Jangan Malu Terlihat Miskin, Tapi Malulah Saat Pura-Pura Kaya

Jangan Malu Terlihat Miskin, Tapi Malulah Saat Pura-Pura Kaya

Posted on

Hilangkan semua rasa gengsi yang kamu miliki. Jangan malu lantaran hidupmu yang mungkin tidak seberuntung mereka yang kaya di atas kamu. Hidup bukan hanya masalah harta atau pekerjaan bahkan tidak juga masalah jabatan. Semuitu da takdirnya dan sudah di ataur oleh Allah. Buat apa mengaku kaya padahal pura-pura. Seberapa lama seseorang bisa hidup dalam kebohongannya sendiri yaitu harus pura-pura kaya karena gengsi. Anak muda jaman sekarang sudah tidak jaman lagi untuk gengsi, mulailah berpikir cerdas dan tetaplah membantu kedua orang tuamu dalam mencari rizki yang halal. Jangan tuntut mereka untuk memenuhi kebutuhanmu lantaran gengsi. Jangan meminta pada orang tuamu diluar kemampuan mereka. Rasa malu tidak berlaku untuk suatu hal yang baik.

Renungkan dan rasakan kesusuahan mereka dalam merawatmu agar kamu bisa sadar. Jangan terlalu sering melihat ke atas karena kamu akan selalu menuntut untuk mendapatkannya. Sesekali lihatlah ke bawah masih banyak yang belum beruntung di bawahmu agar kamu bisa bersyukur. Coba pandang wajah orang tuamu saat tidur, resapi dan rasakan kelelahannya dalam mencari rizki untuk memenuhi keinginanmu. Ingat, merekalah yang mau menerimamu hadir di tengah-tengah kehidupannya, kamu adalah harapan mereka. Kamu senantiasa dilayani diberikan segala kebutuhan dan senantiasa dipenuhi keinginannya. Rasakan penatnya sehari saja. Jadilah anak yang berbakti dan selalu membantu dan tahu keadaan mereka. Jangan pernah malu pada mereka, mereka adalah milikmu, teman hidupmu selamanya.

Sebenarnya, mereka adalah orang-orang yang berjiwa kuat. Karena mereka yakin kamu akan bahagia dengan semua usaha yang mereka kerjakan. Bagi mereka memenuhi segala kebutuhanmu adalah kesenangan dan kewajiban. Dan seharusnya bagimu kewajiban sebagai anak untuk mereka adalah berbakti sampai mati. Mereka selalu yakin kamu akan jadi anak yang sukses dan merubah hidup jadi lebih baik dari mereka. Kamu yang jadi harapan untuk mengubah kesejahteraan keturunan mereka yaitu keluargamu sendiri.

Mereka bekerja keras agar kamu bisa bersekolah bahkan kuliah. Disitulah tanggungjawab besar yang akan kamu dapat dari orang tuamu. Karena itu juga menyangkut nasib hidupmu di masa depan. Oleh karena itu, jalanilah tugasmu sebagai anak dan sisa yang baik di sekolah. Penuhilah keinginan mereka untuk menjadikanmu anak yang pandai dan sukses nantinya. Jika memang kini tugas utamamu adalah menjalankan pendidikan tanpa harus bekerja. Mungkin diantara kalian ada yang sekolah dengan santai karena orang tuanya mampu, ada juga yang harus banting tulang untuk membayar sekolah.

Nanti, setelah kamu lulus dan dapat ijazah lalu mencari pekerjaan itu mudah sehingga kamu bisa membangun suatu usaha yang jauh lebih baik dari orang tuamu mungkin. Jadi, jangan sampai kamu melupakan mereka saat kamu telah sukses nanti, tetap saat itu kamulah yang gentian membahagiakan mereka dengan hasil kesuksesanmu, meskipun sebenarnya orang tuamu tidak membutuhkan itu. Mereka hanya butuk perhatian dan kumpul bersama kamu. Setiap orang tua pastilah memiliki harapan yang sangat besar pada anak-anaknya. Perjuanganmu dan perjuangan mereka akan sama hasilnya adalah kesuksesanmu sendiri. Itu termasuk bentuk syukur terhadap orang tuamu yang telah mengantarmu ke titik kesuksesanmu.

Karena terkadang, memang orang tuamu tidak pernah meminta apa-apa padamu, namun kamu harus tahu segala keinginan mereka akan muncul dari kesadaranmu sendiri. Mereka hanya akan selalu mendo’akan yang terbaik, yang terbaik, yang terbaik saja bagimu. Supaya kamu bisa jadi orang yang hebat dan bisa membawa keturunan yang kebih baik lagi.

Gravatar Image
Orang yang tidak pernah menyangka dirinya bisa masuk jurusan multimedia di sebuah SMK. Karena itu bukan tujuan saya selanjutnya setelah lulus SMP. SMA adalah tujuan selanjutnya, tapi SMK akan menjadi sekolah terakhir saya. Dan saya yakin kesuksesan seseorang itu didapat dari kerja keras dan do'anya. SMA atau SMK bukanlah masalah. Tiada hasil yang mengkhianati usahanya.

Leave a Reply