Filosofi Mendaki Gunung dalam Kehidupan

Posted on

Kegiatan yang paling banyak di minati anak muda salah satunya adalah mendaki gunung. Selain merasakan keindahan yang langkah di atas gunung, mendaki gunung juga melatih fisik dan mental. Mendaki gunung juga mengajarkan kita tentang filosofi kehidupan.

mendaki

Sebelum mendaki, tetapkan tujuan terlebih dahulu. Begitu pula dalam hidup

Tujuan mendaki gunung itu berbeda-beda. Kamu harus bisa menilai kemampuan serta keinginan yang kamu miliki. Mendaki gunung tidak harus sampai di puncaknya, kamu juga bisa hanya ngecamp di separuh jalur pendakian, seperti halnya di Ranu Kumbolo yang ada di Gunung Semeru.

Hidup itu bagaikan naik gunung. Sebelum melakukan sesuatu, kamu harus menetapkan tujuan hidupmu. Tidak perlu untuk mencontoh orang lain, tetapkan saja sesuatu yang kamu yakin akan bisa tercapai. Kamu juga harus tahu benar apa keinginanmu yang akan membuatmu bahagia.

Siapkan rencana. Mulai dari peralatan hingga kondisi tubuh demi mencapai target yang ingin gapai

Mendaki gunung berbeda dengan berwisata ke taman hiburan. medan dan situasi yang akan kamu lewati tidak bisa di tebak. Untuk itu kamu perlu perencanaan yang matang. Mendaki yang tanpa direncanakan dengan matang bisa membunuhmu, jadi ini bukanlah perkara yang main-main.

Begitu pula dengan kehidupan. Kita memulai langkah harus dengan perencanaan yang matang agar semua bisa berjalan dengan baik-baik saja.

Mendaki juga bisa dilakukan dengan sendirian, namun akan lebih baik jika kamu berjalan dengan teman

Jika memiliki teman seperjuangan medan dan situasi yang berat akan terasa ringan. Lebih baik kamu mencari teman yang mau mendaki bersamamu. Untuk melangkah lebih cepat memang lebih sendirian tapi jika bersama teman akan melangkah lebih jauh.

Begitu juga dengan hidup. Meskipun kamu merasa sedang berjalan sendirian, di sisi lain kamu akan membutuhkan teman atau pedamping untuk menjalani hidup.

Kamu harus sadar bahwa ini bukan tentang menaklukan gunung tapi ini menaklukan diri sendiri

Kamu akan merasa ingin menyerah ketika tantangan dan situasi yang berat menghampirimu. Oksigen yang menipis, kelelahan dan hawa yang dingin membuatmu untuk menyerah. Kamu sadar, bahwa mendaki bukanlah tentang menaklukan alam tapi ini menaklukan diri sendiri.

Begitu juga dengan hidup. Untuk menjadi hebat bukan tentang menaklukan dunia dan seisinya, tapi menaklukan ego diri dan menguasai diri.

Untuk mencapai puncak tujuan butuh perjuangan dan perjuangan. Demikian pula dengan perjalanan hidup

Tujuanmu mendaki adalah bisa mencapai puncak gunung yang membutuhkan perjuangan dan pengorbanan yang tidak sedikit. Setiap pendaki akan merasakan hal yang seperti ini. Tidak ada batuan apapun untuk memudahkan perjalananmu.

Begitu juga dengan hidup. Di dunia ini tidak ada yang instan. Jika kamu ingin mencapai tujuan yang kamu inginkan, kamu harus berusaha dan berjuang. Banyak halangan dan rintangan yang harus kamu lewati agar bisa mencapai puncak kesuksesan.

Menjalani hidup sama dengan mendaki gunung. Kamu membutuhkan kerendahan hati, konsisten, strategi dan keteguhan hati agar sampai pada apa yang kamu inginkan.

Incoming search terms:

  • filosofi mendaki gunung
  • cowok gunung
  • gambar anak muda di atas gunung
  • gambar cowok sendirian
  • naik gunung
  • pendaki gunung
Gravatar Image
Saya memiliki imajinasi yang cukup tinggi dan saya memiliki cita-cita untuk menjadi pengusaha muda. Selain itu saya juga memiliki keinginan untuk memberikan yang terbaik untuk ayah dan ibu.

Leave a Reply