Perilaku yang Seringkali Kita Rasakan, dan Apakah Kalian Menyadarinya?

Posted on

Marah atau kemarah  itu berasal dari bahasa inggris: wrath, anger, bahasa latin: ira. Marah adalah suatu emosi yang secara fisik mengakibatkan antara lain penigkatan denyut jantung, tekanan darah, serta tingkat adrenalin dan noradrenalin. Rasa marah menjadi suatu perasaan yang dominan secara perilaku, kognitif, maupun fisiologi. Seseorang kadang-kadang bisa mengambil atau membuat pilihan sadar untuk mengambil tindakan atau untuk menghentikan secara langsung ancaman dari pihak luar.

marah adalah perbuatan yang tercela
marah adalah perbuatan yang tercela

 

Dan adapun Amarah, Kemarahan atau Marah itu terdiri dari tiga tingkatan, yaitu:

  • Tingkatan kewajaran, yaitu amarah yang ditunjukan untuk membela diri, agama, kehormatan, harta, membela hak-hak yang umum dan menolng orang yang dizhalimi. Disebabkan kondisi-kondisi itulah amarah bisa diciptakan, ia diciptakan untuk suatu kebijakan yang mendasar sebagai konsekuensi dari tabi’at makhluk dan memenuhi aturan masyarakat.
  • Tingakatan melalaikan, yaitu amarah yang berada di bawah batas kewajaran dengan melemahnya amarah tersebut pada diri manusia, ataupun hilang sama sekali dari dalam dirinya. KOndisi seperti inilah sangatlah terhina secara akal maupun agama, karena barangsiapa yang tidak marah demi dirinya, agama, kehormatannya, harta, atupun keselamatan umum, maka ia adalah seorang pengecut, dia tidak berjalan diatas ketetapan-ketetapan Allah terhadap mahluk-Nya.
  • Tingkatan yang berlebih-lebihan, yaitu amarah yang mlampaui batas kewajaran, akal dan juga agama. Amarah itu berjalan dengan cepat di atas keburukan yang pada akhirnya akan mengakibatkan kehancuran dari arah yang tidak ia ketahui, dan mungkin saja amarahnya akan meyeret kepada suatu perkara yang pada akhirnya dia akan melakukan dosa besar dan menyebarnya berbagai kehancuran.

Adapun ini adalah beberapa cara praktis mengatasi rasa marah, antara lain:

  1. Ketika anda marah jangan mengatakan apa-apa.

Jika kita sedang berbicara dalam rasa marah, kita pasti akan memperburuk situasi dan sangat mungkin menyakiti perasaan orang lain. Namun jika kita bisa menjaga untuk tetap diam saja, maka akan memberikan waktu untuk mengendalikan emosi kita.

  1. Bersikap baik pada orang lain.

Visualisasi lain yang disarankan oleh seirang guru spiritual adalah melihat agen kemarahan sebagai anak yang berusia 5 tahun. JIka anda berpikiran tentang orang lain sebagai anak yang berusia 5 tahun yang tak berdaya, kasih sayang dan pengampunan anda akan muncul. Sebaliknya anda hanya akan merasa dia marah terlalu muda dan perlu tahu hal-hal yang lebih baik. Latihan ini mungkin sangatlah berguna sekali bagi anggota keluarga dekat yang kadang-kadang menimbulkan rasa marah kepada anda.

  1. Gunakan alasan untuk menghentikan kemarahan.

Ketika kita marah, katakana kepada diri anda sendiri “kemarahan ini tidak akan membantu saya dengan cara apapun. Kemarahan ini akanmembuat situasi lebih buruk dari sebelumnya.” Dan bahkan jika sebagian dari kita masih marah, suara batin kita akan membantu kita untuk menjauhi diri dari emosi kemarahan.

  1. Nilai perdamaian jauh lebih tinggi dibandingkan rasa marah.

Jika kita menghargai ketenangan pikiran sebagai harta yang paling penting. Kita tentu saja tidak akan membiarkan kemarah tetap ada dalam diri kita. Seperti Sri Chinmoy pernah berkata:

“Anda mungkin punya hak untuk marah dengan seseorang, teteapi anda tahu dengan marah kepadanya anda hanya akan kehilangan kedamaian pikiran anda yang berharga.”

  1. Fokus pada sesuatu yang sama sekali berbeda.

Misalkan seseorang telah melakuakan sesuatu yang membutnya anda jadi marah. Pikirkan tentang sesuatu yang akan membuat anda bahagia. Penagkalan terbaik untuk negatif adalah anda fokus pada yang positif.

  1. Tarik nafas dalam-dalam.

Tindakan sederhana dengan menarik nafas sedalam-dalamnya akan sangat membantu anda dalam menghilangkan kemarahan yang ada di dalam diei anda nantinya.

Berlatih meditasi secara teratur untuk membawa kedamaian batin yang ada di dalam diri anda untuk kedepannya. Jika kita dapat memiliki akses menuju kedamaian batin, maka kita akan mampu memanfaatkan hai ini selama masa pengujian.

Ketika kita tersenyum kita meredakan banyak situasi negatf. Bahkan dengan tersenyum adalah cara menawarkan niat baik kepada orang lain. Tersenyum tidaklah memerlukan biaya apa-apa, selain efektif dapat meredakan situasi yang tegang.

 

 

Gravatar Image
Fitri Aulia Rahmah, itulah nama yang dikasih dari kedua orangtua saya. Hidup Adalah Pilihan! Seperti halnya memilih jurusan saat kita mau masuk sekolah, dengan pilihan yang kita pilih itu akan membawa kita ke dalam dunia yang sebenarnya atau dunia yang akan kita hadapi nantinya.

Leave a Reply