kamu alasanku untuk tersenyum

Disaat Hidup Ini Memberiku Seribu Alasan untuk Menangis, Kau Datang Dengan Seribu Alasan untuk Membuatku Tersenyum

Posted on

Terkadang dalam hidup ini, kita tidak akan pernah tahu kapan kita akan tertawa ataupun menangis. Kegagalan yang terjadi salam suatu hal memang terasa sangat pahit. Namun itulah takdir yang telah di tuliskan oleh Tuhan. Pernah muncul perasaan marah pada-Nya dan mungkin sering kali kita berkata bahwa semua ini tidak adil. Namun aku berfikir kembali, apakah Tuhan marah ketika aku melupakanNya karena aku terlalu sibuk memikirkan urusan duniaku.

Saai itulah aku hanya bisa menyalahkan diriku sendiri apa yang telah terjadi padaku. Terasa amat malu dan terasa sulit untuk dapat menerima kenyataan ini, bahwa dia yang selama ini aku jaga kini telah pergi dengan kemenangannya. Namun ternyata yang kini aku butuhkan hanyalah waktu. Dengan silih bergantinya hari kelemahan itu semakin terasa. Dan akhirnya kini aku telah di pertemukan dengan sesuatu yang baru . Terima kasih untukmu yang pernah datang dan membuatku tersenyum.

hanya bisa mendoakan dan melihatmu dari kejauhan
hanya bisa mendoakan dan melihatmu dari kejauhan
  1. Ketulusanmu Bisa Ku Rasakann, Meski Rasa ini tak sama

Hingga saat ini aku tak mengerti apa yang sedang kamu rasakan meskipun aku yakin kita tak memiliki rasa yang sama. Tuhan Memang telah mempertemukan kita , yaa entah pertemuan ini untuk selamanya atau bahkan hanya untuk sesaat, setidak nya kita pernah saling mengenal satu sama lain, yaa semua ini telah terjawab pertemuan kita ini hanyalah untuk sesaat.

Namun kini aku telah mengerti, Mungkin saja Tuhan telah mempersiapkan sesuatu yang lebih baik untukku. Tak ada alasan untuk menyesal, karna telah mengenalmu. Dan kini rasa yang kau bawa masih terasa hangat di hati dan ingatanku.

 

  1. Aku dan Kamu Pernah Saling Berjanji Sebelum Pada Akhirnya Saling Mengingkari.

Di saat aku membangun komitmen dengan dirimu, dan kemudian putus di tengah jalan. Sebenarnya kita tidak saling mengingkari, hanya saja ada perbedaan antara kita dan hal itu tidak bisa menhatukan kita, dan juga tidak baik jika di paksaakan.

 

  1. Kini Aku Hanya Bisa Melihat dan Mendoakan mu Dari Jauh

Hal ini membuat kita semakin jauh. Tidak ada pertemuan ataupun komunikasi, bahkan sekarang semua terasa seperti saat awal kita tidak saling mengenal. Sungguh aku telah menaruh rasa berharap yang lebih terhadapmu.

Bahkan aku pernah berfikir bahwa kamu adalah yang terakhir dalam hidup ini. Meskipun kenyataan berkata lain, namun kini aku tetap mengagumimu, melihat mu di social media, dan selalu mendoakan yang terbaik untuk mu. Hal itu sudah membuat ku cukup bahagia.

 

  1. Aku Berharap Meskipun Kini Kita Tak Brasatu Lagi Dan Aku Berharap Kita Aakan Menemukan yang Lebih Baik.

Aku tak ingin membohongi diriku sendiri. Aku memang selalu berdoa pada Tuhan ,jiak kamu bukan untuk menjadi masa depan ku, semoga saja aku dan kamu tetap bahagia dengan kehidupan kita masing- masing. Kamu adalah seseorang yang membuatku mampu bangkit di saat aku lemah. Kebaikanmu itulah yang tidak akan aku lupakan sampai kapan pun.

 

  1. Sebenarnya Untuk Tersenyum Dari Kesedihan Tak Seribet Itu.

Bahagia itu cukup dengan menghargai apa yang telah kita miliki. Bukan malah meratapi sesuatu yang pernah kita miliki namun belum tentu hal tersebut bisa kita miliki untuk selamnya. Jangan pernah untuk berfikir Mengapa ia tak mencintaiku ? namun kita harus berfikir ‘mengapa kita tidak mencintai Tuhan yang sudah jelas Tuhan Mencintai kita?’

Gravatar Image
. Menurut kebanyakan orang yang belum mengenal saya, mereka menilai saya orang yang pendiam. pada kenyataanya saya adalah orang yang cukup cerewet.

Leave a Reply