Murid SD mengantre bersalaman dengan gurunya saat hari pertama masuk sekolah di SDN Simomulyo V, Surabaya, Jawa Timur, Senin (18/7). Hari ini merupakan hari pertama masuk sekolah tahun ajaran baru 2016/2017. ANTARA FOTO/Zabur Karuru/pd/16

Yuk Ketahui Pentingnya Budi Pekerti

Posted on

Mungkin sebagian orang sudah tahu apa itu budi pekerti. Akan tetapi generasi muda saat ini atau remaja kita ini kurang menggunakan budi pekertinya. Bahkan tak jarang para genarsi muda ini berprilaku yang tidak sopan atau tidak seharusnya mereka lakukan, ntah itu pada teman, orang yang lebih tua dari mereka bahkan kepada kedua orang tua mereka. Dan bahkan Bpk.Presiden kita Joko Widodo sendiri menginginkan masyarakatnya memiliki perilaku yang bermoral. Nilai perilaku ini diajarkan agar generasi muda sekarang atau remaja sekarang dan yang akan datang mampu memiliki perilaku yang sesuai dengan norma yang beliau harapkan.

Sampai Bpk.Widodo ini membuat pendidikan budi pekerti, dan ini bertujuan supaya anak-anak kita itu memiliki sikap dan perilaku yang memancarkan ahlak yang mulia atau budi pekerti, mengandung arti berarti dalam pendidikan Budi Pekerti ini terbentuknya nilai-nilai ahlak yang mulia, yaitu dengan tertanamnya nilai-nilai ahlak yang mulia di dalam diri peserta didik, yang kemudian tertanam di dalam diri mereka masing-masing.

Bersalaman
Bersalaman

Penerapan pendidikan budi pekerti di sekolah antara lain:

  • Mengintegrasi kurikulum yang ada di sekolah, seperti halnya pelajaran yang relevan, yang paling utama adalah pelajaran agama, kewarganegaraan, dan bahasa (baik itu bahasa Indonesia ataupun bahasa daerah).
  • Mengintegrasiakn kurikulum budi pekerti ke dalam kegiatan sehari-hari yang ada di sekolah.
  • Mengintegrasiakn kurikulum budi pekerti ke dalam kegiatan atau organisasi yang diprogramkan atu direncanakan oleh sekolah.
  • Membangun komunikasi dan kerjasama antara sekolah dengan orang tua siswa/i.

Dengan beberapa penerapan yang ada diatas tadi, diharapkan bisa membantu menerapkannya pendidikan budi pekerti pada anak-anak generasi muda kita nantinya.

Dibalik penerapan tentang pendidikan budi pekerti diatas tadi, ada beberapa tantangan yang harus di hadapi, antara lain:

  1. Arus globalisasi

Dengan berkembangnya teknologi yang sangat pesat ini, mungkin menjadi suatu tantangan tersendiri di mana informasi baik atau jelek yang bisa di akses langsung di dalam kamar/rumah. Tanpa adanya bekal yang kuat dan penanaman agama.

  1. Moral para pejabat/birokrat

Moral seperti ini memang sudah sngat melekat pada para koruptor. Curang/tidak jujur inilah yang membuat ketidak pedulian mereka terhadap masalah orang lain, dan lain-lain menjadi tantangan tersendiri.

  1. Kurikulum sekolah

Dengan dimasukkannnya materi budi pekerti ini membuat para guru meras kesulitan, di karenakan tidak semua guru di sekolah itu bisa mengaplikasikan kurikulum budi pekerti tersebut ke dalam mata pelajaran yang sedang diajarkannya.

  1. Kondisi ekonomi Indonesia

Ini juga menjadi tantangan tersendiri yang tidak dapat di abaikan begitu saja.Karena bagaimanapun ini menjadi kebijakan pasti dan memerlukan dana yang tidak sedikit.

Gravatar Image

Fitri Aulia Rahmah, itulah nama yang dikasih dari kedua orangtua saya. Hidup Adalah Pilihan! Seperti halnya memilih jurusan saat kita mau masuk sekolah, dengan pilihan yang kita pilih itu akan membawa kita ke dalam dunia yang sebenarnya atau dunia yang akan kita hadapi nantinya.

Leave a Reply