Hai Masa Lalu, Semoga Engkau Menemikan Apa yang Engkau Inginkan

Posted on

Marilah berdamai. Hari ini aku sudah menjadi pribadi yang lebih dewasa dibandingkan pada saat itu. Saat dimana kita masih belum mengerti mengenai substansi kata mencintai. Namun pada hari ini aku sadar, bahwa cinta itu tidak sesederhana pemikiranku dulu. Bahwa kita memiliki tujuan masing-masing yang mungkin tak harus selalu kita capai berdua. Bahkan pergi darimu adalah satu bentuk cinta dan dukunganku untukmu.

selamat tinggal maa lalu
selamat tinggal maa lalu

Apakah sudah kau menemukan yang kau cari selama ini? Sudahkah kau tahu apa dan siapa yang kau cari itu? Jangan tanyakan padaku. Dan aku bahkan tidak tahu apa yang kau cari itu.

Terim kasih untuk hari-hari yang dulu kita habiskan bersama. Terima kasih engkau telah mengajariku apa itu arti kata mencintai. Dan aku bahkan tak bisa membayangkan andai kita tak bertemu dulu mungkin kita tidak akan seperti ini.

Aku tidak bisa menjadi aku hari ini tanpa adanya kata mengenalmu dulu. Hari ini aku tersadar, bahwa aku tak seharusnya susah payah mengahpus kenangan-kenangan kita. Mungkin akan aku biarkan kenangan-kenangan itu tetap hidup dan menjadi jejak yang menuntunku untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi dari sebelumnya.

Apa salahnya jika kita sesekali menoleh ke belakang. Mana mungkin kita bisa memisahkan masa lalu dan masa depan sementara kedua hal ini bagaikan dua sisi mata uang yang tak bisa terpisahkan. Bahkan hari esok tidak bisa menjadi masa depan tanpa adanya hari yang berlalu sebagai kenangan ini.

Mengenal mu adalah suatu keindahan

Menyayangi mu adalah suatu kebahagiaan

Bersama mu adalah suatu impian

Dan melupakan mu adalh hal yang tak mungkin Ku Lakukan

Terkadang jika kita menoleh ke belakang kita akan bertanya-tanya dalam hati “mangapa dulu saya seperti itu, tidak seperti ini?” ataukah “mengapa saya dulu tidak mendengarkan kata-kata kedua orang tua kita?” dan masih banyak lagi. Tapi yang jelas sekarang kita sudah menyadarinya bahwa masa lalu kita itu tidak bisa di pisahkan dengan kehidupan kita saat ini. Karena di situlah kita akan mengetahui betapa buruknya kehidupan kita di masa lalu.

Dan untuk saat ini mungkin kita harus menjadi yang lebih baik dari sebelumnya, menjadi banggaan kedua orangtua, memiliki impian-impian yang sudah tercapai dan masih banyak lagi. Dan jadikanlah masa lalumu sebagai cerminan untuk masa depan yang akan engkau jalani ini.

Gravatar Image
Fitri Aulia Rahmah, itulah nama yang dikasih dari kedua orangtua saya. Hidup Adalah Pilihan! Seperti halnya memilih jurusan saat kita mau masuk sekolah, dengan pilihan yang kita pilih itu akan membawa kita ke dalam dunia yang sebenarnya atau dunia yang akan kita hadapi nantinya.

Leave a Reply