tidak-takut-pada-cinta
jangan jadikan hidupmu berhenti di masa lalu

Rasa Takut yang Berlebihan Akan Cinta, Mungkinkah Kamu Mengidap Philopobia?

Posted on

Kata cinta ketika pertama diucapkan pasti tidak akan ada habisnya untuk dibicarakan, bahkan semua orang akan merasa senang bila hidupnya dipenuhi dengan cinta seorang kekasihnya. Cinta adalah sebuah rasa yang diberikan tuhan untuk kita yang berupa kasih sayang, emosi dan masing-masing dari kita memiliki arti tersendiri dari kalimat cinta itu sendiri. Seperti penderita philophobia hal ini malah mengatakan sebaliknya karena baginya cinta itu bukanlah sesuatu yang indah. Kata Philophobia berasal dari yunani yaitu philo yang berarti cinta dan phobia yang berarti takut. Philophobia termasuk penyakit mental yang ada dalam diri seseorang yang mana dia takut untuk mencintai dan dicintai. Mereka yang menderita ini awalnya juga pernah merasakan mencintai dan dicintai akan tetapi bedanya dia lebih menghindari apa saja yang beralasan tentang cinta. Rasa takut yang berlebihan terhadap cinta membuat dirinya sulit untuk membangun atau menjalin suatu hubungan. Sesorang yang menderita phobia ini mempunyai alasan tersendiri mengapa ia bisa ketakutan bila mencintai ataupun dicintai. Misalnya seperti, ketakutan karena pernah dikhianati, ditinggal mati oleh kekasihnya sehingga membuat dia trauma untuk menjalin hubungan, karena kekerasan seksual, takut mengecewakan pasangannya, karena memiliki keluarga broken home. Dan masih banyak lagi alasan yang membuat dia takut untuk mencintai atau dicintai. Jika kamu ingin tahu apakah temanmu, saudaramu, orang disekitarmu atau bahkan dirimu sendiri mengidap philophobia kenalilah beberapa tanda seorang philophobia.

sad-couple
rasa takut yang memutuskan hubungan

Sulit Move On dari masa lalu

Seorang philophobia itu terlalu melihat ke belakang (masa lalu) dan selalu mengkhawatirkan dirinya yang di depan (masa depan). Mereka memang mudah untuk mengambil sebuah pelajaran di masa lalunya akan tetapi kekhawtiran yang ia dapat di masa lalu malah membuatnya rasa takut yang sangat berlebihan sehingga yang terjadi adalah dia tidak bisa menjalani kehidupan yang semestinya. Hal yang membuatnya berfikir tentang masa lalaunya mungkin terjadi karena dia pernah dikecewakan, kematian sang kekasih, pengkhianatan. Dan masih banyak hal yang bisa mereka alami dengan pengalaman yang terjadi pada dirinya. Oleh karena itu, lupakanlah masa lalu karena masa lalulah yang membuatmu terjerat dalam kepedihan sehingga kamu taku untuk melihat masa depan. Berfikirlah yang logis bahwa masa lalu itu biar berlalu karena semua itu sudah terjadi kamu tidak akan bisa terus hidup di masa lalu dan teruslah hidup lebih baik untuk masa depan yang indah. Sebenarnya tak apa kau mengingat masa lalumu akan tetapi datanglah ke sana hanya untuk memperbaikinya bukan malah menetap di sana.

pasangan
tak bisa melepaskan yang lama

Mindset yang salah

Mindset adalah pola pikir yang kita miliki, karena hal inilah yang menentukan kualitas hidup seseorang. Seorang yang mengidap philophobia memilki pola pikir yang salah tentang cinta. Karena mereka hanya melihat sisi negatifnya cinta saja sehingga membuat mereka tajut akan cinta, padahal cinta tidak selalu mendatangkan sisi negatif saja seperti yang mereka pikirkan. Mungkin mereka berfikir bahwa cinta selalu memberi luka, trauma serta membawa kesedihan dan menganggap cinta adalah hal yang bodoh. Meski pernah terlintas dalam dirimereka bahwa cinta itu indah dan mendatangkan kebahagiaan, tapi tetap saja bila mindset yang salah tentang cinta masih ada dalam dirinya mereka akan tetap merasakan ketakutan akan cinta.

Nervous terhadap lawan jenis

Nervous mungkin hal yang wajar ketika kita bertemu dengan lawan jenis kita. Tetapi seorang philophobia bukan hanya nervous saja jika harus berhadapan dengan lawan jenisnya akan tetapi juga merasa gugup bila berhadapan secara langsung, kebingungan, dan yang lebih parah adalah dia merasakan ketakutan yang berlebihan dan menimbulkan gejala seperti tangan dingin dan berkeringat, jantungnya berdetak lebih kencang dari biasanya, gemeteran, suhu badannya naik, dan tak mampu bergerak bahkan hal yang lainnya.

takut-jatuh-cinta
merasa aneh ketika bersamanya

Tidak mampu membuka hati untuk sesorang

Bagi seseorang yang baru patah hati mungkin memang sulit membuka hati untuk seseorang yang baru sehingga kamu banyak menolak sesorang yang mencintaimu atau bahkan yang kamu cintai. Menolak seseorang itu tidak apa hanya saja kamu harus punya lasan yang baik untuk menolaknya dan kamu harus memilih dari beberapa orang yang mencintaimu. Jika kamu terus saja menolak maka hidupmu akan terus sendirian dan kesepian. Menerima seseorang itu memang sulit namu tidak ada salahnya jika kamu berusaha untuk membuka hatimu untuk seseorang. Jangan sampai hidupmu terasa berhenti di masa lalumu karena kamu perlu membuka lembaran yang baru dihidupmu. Anggap saja hidupmu seperti buku disetiap lembaran yang terpenuhi oleh coretan-coretan dan kamu bisa berganti pada lembaran yang masih bersih.

philophobia
masih teringat masa lalu dan menolak yang baru

Berhati-hati ketika jatuh cinta

Mereka juga ingin merasakan jatuh cinta karena sebenarnya mereka juga ingin merasakan jatuh cinta. Akan tetapi seorang philophobia akan selalu berhati-hati ketika jatuh cinta karena pada dasarnya mereka tidak bisa menyimpulkan persaannya sendiri, yang dia rasakan itu benar-benar jatuh cinta atau hanya senang biasa mereka tidak biasa memastikan perasaan tersebut. Namun di sisi lain dia juga merasa sedih karena dia tidak bisa mencintai seseorang pada umumnya. Hal itu disebabkan karena dia dihantui perasaan takut yang berlebihan sehingga membuat dirinya tidak mudah percaya pada orang lain.

Takut ketika memilih pasangan yang tidak tepat

Keyakinan dalam suatu hubungan itu seperti sebuah komitmen, namun jika dalam hubungan ada keraguan maka itu adalah tanda bahwa dirimu benar-benar belum siap untuk mencintai dan menerimanya dengan ikhlas. Pada zaman sekarang ini memang sangatlah sulit untuk mencari seseorang yang benar-benar tepat untuk kita karena kita tidak boleh asal memilih, akan tetapi jangan sampai membuat dirimu terlalu berlebihan dalam memilih pasangan hingga membuat kamu takut. Karen dalam diri kita harus ditanamkan bahwa laki-laki yang baik maka akan mendapatkan wanita yang baik pula, begitu juga sebaliknya. Karena jodoh adalah cerminan dirimu sendiri. Jadi jangan terlalu ragu dan takut untuk memilih pasangan yang tepat jika dirimu sendiri adalah pribadi yang benar-benar  baik.

Kesulitan dalam menjalin suatu hubungan

Ketika kamu merasakan takut yang berlebihan maka akan membuat sulit untuk menjalin sebuah hubungan. Ketika kamu mengalami philophobia mungkin sangatlah sedih, kesal, bahkan bisa membuatmu depresi. Karena kamu akan merasa tersiksa ketika mencintai atau dicintai. Jika kamu memiliki pasangan bisa jadi pasanganmu itu risih dan hubungan kalian tidak berlangsung lama sehingga membuatmu enggan untuk menjalin hubungan lagi. Cinta yang harusnya indah malah membuatmu ketakutan akan cinta. Jika kamu benar-benar mencintai seseorang harusnya kamu mulai melawan rasa takutmu itu dan jangan malah menghindari orang itu. Karena ketakutanmu itulah membuat fobiamu kambuh.
Jadi mulailah untuk menerima seseorang dengan lapang dada akan tetapi tetaplah jaga dirimu agar fobiamu itu tidak kambuh lagi.

philophobia1
berujung pada perpisahan

Incoming search terms:

  • kenapa ada rasa takut jika ingin menjalin sebuah hubungan??
  • phobia takut mengecewakan
  • trauma di masa lalu karena berlebihan mencintainya
Gravatar Image
Saya hanyalah perempuan BIASA yang jauh dari kata SEMPURNA, tapi saya tidak akan membuat hidup saya menjadi biasa-biasa saja yang jauh dari kata sempurna. Saya akan membuat perjalanan hidup saya menjadi LUAR BIASA dan menjadikannya terlihat SEMPURNA.

Leave a Reply