Kasih Sayang Ibu Tetap Sepanjang Masa, Meskipun Harus Berkarier

Posted on

Ketika sudah melangkah ke jenjang pernikahan, akan banyak pertanyaan yang timbul dalam benak. Salah satunya yaitu tentang karier. Kalau tetap berkarier takutnya anak menjadi terlantar, kalau berhenti berkarier, rasanya sedikit disayangkan.

Mengenai hal ini memang sangat penting untuk dibicarakan dengan pasanganmu, agar ke depannya tidak tergantungkan. Ketika sudah berunding dan hasilnya memang kamu harus tetap berkarier, janganlah merasa ragu dengan keputusan ini. Di balik pengorbanan waktu untuk anakmu, akan ada hal-hal yang akan bermanfaat untuk anakmu kelak. Biasanya anak-anak yang dibesarkan oleh ibu yang berkarier lebih mandiri dan mempunyai kemampuan komunikasi yang cukup tinggi. Inilah kelebihan yang bisa didapatkan dari anak yang ibunya sedang berkarier.

cara-mendidik-anak-agar-lebih-mandiri1

Tidak ada disampingnya setiap saat, anakmu akan lebih cenderung tangguh ketika menghadapi masalah. Karena sejak kecil tidak dibiasakan apa-apa disuapin

Mungkin kamu pernah mendengar dari teman-teman yang di besarkan dari ibu berkarier. Sejak kecil ia sering sekali tidak langsung pulang kerumah dengan jam sesuai. Entah ia mampir ke rumah eyang atau main ke rumah tetangga sampai di jemput oleh ibu seusai bekerja. Bahkan ia berani untuk menjaga rumahnya sendirian sejak SD. Karena orang tua yang sedang bekerja, anakmu sudah terbiasa untuk menyelesaikan masalah dengan sendirian. Mulai masalah berinteraksi dengan orang lain, sampai menyiapakan makan untuk dirinya sendiri.

Disinilah peran orang tua akan diuji, apalagi ketika kamu dan pasangan sama-sama berkarier. Kamu harus bisa memberikan pemahaman yang lebih kepada anakmu tentang kondisi kalian, supaya ia tidak merasa ditelantarkan atau bahkan tidak diperhatikan. Dan jangan lupa untuk memberi apresiasi dari segala kemandiriannya.

Bukannya tidak peduli, kesibukanmu yang mengharuskan untuk menitipkan anakmu kepada kakek-nenek, daycare atau asisten rumah tangga. Namun hal ini membuat anakmu menjadi luwes dalam pergaulan

Bekerja dari pagi hingga sore, membuatmu tidak ada waktu untuk mengurus anak. Untuk kamu yang tinggal di daerah metropolitan, menitipkan anak pada daycare yang ada didekat tempat kerja atau pada asisten rumah tangga memang ini adalah pilihan yang tepat. Namun, jika kamu bertempat tinggal tidak jauh dari orang tua atau mertua akan menjadi lebih percaya untuk menitipkan anakmu pada mereka.

Jangan khawatir kalau kamu sudah menitipkan anakmu pada daycare atau kakek-nenek. Anakmu kelak nanti akan mempunyai komunikasi yang cukup tinggi karena terbiasa bergaul dengan anak-anak yang lain yang ada di daycare atau di lingkungan kakek-nenek. Terbiasa untuk berinteraksi dengan orang baru dan tidak semuanya bergantung padamu, bukannya melulu hal yang buruk untuk pertumbuhan anak kedepannya. Memang miris jika harus berpisah dengan anak sepanjang hari. Maka dari itu, kamu harus pintar untuk menjaga kualitas hubungan dan kedekatan hati meskipun jarak memisahkan. Tetap usahakan untuk telepon atau video call meskipun kamu sibuk.

Menumbuhkan rasa untuk saling percaya, salah satu prioritas bagi orang tua dan anak yang sedang terpisah sepanjang hari. Tanpa selalu ada disampingnya, anak bisa mengerti bahwa kasih sayangmu tak akan terputus

Sibuk untuk mencari nafkah membuatmu tidak bisa memantau anak pada setiap waktu. Jangan merasa khawatir yang berlebihan. Sejak usia dini kamu bisa menanamkan rasa kepercayaan kepada mereka. Tak hanya kepercayaan, wawasan pun juga perlu diberikan agar si anak tidak terbawa arus pergaulan yang tidak benar. Kamu bisa membebaskan anak untuk bermain tetapi dengan aturan yang tertentu. Kamu memperbolehkan anak untuk bermain hingga larut malam tapi dengan catatan harus memberi kabar sedang dimana dan bersama siapa.

Tidak bisa mengatar dan menjemput bahkan tidak bisa mengambil rapor, sudah menjadi realita yang harus diterima oleh ibu berkarier. Agar ia bisa menghadapi tantangan di sekolah, sejak dini tanamkan keberanian

Tidak hanya persoalan makanan, masalah sekolah pun anak yang dibesarkan oleh ibu yang berkarier juga akan cenderung lebih mandiri. Hal ini bisa terlihat ketika pengambilan rapor. Mungkin kamu sering menjumpai anak-anak yang juga dibesarkan oleh ibu berkarier, sehingga ketika ada pengambilan rapor ia harus mengambilnya sendiri tanpa ada walinya. Anak yang seperti itu juga biasanya tidak diantar jemput oleh orang tuanya. Ini juga salah satu realita yang sering kali kamu hadapi jika memutuskan menjadi ibu karier. Sedetail apapun kamu mengatur waktu, pada ada saatnya kamu rela melewatkan waktu acara sekolah anakmu karena terbentur dengan agenda kerja. Maka dari itu, siapkanlah anakmu agar bisa menghadapi situasi itu dengan sebaik mungkin.

Gravatar Image
Saya memiliki imajinasi yang cukup tinggi dan saya memiliki cita-cita untuk menjadi pengusaha muda. Selain itu saya juga memiliki keinginan untuk memberikan yang terbaik untuk ayah dan ibu.

Leave a Reply