Ada Saatnya Perempuan Tangguh Mengeluh

Ada Saatnya Perempuan Tangguh Akan Mengeluh, Jatuh Lalu Berusaha Bangun Kembali

Posted on

Ketahuilah bahwa kamu adalah perempuan tangguh yang bisa melakukan banyak hal sendiri dan menyelesaikan masalah tanpa bantuan orang lain. Sadarkah kamu? Karena kebiasaanmu itu menjadikanmu tampak seperti perempuan yang tangguh dimata orang-orang sekitarmu. Sehingga banyak orang yang melihatmu lantas mereka menilai bahwa dirimu itu tidak mudah bersedih atau mengalami kesulitan.

Karena memang benar pada kenyataannya banyak perempuan yang tanguh itu dia bisa menyelesaikan masalah dalam hidupnya tanpa bantuan orang lain. Namun, terkadang ada saatnya dimana seorang perempuan yang tangguh itu akan sampai pada titik jenuh dalam hidupnya, disaat perempuan tangguh akan mulai mengeluh sendiri. Dan pada akhirnya dia harus merasakan jatuh, lalu dia berusaha untuk bangun kembali.

Sadarlah banwa kamu itu termasuk perempuan yang tanguh dan kamu senang dengan apa-apa yang kamu kerjakan sendiri. Bila ada masalah dalam hidup, kamu mampu menyelesaikan sendiri tanpa bantuan dari orang lain. Karena kamu sendiri pun juga sudah  mengetahui bahwa akan ada saatnya, sebenarnya kamu ingin mengeluarkan segala isi hatimu dan unek-unek dalam pikiranmu yang sudah membebanimu selama ini. Dengan menceritakan semua keluh kesahmu padasatu orang saja. Namun, tidak semua keinginan seperti itu bisa dilakukan oleh kebanyakan permpuan tangguh. Karena kamu mengira bahwa orang yang mau mendengarkan ceritamu dengan segala macam keluhan di dalamnya, dia tidak cukup mengerti apa keinginanmu apalagi jalan pikiranmu.

Dan pada akhirnya, semua kisah yang akan kamu ceriakan kini hanya menjadi angan-angan yang terlewatkan dan tidak sampai untuk diwujudkan. Akan ada saatnya juga dimana kamu merasa bahwa kelebihan yang kamu punya sekarang justru bisa menjadi kekurangan bagi dirimu sendiri. Mungkin selama ini kamu mengira bahwa ketangguhanmu itu adalah kekuatan yang kamu punya dan paling sempurna. Namun, tidakkah kamu pernah mngalaminya? Ada saatnya dimana dirimu akan merasakan ketangguhanmu kini justru menjadi kelemahanmu.

Masa seperti ini layaknya seorang petangguh yang tidak bisa menemukan seorang pun untuk menguatkannya kembali. Seperti saat pejuang mulai tidak percaya pada apapun yang bisa membantu menutupi kekurangannya. Saat pejuang mulai lelah sampai jatuh bahkan sampai terinjak, jika dia perempuan tangguh yang sejati jatuh itu biasa, lelahitu sudah sewajarnya selalu menemaninya, masalah sudah menjadi kawannya. Dia akan berusaha untuk bangun kembali sendiri tanpa harus berlama-lama untuk bersandar pada bahu orang lain.

Akan ada saatnya kamu merasa lelah jika harus selalu menjadi pelindung yang senantiasa melengkapi. Selama ini sampai detik ini untuk mereka atau dia yang kamu cintai, sahabatmu. Mereka semua cenderung kamu lindungi dansenantiasa kamu lengkapi keberadaanya. Kamulah sisi pelindung dan pelengkapnya. Pikirkan lagi lebih dalam, kamu selalu menjadi bagian yang melindungi, padahal pernah ada saatnya kamu merasa sangat kelelahan dengan hal itu. Terasa sangat membosankan sekaligus menyedihkan. Tapi kamu tidak ingin terlihat mengeluh di hadapan mereka. Kamu bahkan rela pura-pura tersenyum untuk menyembunyikan kekuranganmu.

Pada puncaknya ada saatnya kamu akan merasa bahwa dirimu seperti orang yang paling kesepian dan menyedihkan, kamu merasa ingin selalu mengeluh,mengeluh dan mengeluh karena kamu sudah sangat jenuh. Disitulah kamu akan menemukan titik jenuh dimana kamu akan merasa bahwa kini dirimu seperti orang yang paling kesepian meskipun kamu sedang diantara banyak orang di depan matamu. Bagaimana perasaanmu saat itu? Perasaan semacam itu hanya akan membuat keluhanmu bertambah saja. Jika saat itu dating, kamu hanya membutuhkan sebuah saran. Maka, mengeluhlah sampai kamu menemukan pilihan untuk kembali bangun karena saat itu adalah jalan untuk berpikir panjang. Sebenarnya kamu tidak pernah tahu kalau perasaanmu saat itu adalah bagian dari proses menuju dewasa.

Gravatar Image
Orang yang tidak pernah menyangka dirinya bisa masuk jurusan multimedia di sebuah SMK. Karena itu bukan tujuan saya selanjutnya setelah lulus SMP. SMA adalah tujuan selanjutnya, tapi SMK akan menjadi sekolah terakhir saya. Dan saya yakin kesuksesan seseorang itu didapat dari kerja keras dan do'anya. SMA atau SMK bukanlah masalah. Tiada hasil yang mengkhianati usahanya.

Leave a Reply