Hal-Hal yang Tidak Mungkin dilakukan Oleh Ayah yang Baik

Posted on

Seburuk dan sebandel apapun seorang laki-laki, pasti dia mempunyai keinginan untuk menjadi ayah yang baik. Kamu akan merasa gagal menjadi ayah yang baik ketika sudah tua. Penyesalan yang paling menyakitkan, yang notebene tidak sedikit orang menyesalinya, ini semua akan kamu sadari ketika sudah tua. Mencegah itu lebih baik daripada mengobati. Hal apa saja yang dilakukan ayah yang baik terhadap anaknya? Yuk, baca ini.

ayah-yang-baik

  • Seorang ayah yang baik, tidak akan meberikan contoh yang buruk

Sering kali ayah menasehati agar anaknya sopan, baik, tidak nakal, jangan berperilaku yang kasar, dan berkata yang kasar. Tetapi pada kenyataannya, ayah sendiri melakukan hal yang seperti itu. Ayah lupa bahwa anak cenderung untuk mengikuti apa yang ia contohkan daripada apa yang ia nasehatkan.

  • Seorang ayah yang baik, tidak sering memukul pada anaknya

Salah satu penyebab gagal menjadi ayah yang baik itu karena ia tidak mampu memberikan pemahaman yang baik dan benar terhadap anaknya, lalu ia menggunakan kekerasan yang bertujuan agar anaknya paham akan sesuatu. Padahal yang dilakukan itu salah. Sesuatu tidak akan langgeng apabila dilakukan dengan kekerasan, bukan dengan pemahaman dan kesadaran akal.

  • Seorang ayah yang baik, tidak pelit waktu untuk anaknya

Anak-anak sangat mengharapkan kehadiran kita hampir di setiap waktu. Tetapi ada ayah yang bertipe workaholic yaitu pergi kerja pagi hari ketika anaknya belum bangun dan pulang malam hari ketika anaknya sudah tidur. Bahaya dari hal ini biasanya si anak lebih cenderung mendengarkan apa kata temannya daripada kata ayahnya.

  • Seorang ayah yang baik, tidak lupa pada apa-apa yang ada pada anaknya

Jangan anda menjadi ayah yang lupa dengan tanggal lahir, makanan favorit, hobbi, apa agenda bersama nanti dan perihal lain yang ada pada anaknya. Bila anda sering lupa dengan hal-hal yang menurut berharga, penting dan menyenangkan maka ia akan kecewa dengan anda. Yang kemudian ia akan malas lapor apa-apa terhadap anda.

  • Seorang ayah yang baik, tidak lupa untuk mengapreasiasikan pekerjaan anaknya

Terkadang juga kerap pilu rasanya ketika misalnya anak mendapat nilai bagus pada suatu ujian mata pelajaran yang ada di sekolah, kemudian ia menunjukkan pada orang tuanya, namun orang tua berkata “halah, baru dapet nilai 80 udah bangga”. Dan masih banyak contoh yang tiada apresiasikan kepada anak.

  • Seorang ayah yang baik, tidak akan membawa masalah dengan istrinya kepada anaknya

Memang wajar bila ada cekcok di rumah tangga. Namun, hal ini jangan sampai si anak tahu bahwa orang tuanya lagi berantem. Jika lagi berusaha baikan, jangan sampai emosi itu terlampiaskan kepada sayang anak yang tidak tahul apa-apa. Jika ia dilibatkan, apalagi sudah terbiasa jangan heran bila ia suka melawan orang tua.

  • Seorang ayah yang baik, tidak akan memaksa

Tak jaranag ada ayah yang suka mendikte anaknya. Padahal yang diperintahkan itu tidak wajib dan juga tidak Sunnah. Seperti kamu harus sekolah di ini, kuliah di jurusan ini, dan lain sebagainya. Biarkan saja ia memilih, jangan sampai rutinitasnya hanya menyenangkan anda saja. Ia akan merasakan risih, suntuk, dan tidak nyaman dengan rutinitasnya.

  • Seorang ayah yang baik, tidak akan membiarkan anaknya untuk kebanyakan bebas

Coba lihat anak-anak yang tidak terkontrol oleh orang tuanya, bebas bergaul dengan berandal, bebas beli ini-itu, bebas keluar malam dan lain sebagainya. Itu sebabnya, sangat penting untuk anda memberikan keteladanan yang baik. Agar anda bisa memberikan tauladan yang baik, anda harus baik dulu. Tapi jangan lupa, peran sang ibu juga penting dalam penjagaan anak dari kebebasan.

  • Seorang ayah yang baik, tidak akan berbohong kepada anaknya

Penelitian menunjukkan bahwa anak yang berumur 5 tahun pada zaman sekarang itu sudah jago untuk berbohong, karena ia sudah sering menyaksikan orang tuanya berbohong. Contohnya, ketika anak merengek meminta sesuatu, kemudia ayah berkata “iya, nanti ayah beliin” tapi pada kenyataannya ayah tidak membelikan. Lebih baik ayah bisa memberikan pemahaman kepada sang anak

  • Seorang ayah yang baik, tidak akan mengabaikan permintaan tolong dari anaknya

Jika anak minta tolong kepada anda itu tandanya hubungan anda dengan anak cukup sehat. Namun kesehatan itu bisa runtuh dengan sekejap, ketika anda mulai rutin mengabaikan permintaan tolong anak anda. Apalagi jika menolaknya dengan cara yang tidak etis. Manfaatkanlah kesempatan emas, karena itu merupakan peluang emas untuk mempengaruhinya dan memberikan pemahaman.

  • Seorang ayah yang baik, tidak akan berhenti mencitai anaknya

Meski apapun halangan yang menghadang ayah yang baik tidak akan berhenti mencintai anaknya. Contohnya, ketika anda sedang bekerja di luar kota. Ayah yang cinta kepada anaknya, pasti akan tetap berusaha menunjukkan kecintaanya kepada anaknya.

  • Seorang ayah yang baik, tidak akan membiarkan anaknya tidak paham dengan islam

Tidak ada artinya bahagia di dunia apabila tidak paham agama. Orang tua membutuhkan amal jariyah. Maka dari itu, sangat penting orang tua mendidik anak menjadi anaj yang faqih fiddin, terlebih bisa menjadi hamlu dakwah yang terdepan untuk memahamkan umat islam. Apalagi kalau ilmu yang di dapatkan banyak yang dari anda, itulah adalah puncak kebahagiaan orang tua. Itulah ayah yang terbaik.

Gravatar Image
Saya memiliki imajinasi yang cukup tinggi dan saya memiliki cita-cita untuk menjadi pengusaha muda. Selain itu saya juga memiliki keinginan untuk memberikan yang terbaik untuk ayah dan ibu.

Leave a Reply