmu karena jalan yang di pilih diri sendiri itu bukti bahwa kamu "BISA DAN MAMPU". jangan lupa bahagia nggeh

Leave a Reply