Gratis Sepanjang Masa! Jasa Ibu Dan Ayah Yang Tidak Bisa Dibayar
Gratis Sepanjang Masa! Jasa Ibu Dan Ayah Yang Tidak Bisa Dibayar

Gratis Sepanjang Masa! Jasa Ibu Dan Ayah Yang Tidak Bisa Dibayar

Posted on

Ibu, nama yang indah dan nama itu takkan bosan untuk diingat. Dia sumber cahaya penunjuk jalan bagi kamu. Seorang prajurit perang yang senantiasa melindungi kamu disaat kamu sendiri, kesusahan dan terpuruk atas semua masalah. Jika kamu pikir bahwa jasa ibu sangat sedikit dibandingkan kamu yang disuruh-suruh ibumu setiap hari, kamu harus baca kata-kata ini.

Gratis Sepanjang Masa! Jasa Ibu Dan Ayah Yang Tidak Bisa Dibayar
Gratis Sepanjang Masa! Jasa Ibu Dan Ayah Yang Tidak Bisa Dibayar

Suatu pagi hari yang cerah ada gadis kecil yang menghampiri  ibunya yang  sedang mencuci piring didapur.  Si gadis kecil menyerahkan selembaran kertas kecil yang ditulis si gadis kecil itu. Lalu ibunya segera memberhentikan pekerjaanya itu dan mengeringkan tanganya dengan celemek karena tak ingin anaknya menunggu lama. Lalu dia membaca isi kertas itu.

Untuk menjaga adik ketika ibu pergi belanja 5000

Untuk membuang sampah 3000

Untuk memotong rumput 5000

Untuk menyirami bunga 2000

Untuk pergi ke toko 5000

Untuk membersihkan kamar tidur 5000

Jadi, ibu mempunyai hutang 20.000 ribu padaku.

Lalu sang ibu hanya memandang anaknya dengan penuh harap. Berbagai kenangan pun terlintas dalam pikiranya. Lalu ibu mengambil secarik kertas dan menulis kemudian di berikan pada anaknya. Sang anak mulai membaca isi kertas.

Ibu mengandungmu selama 9 bulan Gratis

Ibu memandikanmu Gratis

Ibu menyuapimu Gratis

Ibu yang menemanimu saat kamu tak bisa tidur Gratis

Ibu yang merawatmu saat kamu sakit Gratis

Ibu yang mengantarkanmu pergi kesekolah Gratis

Jadi jumlah kasih sayang ibu padamu Gratis.

Anakku…. Jika engkau menjumlah semua cinta dan kasih sayang ibumu ini, engkau kan mendapati jumlah yang sangat besaryang tak kau jumpai di dunia ini. Setelah membaca tulisan dan mendengarkan kata-kata ibunya. Gadis kecil itu memeluk ibunya dengan penuh linangan air mata ia berkata pada ibunya “ ibu aku sayang ibu, amafkan diriku yang telah menyakiti perasaan ibu”  ibunya pun membalas senyuman manis pada anaknya.

Sahabat, seberapa banyak jasa yang kamu berikan pada ibu, seberapa liter keringat yang engkau keluarkan untuknya, seberapapun banyak uang yang kau dapatkan dan kau berikan padanya, tidak akan membandingi kasih sayang seorang ibu padamu. Di saat masa tuanya yang ingin selalu bersamamu, di saat makan dia rindu akan suapan tangan lembut anaknya, disaat dia sakit ia ingin melihat anaknya yang berada disampingnya dan merawatnya, dan di saat roh dan jasad terpisah dia rindu dan ingin air yang menyentuh tubuhnya di sirami oleh anaknya. Itu semua adalah mimpi kecil yang selalu ingin di wujudkan setiap ibu. Dapatkah kasih sayang ibu diganti dengan materi? Dapatkah kasih sayang ibu di ganti dengan rangkaian kata terima kasih? Tidak bisa, karena kasih sayang dan cinta ibu kepada anaknya takkan bisa dibandingin oleh apapun, meskipun nyawa ibunya di gantikan oleh nyawa anaknya, itu tetap tidak bisa membandingi jasa seorang ibu.

Gratis Sepanjang Masa! Jasa Ibu Dan Ayah Yang Tidak Bisa Dibayar
Gratis Sepanjang Masa! Jasa Ibu Dan Ayah Yang Tidak Bisa Dibayar

Atau masihkah engkau meragukan pengorbanan ayah! Baca kata-kata di bawah ini.

Suatu pagi yang cerah ada seorang ayah dan anak laki-laki yang duduk di balkon taman depan rumah. Lalu bapaknya berkata pada anaknya “ hay anakku hewan apa yang berada di atas pohon itu?” anaknya menjawab “ burung gagak ayah” kemudian ayahnya mengulangi pertanyaanya “ hay anakku hewan apa yang ada di pohon itu?” anaknya menjawab dengan tatapan kesal “ burung gagak ayah” ayahnya masih memberikan pertanyaan yang sama pada anaknya “ burung apa itu nak?” anaknya menjawab dengan penuh kemarahan “ ayah sudah mengulangi pertanyaan yang sama sampai 3 kali, itu burung gagak ayah “. Setelah mendengar jawaban kesal anaknya, lalu ayahnya kedalam rumah dan keluar membawa buku kecil yang di berikan kepada anaknya. Anaknya membaca isi buku itu. Di pagi yang cerah putraku duduk di sampingku kemudian dia bertanya padaku “ ayah burung apa itu” lalu aku menjawab ”itu burung gagak yang hendak mencari makanan” anakku mengulangi pertanyaan yang sama sampai 25 kali, tapi aku tetap menjawabnya dengan sabar dan penuh kecintaanku padanya. Setelah membaca tulisan itu, anaknya memeluk ayahnya dengan penuh penyesalan. Dan ayahnya pun memeluk putranya dengan penuh kasih sayang sambil mengelus rambut anaknya.

Sahabat, bukan hanya jasa seorang ibu yang begitu besar tapi ayah pun mempunyai jasa yang berharga bagi kehidupan keluarganya. Dia setiap hari bekerja dengan harapan dia mendapat uang untuk menafkahi istri dan anaknya.

Demikian sahabat informasi yang dapat saya sampaikan semoga bermanfaat bagi anda.

Gravatar Image
Hay sobat, nama panjang saya Dwi Eksanti aka Desi, hidup itu berjuang tapi jangan pernah perjuangkan sesuatu yang tidak dapat di perjuangkan, stay cool pada jalanmu karena jalan yang di pilih diri sendiri itu bukti bahwa kamu "BISA DAN MAMPU". jangan lupa bahagia nggeh

Leave a Reply