isolated word plan with clipping path

Izinkan Aku Untuk Merencakan Masa Depanku Sendiri

Posted on

Langit sudah mulai redup, surya mulai menyingsing untuk menyambut kedatangan bulan, warna magenta dan jingga terlihat terlukis jelas dengan sedikit kilatan cahaya yang memancar. Tak ada sedikitpun yang bisa meruntuhkan niatku, hatiku sudah mantap. Tak ada sama sekali yang bisa memutar balik bahkan mengundurkan langkahku, satu milimeterpun. Tekadku sudah sangat bulat, anggap saja aku ini harimau yang kelaparan.

Jika kalian meminta agar aku menyerah dan membiarkan begitu saj, aku menjawab tidak! Aku tidak ingin menjadi orang yang gagal, kamu tahu? Kebanyakan orang yang gagal itu adalah orang yang tidak pernah tahu betapa dekatnya dia dengan keberhasilan tapi dia memutuskan untuk menyerah.

merencanakan-sesuatu

Ini adalah mimpiku. Biarkan aku bermimpi setinggi langit dan biarkan aku membuat roket untuk memjemputnya. Apa masalah buat kalian? Bukannya kalian juga punya mimpi?

Aku mengerti, kalian mungkin tidak akan pernah sependapat denganku. Bagaimana pun caranya, air dengan minyak tidak bisa bersatu kan?

Aku hanya menjadi seperti apa yang aku inginkan. Aku ingin menjemput mimpi kecilku, mimpi kecilku, dan mimpi kecilku lagi. Hingga aku mendapatkan mimpi besarku, dan saat itu aku tahu pula aku mempunyai secercah mimpi kecil yang tidak pernah ada lagi puncaknya. Kalian pasti akan menanyaiku kapan akan berakhir?, mana puncak mimpi kecilmu?, kapan kamu akan berhenti? Jawabannya tidak akan pernah.

Bukannya manusia itu terlahir dengan ketidakpuasan yang tidak ada batasnya? Sama dengan angka, dimulai dengan angka 1 dan kamu tidak akan menemukan akhir dari angka itu.

Aku mohon, izinkan aku untuk meraih mimpiku dengan rencana matang yang sudah aku persiapkan. Izin? Kepada siapa aku harus minta izin? Padahal kalian selalu mencoba berbagai cara agar langkahku terhenti. Kalau dilihat memang lucu dan aku sangatlah bodoh jika masih memperdulikan kalian.

Kalian anggap saja aku ini besi yang berkarat dan kalian sebagai amplas yang sangat mulus. Setiap kalian berkata dengan perkataan kosong yang memuakkan, kalian sedang mengamplas besi yang berkarat. Memang sakit. Tapi biarkan saja besi berkarat itu menikmati amplasnya. Ketika si besi sudah menjadi diri yang baru dengan mengkilat, amplas tidak akan pernah lagi digunakan.

Gravatar Image

Saya memiliki imajinasi yang cukup tinggi dan saya memiliki cita-cita untuk menjadi pengusaha muda. Selain itu saya juga memiliki keinginan untuk memberikan yang terbaik untuk ayah dan ibu.

Leave a Reply