Kasih Sayang Ayah
Kasih Sayang Ayah

Ayah Mengajarkanku Bahwa Hidup Memang Harus di Mulai dari Nol

Posted on

Semua hal yang telah ayah berikan, maafkan putrimu ini belum bisa membalasnya.

Langit senja telah berganti warna ketika ayah menutup ceritanya. Sudah waktunya untuk menemui Tuhan dalam bentuk sujud kepadamu, lanjut ayah ketika bercerita. Aku sangat malu ketika mengetahui bahwa umurku yang sudah dewasa ini, tapi aku belum bisa membalas yang telah ayah berikan kepada ku. Yang aku rasakan aku masih menjadi anak perempuan kecil, semua keinginan harus dituruti. Walaupun terkadang ayah marah tapi selalu mengabulkan apa yang telah aku minta. Apakah aku durhaka, Yah?

Maka aku kembali duduk setelah melakukan kewajibanku kepada Tuhan. Aku mengirim doa agar ayah senantiasa dipelukanmu, berada dalam lindungan mu, dan disiapkan tempat surga Firdaus. Aku berharap semua baik-baik saja, sampai tiba saatnya aku menepati janjiku kepada Ayah. Membuatnya menjadi sosok Ayah yang luar biasa karena bisa melihat kesuksesan putrinya.

Ayah, izinkan putri mu mengucapkan sayang padamu, mengusap sayang rambutmu yang mulai memutih.

Ketika satu permintaanku sudah terpenuhi, aku akan mengucapkan sayang pada Ayah. Tidak dengan bertatap muka, tapi melalui secarik kertas yang ku tulis dan taruh di atas meja kerja. Aku merasa canggung untuk sekedar hanya mengatakan, aku menyayangimu di hadapannya.

Akankah Tuhan sebaik itu pada hambanya yang terlalu lalai sepertiku, untuk menuruti keinginanku? Agar Ayah bisa selalu sehat, sampai nanti aku sukses. Aku tidak canggung lagi untuk mengatakan sayang padanya. Untuk itu, aku memutuskan untuk memulai menghapus kecanggunganku kepada Ayah. Aku ingin mengatakan setiap, buka ketika semuanya terpenuhi saja. “Aku sayang pada mu Yah…”

Setelah itu, kuusap rambut ayah yang mulai memutih. Sebagai saksi hidup Ayah yang telah berjanji untuk membuat putrinya bahagia.

ayahanak

Tuhan, jaga Ayah! Sayangi Ayah hingga nanti tiba waktunya.

Sehat selalu, yah! Aku masih membenahi diri untuk menjadi yang seperti ayah inginkan. Bekerja keras seperti yang Ayah lakukan agar senyum sehingga bisa menutupi gerutan-gerutan di sudut bibir Ayah. Ayah adalah orang yang harus menyaksikan, ketika aku berada diatas. Kelak Tuhan mengizinkan ku untuk berhasil. Karena Ayah lah yang telah mengizinkanku melihat bukti kesuksesan Ayah.

Incoming search terms:

  • ayah mengajarkan ku
Gravatar Image
Saya memiliki imajinasi yang cukup tinggi dan saya memiliki cita-cita untuk menjadi pengusaha muda. Selain itu saya juga memiliki keinginan untuk memberikan yang terbaik untuk ayah dan ibu.

Leave a Reply