6 Kebiasaan yang Baik Bisa Menjadi Buruk untuk Kehidupan

Posted on

Masing-masing orang tentunya mempunyai kebiasaan yang dipercaya bisa membuat mood mu menjadi lebih baik, atau membuat hari menjadi menyenangkan. Mungkin kamu menyebut ini dengan kebiasaan yang baik.

Apakah kamu yakin jika kebiasaan itu memang baik dan benar bisa membuar kamu merasa lebih baik lagi? Atau justru sebaliknya? Kebiasaan yang kamu anggap baik justru membuat semuanya menjadi lebih buruk? Inilah 6 kebiasaan yang mungkin kamu merasa baik, tapi pada kenyataannya malah menjadi buruk.

Kebiasaan Baik Menjadikan Hidup Menjadi Buruk
Kebiasaan Baik Menjadikan Hidup Menjadi Buruk

Memikirkan hal buruk yang akan terjadi dalam kehidupanmu

Misalnya saja ketika kamu wawancara kerja, dan kamu merasa bahwa saat wawancara tidak maksimal, kamu merasa salah berbicara saat dengan bos. Lalu, kamu menceritakan hal itu kepada teman dan orang-orang yang ada di sekitarmu. Dengan cara bercerita, kamu merasa semua akan menjadi lebih baik? Itu adalah salah yang besar. Jika kamu menceritakan kegagalanmu kepada orang lain itu akan menjadi lebih buruk.

Kamu janganlah berkutat dalam memikirkan kesalahanmu, tapi cobalah untuk fokus ke strategi untuk bisa memperbaiki kesalahan tersebut. Kamu mempunyai tujuan untuk melakukan interview kerja dengan lebih baik di kesempatan yang lain.

Berbicara dengan tidak mudah

Dengan menjelaskan sesuatu dengan rumit dan berbelit-belit itu sering di alami oleh banyak orang. Kemungkinan ia ingin didengarkan dan ingin mempertahankan pendapat.

Hal yang seperti ini akan menggambarkan jika kamu gelisah atau tidak yakin. Rasa kegelisahan itu mungkin kamu memang tidak begitu menguasai dengan apa yang sedang kamu bicarakan, atau kamu sendiri merasa bingung bagaimana cara menyampaikan apa yang ingin kamu sampaikan.

Coba kamu tarik nafas dalam-dalam sebelum kamu menjelaskan hal yang kamu jelaskan. Mintalah pendapat dari orang lain, jika belum paham coba ulangi kembali. Pikirkan kembali caramu berkomunikasi, bagaimana caranya agar orang menjadi paham dengan cara berbicaramu. Kuasilah materi sehingga kamu lebih percaya diri dan merasa jika berbicara sekali itu sudah cukup.

Jadilah orang yang mudah memaafkan

Untuk meminta maaf memanglah penting apalagi ketika kamu berbuat kesalahan. Tapi penelitian mengatakan bahwa seorang perempuan meminta maaf lebih dari lelaki dalam kehidupan sehari-hari.

Mengapa? Karena bagi perempuan meminta maaf itu adalah sebuah kewajiban, sudah menjadi kebiasaa, sekaligus sebagai tekanan social bahwa seorang perempuan harus sopan. Padahal, jika terlalu banyak meminta maaf sama saja mengkerdilkan diri kita sendiri.

Memintalah maaf jika kamu merasa benar-benar salah, bukan untuk menyenangkan orang lain atau membuat dirimu sendiri menajdi merasa nyaman.

Menghibur diri dengan cara berbelanja

Masih banyak orang yang percaya bahwa belanja bisa membuat bahagia. Apakah kamu termasuk salah satunya? Padahal, kebahagiaan atau kepuasan setelah berbelanja itu sifatnya hanya sementara saja. Setelah itu, kamu akan merasa menyesal dan bersalah.

Berbelanja memang bukan hal yang buruk, tapi coba bedakan antar belanja yang sudah di rencanakan dengan belanja yang hanya asal-asalan saja. Jika hanya asal-asalan, akan membuat kamu menjadi semakin depresi dan akhirnya kamu merasa kesepian.

Menceritakan masalah kepada orang lain

Ketika ada seseorang yang berbuat salah kepada kamu, lalu kamu merasa bahwa perlu untuk di ceritakan kepada orang lain. Saat kamu sudah dilanda kesedihan, kamu mencoba untuk lansung mencari orang lain untuk membagi perasaan yang sedang kamu rasakan. Kamu merasa jika melakukan hal ini masalah akan menjadi ringan, dan dadamu terasa lebih lapang.

Padahal, sebenarnya tidak ada yang peduli dengan masalahmu itu. Dan mungkin orang lain akan menggangapmu sebagai orang yang mudah mengeluh dan tidak bisa menyelesaikan masalah sendiri. Jadi, mulai sekarang ketika kamu ada rasa untuk menceritakan masalah kepada orang lain. Cobalah kamu untuk memilah masalah dan pilihlah orang yang tepat untuk berbagi.

Merasa mampu sendiri, tidak mau membebani orang lain

Jika kamu berpikir bahwa dunia ini lebih baik untuk dihadapi sendiri, dengan alasan karena tidak mau membebani orang lain.

Padahal, hal yang seperti ini justru akan membuat kamu menjadi orang yang tertutup, penyendiri dan kamu tidak bisa mengungkapkan apa yang sedang kamu rasakan. Kamu lebih memilih fokus kepada pikiran kamu sendiri, tapi kamu mudah untuk putus asa dan sangat gampang bad mood.

Memang penting untuk membuat waktu berpikir dan merenung, apalagi jika kamu merasa kecewa dengan dirimu sendiri. Tapi, ketika kamu merasa sudah siap, coba kamu berbagi dengan orang terdekatmu. Hubungan social akan membuat hidupmu menjadi lebih baik dan lebih mudah. Kamu membutuhkan penyeimbangan untuk semuanya.

Jika kamu masih mempunyai kebiasaan seperti diatas, hentikan kebiasaan itu. Karena fakta berkata bahwa kebiasaan yang seperti itu menjadi kamu tidak baik. Cobalah untuk sedikit demi sedikit merubah hidupmu supaya hidupmu menjadi lebih baik.

Gravatar Image
Saya memiliki imajinasi yang cukup tinggi dan saya memiliki cita-cita untuk menjadi pengusaha muda. Selain itu saya juga memiliki keinginan untuk memberikan yang terbaik untuk ayah dan ibu.

Leave a Reply