mengatakan hal positif pada anak
mengatakan hal positif pada anak

4 Hal Yang Perlu Dikatakan Orang Tua Pada Anaknya

Posted on

Mengapa perlu mengatakannya?ya, sebenarnya kalimat ini singkat dan juga sederhana, namun berdampak positif bagi psikologi anak, yang kalimatnya menumbuhkan dan menentramkan hati yang mendengarkan. Terutama bagi para orang tua terhadap anaknya.

Bagi anak yang telah berusia 3 sampai 6 tahun disaat ketrampilan bahasa meningkat pesat, mendengarkan beberapa ungkapan yang sederhana namun bermakna yang bisa meningkatkan tugas perkembangan diri. Untuk menciptakan harga diri positif anak, siapa lagi yang akan membimbingnya jika bukan orang tua.

ungkapan positif terhadap anak
ungkapan positif terhadap anak

Berikut ini adalah beberapa kalimat yang dapat menuntaskan perkembagan diri anak. Akan terjalin rasa timbale balik rasa mencintai antara orang tua dan uga anak. Pola aasuh yang menjadikan anak lebih manusiawi, dengan sepenuh hati kita sebagi orang tua. Kata-kata itu adalah sebagai berikut :

  1. Aku Mencintaimu Nak!

Saya pernah mengatakan bahwa anak ingin selalu dekat dengan orang tuanya. Permohonan yang sering ali tidak terucapkan begitu saja dari seorang anak. Meskipun demikian, naluri sebagai  orang tua, tentunya akan menyadari hal itu. Bentuk ungkapan untuk mengekspresikan kebutuhan sang anak untuk selalu dekjat dengan orang tua adalah dengan mengatakan ‘bunda mencintaimu, nak’

Kita sebagai orang tua harus mampu untuk memenuhi segala kebutuhannya, akan tetapi kebutuhan rasa cinta dan kasih sayang serta anak merasa dicintai, memerlukan dorongan dari orang tua. Ungkapan tersebut bukanlah omong kosong belaka, namun ucapan tersebut hadir dan di rasakan oleh anak daalam pola asuh yang baik dan membahagiakan.

 

  1. Kami salah, kami minta maaf

Orang tua yang mengakui kesalahannya dan minta maaf kepada anaknya. Hal ini merupakan kebesaran hati untuk tau bagaimana menyadari bahwa kita adalah manusia yang tidak luput dari kesalahan. Kita hanya perlu jujur an berusaha terbuka pada diri sendiri maupun kepada anaknya.

Dan akhirnya sebagai seorang anak bisa belajar terbuka dan bisa jujur kepada orang tua, dan memahami bahwa manusia itu tidak ada yang sempurna. Hal ini dapat berpengfaruh pada konsep diri  sang anak bahwa sebuah kesalahan tidak selalu menjadi petaka selagi kita mau memperbaiki kesalahannya. Tak ada yang di rugikan dari permintaan maaf kita kepada anak, pelajaran yang paling mendasar adalah anak bisa belajar meminta maaf dengan cara kita bisa mengajarkan nya dengan kita minta maaf padanya.

 

  1. Kami memaafkanmu

Suatu proses belajar dan menemukan diri sudah pasti akan menjumpai dengan beberapa kesalahan. Toh, pada poin di atas telah mengatakan bahwa di dunia ini tiada makhluk yang sempurna. Mereka memiliki kodrat untuk berbuat kesalahan. Memaafkan semua kesalahannya berarti membukakan pintu untuk tahap perkembangan yang di butuhkan oleh anak.

Mencintai seorang anak bukan dengan memuji kebaikannya saja, namun juga harus bisa menerima kekurangan dan bisa memaafkan kesalahan anak serta bisa menunjukkan bahwa kita cinta terhadapnya. Maka, ketika anak berbuat salah, sebelum ia meminta maaf maka sudah seharusnya orang tua membisikkan kalimat “nak, aku memaafkanmu”

 

  1. Saya mendengarkanmu.

Rasa ingin mendengarkan menjadi sangat penting bagi orang tua terutama bagi para ibu, agar kita bisa memahami apa yang mereka katakana dan kita sebagai orang tua juga harus bisa memahami ada apa di balik perkataannya tersebut. dengan cara kita mendengarkan setiap clotehannya secara aktif dan juga simpati terhadapnya. Hal ini akan berdampak positif yaitu dapat menjalin hubungan batin yang lebih dekat.

 

 

Gravatar Image
. Menurut kebanyakan orang yang belum mengenal saya, mereka menilai saya orang yang pendiam. pada kenyataanya saya adalah orang yang cukup cerewet.

Leave a Reply