Hiraukan Yang Membencimu

Hiraukan Orang Yang Membencimu, Mungkin Dia Iri Karena Kamu Lebih Baik Darinya

Posted on

Yang terpenting saat ini adalah kamu tidak rendah dihadapan Allah itu sudah baik. Jangan pedulikan omongan orang-orang yang membencimu, penilaian mereka tentang kamu tidak terlalu penting untukmu. Meskipun kamu dicaci banyak orang, dibenci bahkan difitnah sekalipun jangan takut, berdo’alah dan tetap sabar. Karena saat itu kamu sedang dianiaya maka do’amu musatajab. Ingat! Jangan maju karena dipuji, jangan mundur karena dicaci, tapi tetaplah karena Allah. Biarkan Allah yang membalas semua kejahatan mereka terhadapmu. Tetaplah diam dan jangn ambil pusing dalam masalah seperti itu, hanya duniawi tidak hanya kamu yang pernah mengalaminya. Mintalah pertolongan pada Allah. Allah sedang menguji kesabaranmu, apakah kamu akan berpaling dari-Nya dan tidak meminta pertolongan hanya pada-Na saat kamu sedang kesulitan? Allah pasti melihat dan mendengarkanmu. Jika kamu meminta bantuan-Nya pasti akan dibantu. Karena kebenaran akan selalu menang, meskipun terungkapnya kebenaran itu perlu proses. Akan ada saatnya nanti kamu mendapat keadilan jika memang kamu tidak bersalah.

Tidak perlu dengan kemarahan untuk menghadapi masalah seperti ini. Jangan juga kamu ada niatan untuk membalasnya. Karena kelakuan seperti itu tidak akan menyelesaikan masalah tap malah menunjukkan bahwa kebencian dan fitnah itu benar apa adanya. Hingga akhirnya kamu akan rugi sendiri atas kelakuanmu jika meladeni mereka. Cukup buat kamu diam dan tetap tenang, andalkan do’a agar mereka cepat sadar atas kesalahannya dan kebenaran segera terungkap. Agar mereka juga tidak mengulanginya lagi. Kamu juga jangan sampai sakit hati karena mereka. Kamu pasti akan mendapatkan keadilan dari perbuatan mereka yang mencemoohkanmu seenaknya. Kebenaran asti terungkapdan menang. Angga saja ini ujian yang harus kamu selesaikan dan tantangan dari Tuhan untuk melatih kesabaran.

Mungkin mereka membencimu karena mereka iri bahwa kam lebih baik dari mereka. Yang perlu kamu ketahui adalah bahwa orang yang sekarang membenci, mencaci itu karena mereka iri dengan dirimu atau hidupmu. Mereka tahu kamu memang lebih baik darinya, dan secara otomatis mereka mengakui bahwa kamu lebih baik dari mereka baik dilihat dari segi manapun. Maka dari itu, dia selalu ingin menjatuhkanmu dengan membuat namamu jelek dimata banyak orang dan membuatmu dibenci banyak orang. Jadi, buat apa kamu meladeni mereka, cukup dengan kamu diam malah mereka bisa malu sendiri karena kamu selalu mengabaikan perbuatan mereka terhadapmu. Dan pada akhirnya waktu keadilan bagimu dating, mereka pasti akan merasakan akibat dari perbuatannya selama ini dan rasanya juga past lebih sakit dari apa yang telah kamu rasakan selama ini melebihi rasa sakitmu. Jadi, tidak perlu lagi kamu menghabiskan banyak tenaga dan pikiran untuk menghadapi mereka.

Yang harus kamu lakukan sekarang adalah diam, berdo’a, dan tetap terus berbuat baik. Do’akan saja mereka karena do’a adalah kekuatan terdahsyat dan tidak diragukan lagi. Jika sudah Allah sendiri yang bertindak, tidak ada yang mampu menghalangi-Nya dan mengelak dari-Nya. Semoga mereka segera menyadari kesalahannya dan mau minta maaf terhadapmu. Untuk kamu tetap fokuslah pada cita-citamu dan masa depanmu. Anggap mereka seperti patung yang menghadang di depanmu dan anggap saja semua omongan mereka hanya angin lalu. Masuk telinga kanan keluar telinga kiri.  Tunjukkan selalu ketegaranmu di hadapan mereka dengan terus berbuat bai terhadap mereka walaupun mereka menyerangmu dan ingin menjatuhkanmu. Nanti lama-lama merka akan lelah sendiri  dan mengakui kesalahan lalu minta maaf padamu. Tapi, jika dia belum sadar juga sabarlah, yakinlah Allah sendiri yang akan mengadilinya.

Gravatar Image
Orang yang tidak pernah menyangka dirinya bisa masuk jurusan multimedia di sebuah SMK. Karena itu bukan tujuan saya selanjutnya setelah lulus SMP. SMA adalah tujuan selanjutnya, tapi SMK akan menjadi sekolah terakhir saya. Dan saya yakin kesuksesan seseorang itu didapat dari kerja keras dan do'anya. SMA atau SMK bukanlah masalah. Tiada hasil yang mengkhianati usahanya.

Leave a Reply