Bagaimana Aku Bisa Bahagia, Jika Bahagiaku Hanya Bersamamu?

Posted on

Bahagia? pasti semua orang didunia ini menginginkannya, banyak cara yang mereka ciptakan untuk mendapatkan sebuah kebahagiaan. Sungguh istimewanya bahagia itu, banyak orang yang mencari kebahagiaan, mereka berani memperjuangkan diri mereka demi sebuah kebahagiaan, sedangkan aku?

Sering aku mendengar orang mengatakan bahwa dia akan bahagia jika sudah sukses, lalu yang lain pun mengatakan dia akan bahagia jika dia sudah menikah, kemudian temannya mengatakan jika dia sudah bisa memikat hati pujaan hatinya dia akan bahagia, lalu aku? Setiap orang memang memiliki cara tersendiri untuk menjemput kebahagiaan mereka, sedangkan aku hanya mampu menunggu sebuah kebahagiaan menjemputku. Ya, bagiku bahagia itu sederhana, aku tak perlu sesuatu yang menawan dan bersyarat agar aku bisa merasakan sebuah kebahagiaan, kenapa?

Bagaimana aku bisa bahagia, jika bahagiaku hanya bersamamu?
Bagaimana aku bisa bahagia, jika bahagiaku hanya bersamamu?

Tuhan pasti tau bagaimana caranya agar hambanya mampu menangis bahagia dan Tuhan pun tau apa yang membuatku bahagia. Sering kali sesuatu membasahi pipiku, lalu aku menanyakan pada diriku sendiri, bagaimana aku bisa bahagia? Jika kebahagiaanku ada dalam langkahmu. Tetapi apa daya jiwa yang rapuh ini? Banyak hal yang menuntunku agar aku bisa bahagia dengan melihat kebahagiaan orang lain, menghargai mereka yang sedang bahagia dan membalasanya dengan senyuman yang tiada manisnya. Untuk apa aku seperti ini? jika aku hanya akan membiarkan pikiranku melayang kembali, tepatnya 3 tahun silam. Aku masih ingat, ketika langkahmu datang dengan membawa seberkah senyuman di pagi hari, menyapaku dengan membawa ketenangan, seakan akan jalan didepan ku menjadi lebih terang dan mudah. Ya, disitulah aku mulai merasakan kebahagiaan yang datang secara perlahan.

Sadarkah kamu? Jika ini dunia nyata, tetapi kamu mampu memperlakukanku layaknya putri di negeri dongeng, sebuah negeri yang apapun kita mau, dimanapun itu tempatnya dan bagaimanapun keadaanya semuanya akan terlaksana dengan cepat dan menakjubkan, sungguh indah kan? Perempuan mana yang tidak senang jika dia bisa hidup layaknya di dunia dongeng?

Sadarkah kamu? Bahwa aku ini adalah manusia yang mempunyai perasaan, hati kecil nan rapuh ini mudah sekali kamu pikat. Sedangkan kamu? Layaknya hujan yang bisa datang kapanpun semaumu, dan aku yang selalu menerima hadirmu kapanpun kamu datang. Setiap hari aku yang menunggu ini selalu berharap kebahagiaan tak akan pergi jauh dariku, karena inilah pertamanya aku merasakan kebahagiaan yang sebenarnya. Tak mampu ku bayangkan jika kebahagiaan itu jauh dariku, bagaimana rasa jiwaku ini?

Tapi Tuhan mentakdirkan berbeda, Tuhan tau dimana pusat kebahagiaanku. Bersyukur aku, Tuhan telah menjadikan hidupku layaknya dunia dongeng bukan dunia nyata, Tuhan mengirimkan sebuah kebahagiaan yang tercipta hanya untuk membuatku menangis karena sebuah kebahagiaan.

Ketika waktu semakin berjalan mengikuti takdir, rasa yang kurasakan pun semakin dalam menembus jiwaku yang awalnya rapuh menjadi semakin kuat. Semakin bahagia semakin ku cemas, apakah benar dia yang telah Tuhan kirimkan untuk kebahagiaanku? Sama halnya dengan kamu yang semakin hari semakin menawan, membuatku tak sanggup jika aku harus melupakanmu, mungkin semua itu karena rasa sayangku yang semakin kokoh denganmu. Sering kutanyakan padanya, apakah hanya aku yang merasakan takut jika nanti takdir tak sesuai dengan kehendak kita? Seketika itu sebuah senyuman menghiasi waktuku, dia yang mampu membuat tawaku mengembang, yang membuat hariku menjadi full color, yang selalu memberi perhatian dan menyakinkan sebuah kebahagiaan kepadaku menjawab dengan tegas, bahwa dia menginginkanku untuk menjadi seorang perempuan yang lemah, agar dia bisa selalu siap menjadi sandaran terkuat yang pernah ada dalam kehidupanku.

Dia adalah sosok pria yang tau bagaimana caranya sebuah kebahagiaan hadir dalam kehidupanku, dia yang selalu sabar mendengarkan semua keluh kesahku. Ya, dialah yang selalu mengatakan kepadaku untuk tidak melupakan sebuah kebahagiaan, lalu siapakah aku ini? Akulah yang selalu berpikir bagaimana aku bisa bahagia, jika bahagiaku hanya bersamamu?

Gravatar Image
Paling suka berimajinasi, hobinya membaca. Nggak suka terlalu serius, lebih suka yang pasti. Selalu berusaha agar bisa memberi mahkota untuk mama & abah nanti.

Leave a Reply