Jika Anda Mempunyai Anak cengeng dan Mudah Marah, inilah Tipsnya!

Posted on

Jika anda seorang orang tua yang mempunyai anak yang masih berusia balita ataupun batita. Pastinya anda sudah hafal bukan dengan perangai anak anda yang ia selalu mudah menangis ataupun cengeng dan terkadang ia juga mudah marah. Jadi bagi anda para orang tua janganlah heran jika seorang anak yang berusia balit ia biasanya bersifat cengeng ketika ia sedang merasa bosan ataupun ia merasa sedang tidak nyaman. Dan ada juga anak yang ia menunjukan emosi yang berlebihan dengan amarah, merontak-rontak dan bahkan berteriak tanpa ia mengenal waktu dan tempat.

karena dengan menangislah seorang anak batita bisa menyampaikan isi hatinya

Mungkin prilaku anak yang seperti itu akan membuat orang tua merasa bingung bagaimana cara mengatasi anak mereka. Dan tidak jarang orang tau justru akan menjadi marah karena orang tua merasa frustasi pada anaknya yang ia tidak mau tenang. So, apa saja sih penyebab anak menjadi cengeng dan mudah sekali marah?

Oke guys, mungkin menangis dan marah itu sebenarnya merupakan bentuk reaksi dari anak-anak pada sesuatu yang ia tidak sukai. Wajar bila hal seperti ini banyak dirasakan oleh anak-anak yang ia berusia dibawah 5 tahun. Karena kebanyakan seorang anak, khususnya balita, karena seorang anak itu belum tentu bisa  mengekspresikan perasaannya dengan baik pada orang tuanya. Mungkin dengan ia menangis dan marahlah merupakan cara satu-stunya yang dapat ia lakukan guna menyampaikan perasaannya kepada anda orang tuanya. Dan karena itulah anda sebagai orang tua juga harus mengerti “Apa saja sih penyebab anak anda marah dan menangis?”. Dan berikut ini adalah beberapa penyebab anak cengeng dan mudah marah, antara lain:

Frustasi

Anak juga memiliki masalah dan bahkan ia akan merasa frustasi loh. Hal seperti ini akan terjadi jika si anak tidak mendapatkan apa yang ia inginkan, atau ketika anda tidak menuruti keinginannya. Dan selain itu juga seorang anak akan merasa frustasi ketika ia berada dalam situasi yang tidak nyaman baginya. Seperti ia merasa gerah, kepanasan, terancam ataupun kehilangan sosok yang ia sayangi. Pada saat seperti ini seorang anak akan mudah sekali marah dan kesal, dan kemudian semua itu ia ungkapkan dengan cara menangis.

Bertemu dengan orang yang baru

Jika kita berada di lingkungan baru dan juga banyak dipenuhi dengan orang-orang yang baru juga dan pastinya kita sendiri belum mengenalnya terkadang kita sendiri (orang dewasa) merasa tidak nyaman dan gugup bukan. Dan hal seperti ini juga sering terjadi pada anak-anak loh guys. Bahkan mereka juga akan merasa tidak nyaman dan juga gugup ketika mereka berada di lingkungan yang baru dan jga banyak dipenuhi dengan orang yang baru. Yapi hal sperti ini juga sangatlah berbeda dengan orang dewasa, jika orang dewasa dapat mengatasinya dengan baik, namun anak-anak itu jauh akan lebih memilih untuk menangis Dan menangis disini juga menunjukan ekspresi rasa takut mereka terhadap bertemu dengan orang yang baru.

Dilarang

Dalam hal yang satu ini anda juga sedikit mengerti bukan guys. Pada usia sekitar 1 tahun hingga 5 tahun ini, seorang anak sedang mngalami motorik yang sangatah pesat dan dalam hal ini juga membuat anak-anak suka bereksplorasi. Ntah itu ia melompat, berlari atau ia akan menjelajah dalam kegiatan yang sangat ia sukai tentunya. Dan bagi anda para orang tua janganlah melarang anak dalam hal ini yah, karena ketika seorang anak dilarang maka anak itu akan marah dan merasa kesal sehingga ia pun akan menangis. Dan pada usia-usia seperti ini anak memang sedang mengembangkan kemampuan motoriknya dengan cara beraktiivitas. So, mulai sekarang jangalah terlalu menghalangi-halangi anak anda pada saat ia bermain.

Merasa lelah dan sakit

Ketika seorang anak sedang sakit anak akan lebih mudah menangis dan rewel tentunya. Hal seerti ini jug awajar-wajar saja ko guys, siapapun tentu bakalan merasa tidak nyaman ketika ia sedang terjatuh sakit. Dalam hal seperti ini anak juga akan merasa tidak enak tidur dan bahkan tidak enak makan. Bedanya, seorang anak-anak akan mengungkapkannya dengan cara menangis dan marah. Ketika ia merasa lelah dan sakit. Dan juga anak akan menangis guna mengekspresikan perasaannya kepada orang tuanya.

Menangis bukan kesalahan

Sering kali kita sebagai orang tua akan banyak berkata pada anaknya yang sedang menangis, misalkan :jangan menangis, nanti kalau ade nangis mama akan marah” dan ancaman lainnya. Dan dari semua perkataan itu tidak benar. Pastikan anda sebagai orang tua perhatikan dulu apa sih kesalahannya?. Dan jika ia menangis karena ia merasa tidak dipenuhi semua keinginannya maka anda sebagi orang tua jelaskan secara perlahan pada anak anda, dengan mnggunakan bahasa yang mudah dimengerti oleh anak anda tentunya.

Cari perhatian

Dalam hal yang satu ini anak yang ia berusia balita pastinya ia akan memasuki fase dimana mereka itu ingin selalu menjadi pusat perhatian loh guys. Mereka ingin disayang dan juga terkadang mereka juga tidak suka sendirian. So, anda sebagai orang tua harus bisa fokus pada anaknya dan cueklah pada hal yang tak penting, jika anda tidak seperti itu nantinya anak anda akan rewel. Dan mereka nantinya akan menangis untuk bisa mengambil perhatian anda orang tuanya.

Ajak anak bermain diluar rumah

Bersosialisalah dan bermain-main dengan teman-teman juga dapat membuat anak-anak anda belajar tentang bagaimana sih lingkungannya. Dalam hal seperti ini mereka juga akan diam-diam mempelajari bagaimana sih cara teman-teman mereka tidak bersikap cengeng seperti dirinya. Tapi bagi anda orang tua anda juga harus memastikan bahwa lingungan main anak anda aman yah. Karena pada umunya anak merupakan seorang peniru, maka apabila di lingkungannya tidak benar atau salah anak juga akan meniru prerilaku yang tidak benar itu.

Buat anak nyaman  

Seorang anak akan diam dan tenang jika ia merasa nyaman. Jadi anda sebagai orang tua harus bisa menciptakan suasana anak yang konduktif. Misalkan dengan memberi anak mainan yang ia sukai, berada di lingkungan yang bersih dan juga sejuk. Sehingga dalam hal seperti ini anak akan merasa betah. Dan jika anak anda suka bermain ataupun beraktivitas di luar rumah. Maka biarkanlah ia beraktivitas diluar, dan satu lagi anda sebagai orang tua jangan sampai lupa mengawasi anak anda, karena takutnya anak anda akan melakukan ataupun mendekati sesuatu yang membahayakan baginya.

Gravatar Image
Fitri Aulia Rahmah, itulah nama yang dikasih dari kedua orangtua saya. Hidup Adalah Pilihan! Seperti halnya memilih jurusan saat kita mau masuk sekolah, dengan pilihan yang kita pilih itu akan membawa kita ke dalam dunia yang sebenarnya atau dunia yang akan kita hadapi nantinya.

Leave a Reply