Jangan Bilang Kamu Kutu Buku kalau Kamu Belum Mengalami Dilema ini!
Jangan Bilang Kamu Kutu Buku kalau Kamu Belum Mengalami Dilema ini!

Jangan Bilang Kamu Kutu Buku kalau Kamu Belum Mengalami Dilema ini!

Posted on

Apakah kamu suka membaca? Kalau saya sih suka banget guys! sewaktu saya kecil, banyak yang bilang jika menjadi kutu buku itu tidak bagus, sebab menjadi kurang berinteraksi dengan dunia luar dan nantinya juga menjadi tidak banyak mempunyai temen. Memang benar sih jadi memilih untuk di rumah dan membaca ketimbang keluar. Namun, bukan berarti kalau saya itu anti-sosial lho!

Memang kutu buku itu dahulu sempat mempunyai konotasi yang negatif. Naumn bertambah dewasa, malah istilah kutu buku tersebut menurut saya justru menjadi pujian. Akan tetapi sering sekali, sebagai seorang kutu buku kita nggak lepas dari berbagai dilema yang terus menerus dihadapi setiap harinya. Inilah yang menurut saya merupakan dilema dari para kutu buku yang paling sering dirasakan!

  1. Tidak Ingin Keluar Rumah
Ini Nih Dilema Yang Sering Banget Dialami Para Kutu Buku!
Ini Nih Dilema Yang Sering Banget Dialami Para Kutu Buku!

Saya sebagai kutu buku paham sekali alasan dari mengapa para kutu buku jadi tidak ingin keluar dari rumah. Coba deh bayangin.. sedang hujan rintik – rintik duluar rumah, lalu badan kamu itu hangat dikasur dengan berbalut selimut, kemudian kamu lagi membaca buku kesukaan kamu, pastinya kamu tidak ingin keluar dari rumah kan? Nah, hal ini dikarenakan kita telah menemukan dunia baru di dalam buku yang sedang kita baca. Maka dari itu kita terbawa hanyut deh sama dunia khayalan kita.

  1. Susah untuk Move On dari Buku – Buku yang Lama
Ini Nih Dilema Yang Sering Banget Dialami Para Kutu Buku!
Ini Nih Dilema Yang Sering Banget Dialami Para Kutu Buku!

Jika kamu mengetahui teman kamu yang senang baca pasti bukunya dia setiap hari semakin menggunung, iya kan? Namun jika sudah saatnya mereka memberikan buku – buku lama mereka, yang sebenarnya sudah tidak mereka baca lagi, mereka pun sulit memberikan atau menjual bukunya itu. saya pribadi sih suka merasa jika buku – buku saya itu sudah menjadi bagian dari dunia saya dan kalau pun diberi ke orang atau dijual, dunia pun akan terasa bertambah mengecil.

  1. Sering Dibilang Sok Tahu (Padahal Sebab Suka Baca)
Ini Nih Dilema Yang Sering Banget Dialami Para Kutu Buku!
Ini Nih Dilema Yang Sering Banget Dialami Para Kutu Buku!

Dulu saat di kelas saya sering sekali dibilang sok tahu sebab sering sekali mengacungkan tangan dan mau berdiskusi. Namun sebenarnya simpel sih. Sebenarnya dikarenakan saya sering membaca saja saya jadi tahu.

  1. Karakter dari Buku itu Tipe Idealnya
Ini Nih Dilema Yang Sering Banget Dialami Para Kutu Buku!
Ini Nih Dilema Yang Sering Banget Dialami Para Kutu Buku!

Dan ini nih yang membuat ekspestasi para pembaca itu terkadang terlalu nggak realistis. Kadang – kadang jika baca itu ada karakter yang sangat keren, karismatik, dan atraktif sekali. Dulu sewaktu SMP, selain Harry Porter, saya juga sangat menyukai Eragon dari buku serial Inheritance Cycle karya dari Christopher Paolini. Ah sudahlah.. ngagak mungkin banget kalau ada coeok penunggang naga, yang mempunyai pedang ajaib dan memiliki kekuatan sihir di dunia yang nyata ini, kan?

  1. Tidak Mengerti dengan Orang yang Tidak Suka Membaca
Jangan Bilang Kamu Kutu Buku kalau Kamu Belum Mengalami Dilema ini!
Jangan Bilang Kamu Kutu Buku kalau Kamu Belum Mengalami Dilema ini!

Biasanya kutu buku itu nggak terlalu suka bergerombol sebab mereka itu biasanya lebih nyambung sama orang yang banyak membaca juga dan bahkan mereka pun suka dengan suasana yang lebih hening. Namun, bukan berarti mereka itu tidak mau berteman dengan orang lho! selain itu juga, kadang – kadang ada saja orang yang suka ngomong “saya sih malas membaca” ataupun “sayatidak terlalu suka membaca”. Jika mendengar hal – hal yang seperti itu saya sih hanya bisa terbelalak dan tidak bisa berkata apa – apa haha. Dan pada akhirnya pun kalau ngobrol malah suka canggung dan tidak tahu harus berkata apa lagi, soalnya yang saya tahu itu referensi dari berbagai bukuyang telah saya baca. Mulai dari genre komedi yang super garing, Fantasy atau SciFi hahaha.. (aduh ketahuan deh geek­-nya).

Namun kamu tahu nggak sih kalau kita baca, apalagi membaca buku fiksi itu bisa membuat kita jauh lebih bersimpati dengan orang lain? Yupps! Ini sebab kamu itu menggunakan sudut pandang orang lain dan berusaha untuk bisa memahami perasaan dari karakter itu. keren kan guys? Nah! Karena itulah pembaca jauh lebih peka dengan perasaan orang lain. Menurut karakter Atticus Finc yang berasal dari buku To Kill a Mockingbird yang dibuat oleh Harper Lee mengatakan bahwa jika kita mau memahami seseorang maka kita harus bisa mencoba menempatkan diri kita di situasi orang lain terlebih dahulu.

Bagaimana guys? Kamu yang suka membaca pernahkah merasakan ini juga? Atau bahkan kamu mengetahui dari teman kamu yang suka sekali membaca yang sering merasakan hal yang serupa? Kalau kata kamu kutu buku itu mempunyai dilema apa lagi sih?

Gravatar Image
Saya adalah pemuda sederhana yang berharap suatu keajaiban datang padaku. Seperti kepompong yang berubah menjadi kupu - kupu yang cantik.

Leave a Reply