Yuk Belajar Kebersamaan dan Cinta Sejati dengan Filosofi Angsa ini!
Yuk Belajar Kebersamaan dan Cinta Sejati dengan Filosofi Angsa ini!

Yuk Belajar Kebersamaan dan Cinta Sejati dengan Filosofi Angsa ini!

Posted on

Seperti yang sudah kita ketahui angsa merupakan burung air yang berukuran besar dari Genus Cygnus Famili Anatidae. Angsa dan bebek yang berleher pendek juga termasuk ke dalam Famili Anatidae.

Angsa hidup berkawan, tidak seperti elang. Mulai dari tidur bersama, mandi bersama, hingga mencari makan pun bersama. Mereka lebih mencirikan diri sebagai masyarakat yang kolektif dalam dunia sosiologis. Namun mereka gak menyebut diri mereka seperti itu lho guys!. “yang penting kita selalu bersama” seperti itulah kira – kira sikap politik mereka. Tanpa kita sadari angsa telah mengajarkan kita banyak hal, seperti kekompakan arti tata tertib bahkan pertemanan.

Yuk Belajar Kebersamaan dan Cinta Sejati dengan Filosofi Angsa ini!
Yuk Belajar Kebersamaan dan Cinta Sejati dengan Filosofi Angsa ini!
  • Pelajaran Pertama yang Bisa di Ambil

Saar musim dingin mereka berimigrasi ke Selatan, dan pada saat musim panas mereka kembali ke asalnya yang berada di Utara. Lalu lihatlah saat mereka terbang berimigrasi, mereka membentuk formasi yang unik yaitu bentuk huruf “V”. Mereka mambuat formasi itu bukan tanpa alasan lho guys! pra fisikawan pernah mencatat bahwa dalam formasi itu tingkat resistensi terhadap angin akan menjadi lebih rendah, daripada terbang sendiri. Guna memacu kecepatan ini jauh lebih bermanfaat untuk mereka.

Yuk Belajar Kebersamaan dan Cinta Sejati dengan Filosofi Angsa ini!
Yuk Belajar Kebersamaan dan Cinta Sejati dengan Filosofi Angsa ini!
  • Pelajaran Ke Dua yang Bisa di Ambil

Jika ada anggotanya yang sayapnya kelelahan ataupun sakit, kemudian terlempar dari formasi, maka ada angsa yang lain yang akan datang mengapit agar bisa tetap terbang dalam formasi “V” yang lebih kecil dari sebelumnya. Dukungan sosial inilah yang sangat penting dalam menjaga kekompakan dan keberlangsungan hidup mereka, supaya yang lemah dapat tetap terbang dan tidak terjatuh sendirian. Terbang bersama, berangkat bersama, sehingga sampai ditujuan pun bersama- sama. Begitulah filosofi mereka. Dalam terbang sendirian bukan Cuma soal keamanan saja, akan tetapi juga tentang efektivitas kecepatan dan juga kepakan sayap.

  • Pelajaran Ke Tiga yang Bisa di Ambil

Dan yang terpenting yaitu setiap dari angsa saling bergantian untuk mengambil alih komando. Jika di A kecapean, maka si B secara spontan langsung menggantikannya. Tidak ada kata tamak untuk terus menjadi komando, dan juga tidak ada kemauan untuk memperebutkan kekuasaan. Semuanya bertindak menjadi makmum yang baik dan juga imam yang baik. Seperti ini lah seharusnya kerja sebuah grup dalam membawa misi kesuksesan guys!

Makna Filosofi dari Formasi Huruf “V” Saat Angsa Sedang Terbang

  1. Fakta: Ketika setiap dari angsa atau burung mengepakkan sayapnya, hal itu memberikan semangat atau daya dukung untuk burung yang berada tepat di belakangnya. Hal ini terjadi sebab tidak harus bersusah payah untuk bisa menembus dinding udara yang ada di depannya. Dengan adanya angsa yang terbang dengan formasi huruf V, semua kawanan bisa mencapai jarak terbang hingga 71% lebih jauh di bandingkan dengan burung yang terbang sendirian.

Pelajaran: agar bisa mencapai tujuan dengan lebih cepat dan lebih mudah maka orang – orang harus bergerak ke arah dan tujuan yang sama serta saling berbagi dalam kelompok mereka. Hal ini terjadi sebab mereka menjalaninya dengan saling mendukung dan mendorong satu sama lainnya.

  1. Fakta: jika seekor angsa keluar dari formasi rombongan saat sedang terbang, maka ia akan merasa susah dan berat untuk bisa terbang sendirian. Secara cepat dia akan kembali ke formasi, yang mana dengan begitu dia mengambil keuntungan dari daya dukung yang dikasih oleh burung yang ada di depannya.

Pelajaran: jika kita mempunyai cukup logika umum, seperti halnya seekor angsa. Kita pasti akan tinggal dalam formasi bersma mereka yang sedang berjalan di depan kita. Kita akan ingin mengambil bantuan dan memberikan bantuan pada yang lainnya. Kita akan merasa susah untuk mengerjakan suatu hal seorang diri di bandingkan dengan mengerjakannya bersama – sama.

  1. Fakta: saat sang pemimpin angsa yang terbang di depan kelelahan, maka ia akam memutar ke belakang formasi, dan angsa yang lainnya pun akan terbang menggantikan posisi sang pemimpin.

Pelajaran: sangatlah masuk akal jika kita bergantian dalam melakukan hal – hal yang sulit dan penuh tuntutan secara bersama, bahkan saat memimpin. Sama halnya seperti angsa, manusia pun saling bergantung satu lainnya soal kemampuan, kapasitas dan juga mempunyai keunikan soal karunia, bakat ataupun sumber daya lainnya.

  1. Fakta: saat terbang angsa akan mengeluarkan suara riuh rendah dari arah belakang untuk memberikan semangat pada angsa yang terbang berada di depannya sehingga kecepatan terbang pun bisa terjaga.

Pelajaran: dalam tim yang saling menguatkan kita perlu memastikan bahwa suara kita ini bisa menguatkan dan bukan melemahkan sehingga hasil yang akan dicapai pun menjadi lebih besar.

  1. Fakta: saat seekor angsa sakit, terluka ataupun tertembak jatuh, dua angsa yang lainnya pun akan ikut keluar dari formasi bersama dengan angsa itu dan akan menuntunnya terbang turun untuk mambantu dan melindunginya. Mereka pun akan tinggal bersama dengan angsa yang jatuh itu hingga ia dapat terbang lagi atau hingga dia mati. Sesudah itu untuk mengejar rombongan, mereka akan terbang dengan kekuatan mereka sendiri atau dengan membentuk formasi lain.

Pelajaran: jika kita memilki perasaan, setidaknya semisal angsa. Kita akan tinggal bersama sahabat, bahkan di saat – saat yang sulit sekali pun, yang mana sama seperti saat semuanya baik – baik saja.

Jadi apa sih keuntungannya yang akan kita dapat jika kita berdebat yang tak ada ujungnya dikarenakan perbedaan? Bukannya seharusnya kita saling bahu membahu, saling melengkapi kekurangan kita? Saat kita berbeda pandangan mencari solusi terbaik bersama – sama? Ingat guys! dunia ini bukan cuma milik kita saja namun milik penerus dan keturan kita juga guys!

Yuk Belajar Kebersamaan dan Cinta Sejati dengan Filosofi Angsa ini!
Yuk Belajar Kebersamaan dan Cinta Sejati dengan Filosofi Angsa ini!

Angsa dan Lambang Cinta

Tahukah kamu? selain gambar dua cincin yang bertautan dan burung merpati, ada gambar lain yang dipakai sebagai lambang dari pernikahan. Yupps!! Dengan leher yang memebentuk lambang cinta dan saling berhadapan – hadapan itu angsa dijadikan sebagai lambang pernikahan. Yang mana kita sering menjumpainya dalam desain undangan pernikahan, dalam  bentuk patung untuk desain interior, atau bahkan dekorasi pernikahan.

Nah! Sekarang yang jadi pertanyaannya, mengapa angsa dipakai sebagai lambang cinta sejati? Tahu gak guys alasannya apa? Daripada tambah kepo, alasan angsa digunakan sebagai lambang cinta itu di karenakan burung angsa Cuma mencintai psangannya saja. Ia akan bereproduksi hanya dengan pasangannya saja.

Nah! Kita sudah tahu fakta – fakta dan alasan angsa yang digunakan sebagai lambang cinta sejati kan guys! jadi kita harus bisa mencontoh angsa dalam urusan cinta ataupun toleransi ya guys! ingat saling tolong menolong itu lebih indah daripada  melakukan suatu hal dengan sendirian.

Gravatar Image
Saya adalah pemuda sederhana yang berharap suatu keajaiban datang padaku. Seperti kepompong yang berubah menjadi kupu - kupu yang cantik.

Leave a Reply