Bu, Ini Janjiku! Jika Esok Aku Menjadi Seorang Ibu, Tetaplah Bersamaku Bu

Posted on

Ibuku sayang,

Senyummu mengalihkan duniaku, pandanganmu yang kosong nan teduh itu memandang dunia ini penuh arti. Kau tundukkan wajah indahmu itu untuk menyembunyikan semua deritamu, kau tukar kebahagiaan yang semestinya kau rasakan itu dengan sebuah tangisan dari kami. Wahai ibu, engkaulah jembatan kebahagiaan kami, andai saja kami dapat memperjuangkan hidup hanya untuk kebahagianmu, pasti akan kami lakukan, tapi apalah daya kami yang hanya mampu membuatmu gundah.

Ibu, engkaulah wanita biasa nan sederhana tapi bagiku, engkaulah wanita luar biasa yang selalu ada untuk kami.

Bu, ini janjiku! jika nanti aku menjadi seorang ibu tetaplah bersamaku bu
Bu, ini janjiku! jika nanti aku menjadi seorang ibu tetaplah bersamaku bu

Bu, jika esok aku menjadi seorang ibu pasti kuajarkan kepada anakku bagaimana caranya meminta maaf dan mudah memaafkan

Ibu, bila esok sudah tiba, aku akan selalu mengucapkan maaf kepada anakku, walaupun sekecil semut masalahnya. Aku akan mengajarkan kepada mereka bagaimana caranya meminta maaf, akan kujadikan mereka manusia yang rendah hati. Sebab aku tau, meminta maaf bukanlah karena kami yang benar ataupun karena kami yang salah. Justru dengan minta maaf itulah cara seseorang untuk meredam emosi. Sekali lagi ibu, aku berjanji bahwa aku akan mengajarkan kepada mereka pentingnya mengerti perasaan seseorang. Lalu, kujadikan mereka menjadi seseorang berhati lembut yang mudah untuk memaafkan orang lain.

Bu, jika esok aku menjadi seorang ibu pasti kuajarkan kepada anakku bagaimana caranya berterima kasih melalui hati dan lisan, walaupun hati itu menolak

Nanti ketika aku sudah resmi menjadi seorang ibu, aku akan selalu mengucapkan terima kasih kepada anakku, sebab dia mampu menerima segala kekurangan dan kelebihanku untuk menjadi seorang ibu, agar dia tau seperti apa kondisiku selama ini dan bila aku menjumpai sebuah masa yang membuat air matanya mengalir, akan kujelaskan kepadanya bahwa malaikat tak selalu sempurna seperti apa yang dia inginkan selama ini. Sebab aku ini hanyalah manusia biasa yang tak luput dari khilaf.

Bu, seperti apapun aku juga dapat menyakiti perasaan seseorang, bahkan bisa saja aku membuatnya menangis karena kekhilafanku. Oleh karena itu, kuajarkan kepadanya bagaimana caranya berterima kasih bukan lagi meminta maaf. Akan kuucapkan kepadanya sepenuhnya rasa terima kasihku, sebab dia telah sanggup menerimaku menjadi ibunya, memanggilku dengan sebutan ibu, dengannya pula aku kuat melawan kerasnya dunia ini. Sekali lagi akan kuucapkan terima kasih, sebab dia masih mau bersamaku dan membiarkanku memberikan sebuah pelukan dan kecupan manis untuknya.

Semua akan kulakukan tanpa bosan bu, hingga dia tau apa yang diajarkan oleh ibunya saat itu. Sebab, aku mau dia menjadi seseorang yang ahli dalam bersyukur, walaupun keadaan sedang membantingnya.

Bu, jika esok aku menjadi seorang ibu dan jika anakku sedang merasakan resah, akan kujadikan diriku sebagai tempat untuk meluapkan segala keresahannya

Ibu, jika aku benar benar akan menjadi seorang ibu, aku ingin sekali menjadi ladang yang mana dia akan menitipkan semua keresahannya kepadaku. Biarkan aku duduk disampingnya dan menyeka air matanya, tak lupa akan ku ucapkan bahwa aku selalu ada disini untukmu nak. Aku selalu berharap, bahwa kalimat itu mampu membuatnya tenang, meski sebentar.

Bila itu masih tak cukup membuatnya tenang, akan kujadikan pelukanku sebagai wadah untuk membenamkan wajahnya, biarka dia menumpahkan semua keluhannya untuk menenangkan hatinya. Aku tau bila dunia ini menuntutnya untuk menjadi kuat, tapi aku pun tau bahwa dia masih tak sanggup untuk kuat. Jadi, biarkan aku yang membuatnya kuat, sebab bagiku menangis bukanlah tanda bahwa kamu adalah orang yang lemah. Mungkin perkataan tak cukup untuk mengekspresikan perasaanmu, jadi biarkan tangisanmu yang meluapkan seluruh perasaanmu. Aku berjanji bahwa aku akan selalu siap menjadi tempat untukmu berkeluh kesah, sampai air matamu tak dapat lagi keluar didalam pelukanku sayang. Sebab aku ingin kamu menjadi lebih kuat dari kemarin, dan ketika kamu terjatuh kembali, mengadulah kepada Tuhanmu dan pulanglah padaku nak.

Bu, jika esok aku menjadi seorang ibu pasti kuajarkan kepada anakku bagaimana caranya mengucapkan cinta, sebab akulah yang membuatnya tau apa itu cinta

Bu, nanti bila aku sudah menjadi ibu, aku akan selalu mengatakan kepada anakku bahwa aku sangat mencintainya. Aku ingin anakku memahami apa arti cinta sesungguhnya, biarkanlah aku yang menjelasakan kepadanya pertama kali, bahwa sesuatu tak hanya dijelaskan tapi juga butuh pengakuan. Aku ingin dia tau bahwa dia adalah alasanku untuk tetap berdiri tegak disini dan kepadanyalah aku menaruh harapan.

Gravatar Image
Paling suka berimajinasi, hobinya membaca. Nggak suka terlalu serius, lebih suka yang pasti. Selalu berusaha agar bisa memberi mahkota untuk mama & abah nanti.

Leave a Reply