Sebelum Kamu Meremehkan Orang Lain, Hal Hal ini Harus Kamu Pikirkan Terlebih Dahulu

Posted on

Secara diam diam kamu bertingkah seolah olah dirimu adalah yang paling sempurna dan mempunyai indra keenam. Sampai sampai kamu menilai seseorang dengan mudah dengan hanya melihat penampilannya saja. Berbicara atau berkenalan secara face to face saja belum pernah.  Tetapi kamu sudah menganggap  penampilan yang mereka gunakan adalah urakan, mukanya galak, ataupun sikapnya yang diam yang tidak dapat membentuk keramahan.

Padahal mungkin saja secara garis wajahnya sudah terbentuk dari lahir seperti, tegas dan keras. Atau mungkin penampilannya justru melambangkan pemikirannya yang terbuka atau sifatnya mudah beradaptasi dengan orang lain. Dia diam bukan karena dia tidak ramah, mungkin dia introvert atau ambivert yang mempunyai sifat pemalu.

Bukankah mereka yang berpenampilan necis ataupun klimis tidak dapat menjamin dia tergolong orang baik? Sebelum kamu menjadi orang yang egois karena dengan asal asalan menilai serta meremehkan orang dari luarnya ataupun dari kabar kabar yang tidak jelas. Cobalah pikirkan secara matang matang lagi sebelum kamu meremehkan orang lain, hal hal ini harus kamu pikirkan terlebih dahulu yaitu:

  1. Penampilan bukanlah ukuran baik tidaknya seseorang, apakah kau sudah meras yakin penampilanmu yang paling layak?

Sudah banyak di luar sana  orang yang tertipu dengan penampilan seseorang. Apakah kamu mau jadi orang berikutnya? Memang tidak ada salahnya jika kita berhati hati dalam mengenal orang. Tapi kamu tidak bisa menilai baik buruknya seseorang hanya dari dilihat penampilannya saja. Belum tentu orang yang urakan itu adalah seorang preman ataupun penjahat. Belum tentu juga, orang yang berpenampilan rapi, wangi, serta bersih itu orang yang dapat dipercaya.

Bagaimana dengan penampilanmu? Apakah sudah lebih baik dari mereka serta sudah sangat layak? Buktinya kamu yang berpenampilan baik, tetapi cara berpikirnya masih kurang cerdas. Kamu jangan berpikir kalau sikap meremehkanmu ini tidak berpengaruh pada kepribadianmu sendiri di pandangan orng lain.

  1. Apakah kamu tidak mempunyai kekurangan? Hingga berani memandang orang lain sebelah mata

Terlalu besar kepala jika kamu manganggap penampilan sebagai penentu posisi dalam lingkungan social. Kamu manganggap orang lain yang kurang menarik itu tidak layak sebagai orang yang penting darimu. Padahal kamu belum mengetahui rang yang sedang kemu pandang dengan sebelah mata itu, memiliki karakter serta mempunyai keterampilan yang jauh lebih baik darimu.

Wajah boleh elok, tetapi kalau cara berpikirmu sangat sempit seperti ini, bagaimana bisa inner beautymu terlihat. Kamu tidak menyadari jika kamu mempunyai kekurangan. Karena orang lebih sering memahami kelebihannya saja. Atau mungkin kamu menyadari kekuranganmu tapi kamu berusaha untukmenyembunyikannya.

  1. Berpikirlah secara matang matang, mungkin hatimu ada yang salah jika selalu menilai orang hanya dari luarnya saja

Kamu jangan sampai tidak menyadari penyakit yang sedang menyerang hatimu. Bukanlah penyakit dalam bentuk fisik, tetapi penyakit yang secara diam diam menggerogoti hatimu. Karena kamu terlalu sering serta mudah menilai orang dari luarnya saja. Mungkin kamu hanya melihat dan mengenalnya sebentar, lalu kamu langsung tidak menyukainya. Sementara itu ketidaksukaanmu pada dia bukan berarti terdapat kesalahan pada dirinya. Mungkin saja justru kamu yang ada kesalahan. Cobalah melihat kedalam dirimu lagi, jangan jangan ada yang salah dengan hatimu?

  1. Apa untungnya dirimu meremehkan orang lain? Yang ada hanyalah membuang waktu serta pikiran

Kenapa harus repot repot menilai serta meremehkan orang lain padahal kamu sendiri belum terlalu kenal? Bukankah waktu serta pikiranmu terbuang secara percuma tanpa alasan yang spesifik. Satu detikmu akan lebih bermanfaat jika kamu gunakan untuk memikirkan dirimu sendiri daripada untuk meremehkan orang lain. Lebih baiknya lagi jika menit menit lainnya kamu gunakan untuk berbuat baik pada orang lain. Sebab dengan meremehkan orang lain tidak akan memberi keuntungan apapun pada dirimu!

  1. Tidak ada orang yang ingin diremehkan, termasuk dirimu bukan?

Terkadang untuk dapat berpikir dengan bijak kamu harus memposisikan dirimu sendiri. Salah satuya yaitu disaat kamu meremehkan orang lain. Cobalah kamu berpikir jika kamu itu yang diremehkan. Yang pasti kamu rasakan adalah rasa sedih, kesal serta tidak terima. Karena kamu sendiri ingin selalu berharap orang lain menilaimu dengan bijak. Semua orang pasti akan sama sepertimu, tidak ada yang ingin diremehkan oleh orang.

  1. Kamu tidak pernah mengerti apa yang sedang diperjuangkan sekarang

Kamu janganlah menjadi orang yang sok tahu. Kamu merasa mengetahui semua tentang dia hanya dari melihat serta mendengarnya dengan sekilas. Padahal kamu sendiri tidak pernah mengetahui bagaimana cara orang itu berjuang untuk dirinya, keluarganya serta orang orang yang berada di sekelilingnya. Mungkin saja penilaianmu yang sangat meremehkan dapat berubah menjadi beban yang lebih menyulitkan perjuangannya.

Berhentilah untuk meremehkan orang lain. Kamu harus berhati hati dalam menggunakan pikiran untuk menilai seseorang. Jangan sampai perbuatan tersebut dapat membuatmu menjadi orang yang egois serta keras kepala sebab sikapmu sendiri.

Demikian artikel yang dapat saya sampaikan tentang sebelum kamu meremehkan orang lain, hal hal ini harus kamu pikirkan terlebih dahulu semoga dapat menjadikan inspirasi untuk anda, terima kasih.

Gravatar Image
Saya adalah orang yang pantang menyerah. Apapun tantangan yang dihadapi seberat apapun tantangan itu SAYA akan selalu siap menghadapinya. Untuk itu jangan gampang putus asa.

Leave a Reply