Cinta Tulusku, Saat Aku Tahu Bagian Terburukmu Dan Tetap Memilihmu

Cinta Tulusku, Saat Aku Tahu Bagian Terburukmu Dan Tetap Memilihmu

Posted on

Kita harus yakin bahwa di dunia ini tidak akan pernah ada manusia yang sempurna. Yang ada di dunia ini seharusnya adalah hanya orang-orang yang saling mensyukuri melengkapi dan sesamanya. Mencari kebahagian bersasma-sama. Karena hanya dengan bersama, semua akan terasa sempurna. Cinta yang tulus itu bukan saat kamu berkata padanya “Aku mencintaimu karena..” tapi saat kamu berkata padanya “Aku mencintaimu meskipun..”.

Kamu sangat mencintai seseorang sampai tidak ingin kehilangan. Kamu selalu ingin bertemu dengannya setiap hari. Kamu merasa sangat bahagia dan nyaman bila dekat dengannya. Kamu juga kaan sangat bahagia bila dia juga merasakan hal yang sama sepertimu. Sama-sama suka adalah yang kamu harapkan. Karena mungkin benar, cinta sejati itu datangnya cuma sekali. Keinginan selalu ingin bersama-sama dan menjalani hidup bersama-sama. Apapun rela dilakukan demi bisa bersama semua pengorbanan dengan ketulusan cinta dan hati yang ikhlas saling menerima kelebihan dan kekurangan masing-masing. Meskipun belum saat yang tepat untuk memberikan sesuatu yang tepat. Karena sama-sama yakin dengan adanya cinta yang tulus dan kuat. Memutuskan sebuah hubungan yang akan dijalin dengan waktu yang lama bahkan selamanya. Namun, setelah kesekian lama sebuah hubungan dijalin dengan perasaan yang sangat hampa.

Kini yang dirasakan seolah kehilangan cinta. Munculnya ketidakcocokan dan keinginan untuk mengakhiri sebuah hubungan. Namun, kenyataannya tulusnya cinta kini jadi tidak bermakna. Perasaan yang dulu dirasa penuh dengan cinta, itu semua hanya sekedar rasa kagum biasa, hawa hafsu yang menggoda bahkan hampir tidak ada cinta di dalamnya. Memang benar, cinta itu butuh waktu. Cinta itu perlu dipupuk agar selalu berkembang dan tidak mati. Sedikit demi sediit meskipun pada awalnya hanya ada rasa kagum, suka, kemudian sayang lalu pada akhirnya cinta datang.

Cinta yang tulus itu saat kamu melihat bagian terburuk pasanganmu,namun kamu tetap memilih untuk bertahan mencintainya. Karena dengan usaha dan pengorbanan cinta akan terus datang. Ujian sebuah cinta memang tidak mudah. Semakin berat ujian cinta, semakin besar juga pengorbanan yang harus dilakukan, dan semakin besar kemungkinan cinta itu memang tulus. Dengan tetap bersikap baik, saling mengerti, melengkapi dan menghargai juga menjaga hati bisa menumbuhkan cinta yang benar-benar tulus. Tapi, yang terpenting adalah bisa melaukannya. Jika hanya salah satu yang bisa melakukannya, maka yang lain tidak berarti. Layaknya sepasang sepatu, jika yang satu hilang yang lainnya tidak berarti lagi.

Tidak seharusnya cinta itu dipaksakan, karena cinta itu berbicara tentang ketulusan. Kalau cinta itu tidak memandang kebaikan atau kelebihan seseorang, namun belajar bisa menerima kekurangan seseorang. Cobalah menjadi sosok dirinya yang membutuhkan cinta tidak hanya dia yang selalu memberikan cinta padamu. Jangan tunggu dia menghilang agar kamu bisa sadar dan akhirnya mau belajar menghargai yang sudah tidak ada lagi. Satu cinta memang sudah cukup, namun saling mencintai akan memberitahumu ketulusan cinta yang sebenarnya. Cinta yang tulus itu berani jatuh, kecewa, terluka bahkan sia-sia. Kamu harus bisa membedakan cinta yang tulus dan yang hanya modus. Karena terkadang, kita harus merasakan cinta yang palsu untuk bisa menemukan cinta yang tulus. Kamu harus bisa mencintai cinta yang kamu punya. Jangan menyalahkan cinta jika kalian harus berpisah karena sesuatu. Jika memang cinta itu tulus dan apa adanya, cinta akan mampu bertahan selamanya. Tidak perlu menangisi yang sudah pergi. Kamu menemukan cinta karena ketidaksengajaan disebut takdir, lalu takdir mengajarkanmu tentang kehilangan. Namun, disitulah cinta yang tulus akan selalu bertahan.

Gravatar Image
Orang yang tidak pernah menyangka dirinya bisa masuk jurusan multimedia di sebuah SMK. Karena itu bukan tujuan saya selanjutnya setelah lulus SMP. SMA adalah tujuan selanjutnya, tapi SMK akan menjadi sekolah terakhir saya. Dan saya yakin kesuksesan seseorang itu didapat dari kerja keras dan do'anya. SMA atau SMK bukanlah masalah. Tiada hasil yang mengkhianati usahanya.

Leave a Reply