Bahaya Rokok
Bahaya Rokok

Zat Mematikan Yang Terkandung Dalam Rokok

Posted on

Bagi para pecandu rokok jika mendengar kata rokok pasti mereka beranggapan bahwa rokok merupakan suatu barang yang mereka anggap bisa saja. Akan tetapi perlu anda ketahui, bahwa rokok ialah barang yang terbuat dari bahan-bahan yang sangat berbahaya. Lebih baik tidak makan seharian daripada tidak merokok seharian, itulah pepatah para pecandu rokok.

Banyak yang telah mengetahui bahwa dampak yang ditimbulkan dari rokok sangatlah berbahaya, tapi ntah kenapa sampai sekarang mereka masih merokok. Padahal peringatan dilarang merokok tersebut dapat dijumpainya pada bungkus rokok, namun peringatan tersebut malah diabaikan olehnya.

Sebenarnya sebatang rokok yang anda anggap kecil dan remeh tersebut dapat membunuh anda tetapi anda tidak merasakan hal tersebut dikarenakan zat yang terkandung di dalam rokok berefek membunuh secara perlahan. Dimulai dari gangguan pernafasan hingga berujung pada kematian. Terdapat berbagai macam jenis zat kimia berbahaya yang terkandung di dalamnya, ediantara lain sebagai berikut ini.

1. Nikotin

 

Nikotin
Nikotin
Nikotin merupakan salah satu jenis racun berbahaya yang terdapat dalam rokok. Racun nikotin ini bertindak langsung ke otak, sehingga dapat merusak pada pemikiran maupun tubuh. 
Nikotin ini racun yang menyebabkan semua pengguna merasa ketagihan secara terus menerus. Bagi pecandu rokok, mereka tidak akan bisa meninggalkan rokoknya dikarenakan kandungan nikotin ini. Tanpa adanya nikotin maka akan terjadi gejala-gejala yang akan terjadi seperti merasa cepat marah, perasaan cemas atau gelisah serta akan merasakan banyak tekanan atau stres dalam bekerja.

Kelegaan yang dinikmati oleh pecandu rokok itu akan terasa sangat lega apabila anda menikmati satu batang rokok pertama dan untuk kemudian hari mereka pecandu rokok akan menikmati kembali dikarenakan munculnya rasa ketagian tersebut. Rasa nikmat yang timbul tersebut sebenarnya hanyalah sementara saja, untuk rasa rokok yang selanjutnya itu hambar. Dan tanpa anda sadari sebenarnya rokok ini mengakibatkan perubahan pada sel-sel otak perokok yang akhirnya timbullah rasa ketagihan tersebut.

2. Tar

Tar
Tar

Tar adalah bentukan dari senyawa kimia berbahaya yang mana zat kimia ini akan mengendap didalam paru paru. Dengan adanya zat kimia tar di dalam rokok ini, dapat mengganggu fungsi rambut rambut kecil yang melapisi permukaan paru-paru. Padahal rambut rambut kecil tersebut lah yang berperan dalam menyaring bakteri dan kuman serta menghambat berbagai racun yang berusaha masuk kejaringan paru paru.

Kandungan zat kimia ini memang sangat bebahaya, akan tetapi akan lebih bahaya lagi apabila kandungan tar digabungkan dengan zat kimia berbahaya yang lainnya seperti nikotin, hydrogen sulfide dan yang lainnya karena akan berdampak dua kali lipat atau bahkan tiga kali lipatnya lebih merusaknya pada tubuh.

Efek yang akan timbul dikarenakan adanya kandungan zat kimia tar di dalam rokok bermacam-macam. Mulai dari sesak nafas, mudah lelah, terasa cepat dehidrasi, batuk yang tak sembuh-sembuh dan juga menurunkan kekebalan tubuh.

3. Benzena

Benzene
Benzena

Benzene yang terdapat pada rokok sering juga dikenal dengan sebutan bensol. Bensol merupakan senyawa kimia organik yang mudah terbakar dan tidak berwarna.

Bensol ini merupakan senyawa rokok yang memiliki sifat karsinogen dan bisa merusak tulang sum-sum bagi pecandu rokok. Sifat karsinogen tersebut membahayakan organ reproduksi serta menurunkan jumlah sel darah merah dalam tubuh kita.

4. Sianida

Sianida
Sianida

Sianida merupakan senyawa kimia yang sangat berbahaya, sianida ini mengandung kelompok cyano. Zat berbahaya yang biasa disebut dengan HCN ini adalah senyawa berbentuk cairan yang mudah menguap.

5. Karbon Monoksida

Karbon monoksida
Karbon monoksida

Karbon monoksida merupakan bahan kimia beracun yang biasanya terdapat pada asap pembuangan mobil dan motor, akan tetapi perlu anda ketahui bahwa tidak hanya terdapat pada kendaraan bermotor saja. Karbon monoksida ini juga terdapa pada asap rokok, seperti yang anda lihat asap yang ditimbulkan rokok merupakan asap yang sangat beracun.

Jika dalam rumus kimia maka dijelaskan bahwa karbon monoksida ini tidak berbau, tidak beracun dan tidaak berwarna. Akan tetapi pada kenyataannya karbon monoksida yang terdapat pada rokok ini dihasilkan dari pembakaran yang tidak sempurna dari senyawa kkarbon. Karbon monoksida ini sangat bahaya apabila dihirup oleh pecandu rokok, akan tetapi karbon monoksida pada rokok akan lebih bahaya lagi apabila dihirup oleh orang lain karena akan berlipat dua kali lipat lebih bahaya dibandingkan sang perokok yang menghirupnya.

6. Metanol

Methanol
Methanol

Methanol adalah zat beracun dalam rokok yang biasa dikenal dengan sebutan metil alkohol. Methanol ini lah bentuk alkohol paling sederhana. Zat beracun ini biasanya digunakan sebagai bahan pendingin anti beku, pelarut, bahan bakar dan sebagai bahan additif bagi etanol industri.

Metanol diproduksi secara alami oleh metabolisme anaerobik oleh bakteri yang pada akhirnya produksi tersebut menghasilkan berupa uap metano dalam jumlah yang kecil di udara. Namun, setelah beberapa hari uap metaanol yang sedikit tersebut akan teroksidasi oleh oksigen dengan bantuan karbon dioksida dan air.

Karena metanol memiliki sifat yang beracun, metanol jadi sering digunakan sebagai bahan additif bagi pembuatan alkohol untuk penggunaan industri. Pada zaman dahulu metanol juga digunakan sebagai produk samping dari distilasi kayu.

7. Hydrogen Sulfide

Hidrogen sulfide
Hidrogen sulfide

Hidrogen sulfide merupakan jenis gas yang tidak berwarna, tidak beracun akan tetapi mudah terbakar danbau yang dimilikinya seperti bau telur busuk. Gas Hidrogen sulfide ini dapat timbul dari aktivitas biologis ketika bakteri mengurai bahan organik dalam keadaan tanpa oksigen seperti pada saluran pembuangan kotoran. Hidrogen sulfida juga dikenal dengan nama sulfana atau gas limbah.

Dengan mengetahu zat kimia berbahaya yang terdapat di dalam rokok diharapkan anda bisa mengurangi atau bahkan menghentikan kebiasaan merokok, sebelum zat kimia berbahaya tersebut masuk dan menyebar ke dalam tubuh yang mengakibatkan berbagai macam penyakit.

Disamping menyebabkan berbagai macam penyakit berbahaya seperti penyakit tipe kanker, penyakit jantung, penyakit pernapasan, penyakit pencernaan, efek buruk bagi kelahiran, dan emfisema, telah banyak riset yang membuktikan bahwa rokok sangat menyebabkan ketergantungan hingga berujung kematian.

Leave a Reply