keunikan suku sunda
keunikan suku sunda

INDONESIA : Keunikan Suku Sunda

Posted on

Suku sunda merupakan penduduk asli yang mendiami Pulau Jawa bagian Barat atau Jawa Barat dengan Ibukota  Bandung. “Kumaha?”, “mah”, “Teteh..”, “Akang..”, “atuh” adalah kata yang sering kita dengar dari kerabat ataupun teman yang asli sunda. Orang sunda memiliki keunikan yang tidak dimiliki oleh beberapa orang dari suku lainnya. Selain terkenal dengan cilok dan tahu bulat digoreng dadakan, orang sunda juga memiliki keunikan lain, lho. Apa aja sih? Yuk simak sama-sama.

KEUNIKAN SUKU SUNDA

Beberapa keunikan Suku Sunda sebagai berikut :

  1. Huruf F Diganti Huruf P

Mungkin sudah menjadi kebiasaan mayoritas orang sunda asli yang refleks mengubah huruf “F” menjadi huruf “P” saat bicara. Seperti contohnya pada dialog “ Kata siapa urang sunda teh gak bisa ngomong “F”?? Pitnahhh..!! “ . Itu semua bukan karna disengaja, hanya saja sudah menjadi kebiasaan yang memang sulit untuk dihilangkan. Jadi jangan heran jika berbicara dengan orang sunda asli yang sering merubah huruf “F” menjadi huruf “P”. Unik ya.

  1. Orang Sunda Identik Dengan Kata “Teh” Dan “Mah”

Orang Sunda asli sangat identik dengan kata “teh” dan “mah” saat bicara.  Mungkin kamu sudah sering mendengar kata itu saat bicara dengan teman kamu yang asli orang sunda. Kata “teh” dan “mah” menjadi tolak ukur seberapa gaulnya orang sunda!!

  1. Suku yang Humoris

suku yang humoris
suku yang humoris

Suku Sunda memang dikenal sebagai suku yang humoris. Banyak pelawak Indonesia yang asli orang Sunda, contohnya saja Sule Sutisna, Mang Saswi, Pohang, Soleh Solihun, Kang Didi, dll. Fakanya, pergaulan umum dengan orang sunda dipenuhi dengan gurauan dan candaan, mulai dari candan yang biasa saja, sampai yang bisa bikin ngakak.

  1. Mempunyai Kosa Kata Paling Banyak

Selain bahasa Sunda  dan aksaranya, bahasa sunda juga kaya akan pembendaharaan kata. Contohnya kata “makan” dalam bahasa sunda:

–          Emam ( biasanya digunakan oleh anak kecil kepada orang tuanya atau orang yang lebih tua, termasuk bahasa yang sopan).

–          Tuang ( biasa digunakan untuk orang tua, orang yang lebih tua dan dihormati, termasuk bahasa yang sopan).

–          Dahar ( biasa digunakan untuk yang sebaya, orang yang lebih tua kepada yang lebih muda,termasuk bahasa yang sedikit kasar).

–          Madang ( bahasa yang termasuk kasar).

–          Nyatu ( bahasa kasar tingkat 2, biasanya digunakan untuk hewan).

–          Jajablog (biasa digunakan untuk hewan).

Masih banyak lagi. Bagi kamu yang belajar bahasa sunda, harus hati-hati dalam penempatan kata, sesuaikan dengan lawan bicara mu.

Leave a Reply