Kelemahan Wanita Terlalu Mudah Mencintai, Tapi Lupa Cara Berhenti

Kelemahan Wanita Terlalu Mudah Mencintai Tapi Lupa Cara Berhenti

Posted on

Kamu sadar atau tidak kalau kamu ternyata termasuk dalam pernyataan ini. Kamu terlalu mudah untuk mencintai yang akhirnya dirimu sendiri rugi karena orang yang kamu cintai tidak membalas cintamu, semua tidak seperti yang kamu harapkan. Kalau kamu terlalu mudah untuk mencintai, maka yang akan terjadi adalah dirimu sendiri pun menjadi terlalu sulit untuk melupakannya. Kenapa kamu bisa suka sama cowok? Jangan Tanya alasannya kenapa, karena pasti jawabannya snagat tidak masuk akal. Kalau cewek sudah naksir sama cowok, alasannya pasti tidak masuk akal dan aneh-aneh. Seolah-olah sulit untuk diungkapkan dan hanya dia yang bisa merasakan dan tahu. Sulit dimengerti, sebagai teman mungkin hanya bisa bertanya-tanya. Yang bisa tahu dan mengerti perasaanya itu hanya teman yang juga memang sedang sama-sama jatuh cinta.

Sekarang begini saja, kalau kamu sudah terlanjur cinta meskipun masih sebatas naksir, mau pacaran atau tidak pacaran, rasana tetap akan sulit untuk melupakan. Inilah kelemahan wanita, kalau sudah terlanjur suka sama seseorang, pasti akan sulit untuk melupakan dia. Entah mereka sudah pacaran atau hanya masih sebatas naksir bisa juga sekedar TTM (Teman Tapi Mesra) atau TRP (Teman Rasa Pacar). Pokoknya, kalau perasaan itu sudah masuk ke hati pasti akan sulit untuk dilepas.

Tidak peduli sebesar apapun cintanya, kalau sudah terlanjur cinta wanita cenderung akan jadi keras kepala. Tidak peduli halangan apapun dan tidak peduli apa kata orang tentang kejelekan laki-laki yang disukainya. Dia tetap akan menyukainya. Cinta itu memang buta dan tuli. Tidak peduli apa yang wanita itu lihat dan dengar semua akan terlihat baik dimatanya. Sampai terkadang wanita itu tidak merasa kalau dirinya telah menjadi murahan hanya karena naksir. Susah sekali untuk menasehati wanita seperti ini. Dia sudah terlanjur dalam untuk jatuh cinta, cintanya sudah tingkat akut. Tapi, nanti kalau sudah merasa tersakiti dan cintanya bertepuk sebelah tangan kebanyakan mereka tetap akan sulit untuk move on. Kalau hatinya sudah disakiti sesakit apapun rasanya dia tetap tidak akan mudah untuk melupakannya begitu saja.

Begitulah wanita, hanya perasaan lelah sendiri yang akan diterima dan yang akan bisa membuatnya jadi melupakan. Mungkin dengan pengganti yang lebih baik. Wanita itu kalau cinta bisa memberikan dengan berlebihan, inilah salah satu kelebihannya. Namun, kelemahannya adalah mereka lupa cara untuk berhenti mencintai. Mereka terlalu dalam untuk mempercayai seseorang, sehingga sekali hatinya tersakiti rasanya akan sangat sakit. Mereka juga terlalu dalam untuk memaafkan. Sesakit apapun yang dirasakannya karena kecewa dia akan luluh dengan memaafkan, meskipun setelah itu sulit untuk melupakan rasa sakitnya. Wanita juga terlalu berlebihan dalam memberikan kesempatan, mereka selalu ingin memperbiki hubungan yang seharusnya tidak perlu lagi. Dan pada akhirnya dia sendiri yang akan merasakan sakit untuk yang kesekian kalinya. Terlalu dalam untuk mencintai dan terlalu sult untuk melupakan.

Untuk kalian wanita, kamu berhak bahagia dengan caramu sendiri. Mencari yang terbaik itu perlu, tapi jnagn sia-sia kan air matamu hanya untuk menangisi yang tidak pernah peduli denganmu. Saat ini kamu hanya perlu membuka mata lebih lebar lagi, saatnya kamu membuka hati dan mulai mengobati lukanya sedikit demi sedikit. Masih banyak yang peduli denganmu, kamu harus tahu itu. Jaga dan hargai yang kini di sisimu, jangan hiraukan perhatian kecil dari orang lain, karena suatu saat perhatian itu akankamu rindukan ketika kamu mulai merasa kehilangan. Jangan acuh dengan sekitarmu, bukakan pintu untuk siapapun yang kini berusaha hadir dalam hidupmu. Mungkin saat ini masih ada cinta untukmu, tapi mungkin juga besok tidak akan ada lagi cinta untukmu.

Gravatar Image
Orang yang tidak pernah menyangka dirinya bisa masuk jurusan multimedia di sebuah SMK. Karena itu bukan tujuan saya selanjutnya setelah lulus SMP. SMA adalah tujuan selanjutnya, tapi SMK akan menjadi sekolah terakhir saya. Dan saya yakin kesuksesan seseorang itu didapat dari kerja keras dan do'anya. SMA atau SMK bukanlah masalah. Tiada hasil yang mengkhianati usahanya.

Leave a Reply