seismometer
seismometer

Seismograf, Pengukur Getaran Dalam Bumi!

Posted on

Bumi adalah salah satu dari sekian banyak planet yang ada di susunan tata surya. Bumi terdiri dari beberapa lapisan hingga lapian terdalam salah satu lapisan bumi adalah batuan. Lapisan bumi yang paling dalam disebut inti bumi dan lapisan bumi yang paling luar disebut dengan  kerak bumi dan kerak bumi meiliki relief yang erbeda-beda hal ini akibat adanya dua buah tenaga yang membentuk permukaan bumi.

bumi
bumi

Tenaga tersebut bernama eksogen dan endogen. Eksogen adalah tenaga yang berasal dari luar bumi tenaga ini memanfaatkan air, angin, dan gletser untuk mengubah dan membentuk permukaan bumi. tenaga eksogen terbagi menjadi dua, yaitu sedimentasi dan erosi. Sedimentasi adalah proses pengendapan materi sedimen sedangkan erosi adalah pengikisan permukaan bumi).

Tenaga endogen adalah tenaga yang berasal dari dalam bumi tenaga ini berasal dari tekanan akibat adanya panas di dalam bumi. tenaga ini dibagi menjadi 3 yaitu tektonisme, vulkanisme, dan seisme. Tektonisme adalah perubahan bentuk muka bumi, akibat adanya tekanan yang menekan lapisan bumi). sedangkan vulkanisme adalah aktivitas magma dan gunung api (Seisme adalah gempa bumi.

Pengetian seisme

Seisme adalah bergetarnya permukaan bumi, karena adanya kibt vulkanik atau sedang ada proses lipatan atau patahan.

Gempa bumi adalah salah satu dari bencana yang sering terjadi di bumi dan gempa bumi juga terjadi karena pergeresan lempeng bumi. Pada beberapa waktu silam Indonesia sering mengalami gempa bumi karena pergeseran dua lempeng yang menyamping di sepapanjang sesar sehigga gempa bumi terjadi bahkan bukan hanya gempa bumi, namun dampaknya juga terjadi tsunami sangking kuat nya gempa bumi d darat  dan di laut.

Gempa bumi adalah getaran, sehingga menghasilkan gelombang. Gelombang gempa bumi dibagi menjadi dua, yaitu hiposentrum dan episentrum Hiposentrum adalah titik pusat gempa. Semakin dekat dengan lokasi hiposentrum, maka gempa akan semakin terasa. Hiposentrum berada di dalam bumi. hiposentrum merupakan gelombang elastik yang ada di dalam bumi.

Episentrum adalah medium yang meneruskan getaran atau gelombang yang dikeluarkan episentrum. Semakin jauh dari hiposentrum, maka episentrum akan semakin rendah. Episentrum berasal dari gelombang hasil rambatan hiposentrum, dan berada di dalam permukaan bumi.

Seisme tidak dapat diprediksi kejadiannya. Akan tetapi kekuatan getaran serta lokasi dari hiposentrum dapat diprediksi memakai alat bernama seismometer. Seismometer adalah alat pengukur getaran gempa bumi, dan dipakai untuk melihat kekuatan gempa yang terjadi.

Seismometer

Gempa bumi adalah peristiwa alam yang tidak bisa dipediksi kapan akan terjadinya. Akan tetapi, dengan bantuan alat, gempa bumi dapat diukur dari kekuatan getaran serta lokasi dari hiposentrum, dan alat tersebut diberi nama Seismometer. Seismometer adalah alat untuk mengukur getarn tanah untuk mencari sumber gempa, kekuatan dan kedalaman gempa. Seismometer ini sangat sensitif ,meskipun hanya dengan getaran di tanah.

seismometer
seismometer

Seismometer saat pertama kali di buat, memakai alat optik atau hubungan mekanis untuk menyeimbangkan getaran, lalu mencatatnya dalam kertas. Akan pada jaman moderen seperti sekarang, seismometer memakai perangkat listrik. Dimana elektro meagnetik digunakan sebagai alat untuk mengukur, dan mencatatnya dalam bentuk digital. Pengemat gempa bumi biasanya memakai 3 alat ukur untuk mengukur getaran di bumi. tiga alat ukur tersebut untuk mengukur getaran dari segala arah. 3 alat ukur tersebut adalah utara – selatan (y- axis), timur – barat (x- axis), dan vertikal (z- axis). Jika seorang ilmuwan hanya memakai satu alat ukur, maka gerakan tersebut berupa gerakan vertikal. Sedangkan gerakan horizontal bertipe ke segala arah, oleh karena itu memakai minimal 2 alat ukur.

Cara Kerja Seismometer

Seismometer adalah alat untuk mengukur getaran bumi. getaran bumi memiliki dua macam bentuk, yaitu getaran vertikal dan getaran horizontal. Setiap getaran memiliki karakter yang berbeda, oleh karena itu alat yang di pakai juga berbeda. Terdapat dua macam seismometer, yaitu seismometer untuk mengukur getaran vertikal dan seismometer untuk mengukur getaran horizontal. Pada seismometer sederhana, dalam mengkur menggunakan bantuan pendulum. Setiap pendulum di pasang dengan cara yang berbeda tergantung pada getaran gempa tersebut.

A.Getaran Horizontal

Untuk mengukur getaran horizontal, membutuhkan pendulum horizontal. Pendulum horozontal adalah pendulum yang akan bergerak kenan dan kiri untuk mengukur getaran dari gempa bumi. di bawah daru pendulum tersebut, terdapat pena untuk mencatat hasil pengukuran dari seismometer ini. Akan tetapi, alat seismometer sederhana ini tidak mampu mengukur getaran yang memiliki frekuansi rendah.

Sehingga tidak dapat mengukur dan mencatat getaran yang merupakan getaran dari gempa bumi dengan sekala yang rendah. Oleh karena itu, seismometer sederhana ini dimodifikasi dengan memakai inverted pendulum. Inverted pendulum adalah pendulum yang di pasang pada sebuah pegas. Saat terjadi getaran, pegas akan meredam getaran, sehingga pendulum dapat mengukur getaran dengan frekuensi yang kecil.

B.Getaran Vertikal

Untuk mengukur gerakan vertikal, dibutuhkan bebam. Selain itu membutukan pegas, dan jarum yang nanti akan menunjukkan skala. Prinsip kerjanya adalah beban digantung pada sebuah pegas, dengan sisi pegas lainnya digantung di tempat lain. Saat terjadi getaran vertikal, pegas akan memanjang dan memendek. Saat pegas memanjang dan memendek, fungsi dari beban adalah untuk mempertahankan pegas dalam keadaan inersia. Inersia adalah kelebaman akibat pegas yang bergerak. pegas akan bergerak naik dan turun sesuai getaran yang di rasakan. Saat pegas bergerak naik dan turun, jarum pada alat seismometer ini akan bergerak, dan menunjukkan pada skala yang telah dipersiapkan.

Semakin maju teknologi, seismometer mengalami banyak perubahan. Seismometer digital yang dipakai sekarang, mampu mengukur getaran hingga frekuensi yang tidak akan mampu dirasakan oleh manusia. Selain itu, seismometer moderen, mampu mencatat getaran horizontal maupun vertikal sekaligus. Sehingga tidak membutuhkan dua seismometer untuk mengukur dua getaran di bumi.

Skala Pada Seismometer

Seismometer sebagai alat ukur, membutuhkan skala dalam mengukur tingkat dan besar getaran yang dihasilkan dari gempa bumi. Di dunia, terdapat dua skala yang hingga sekarang di pakai sebagai acuan oleh para ilmuwan untuk mengukur getaran yang ada di bumi. skala tersebut adalah skala richter dan skala mercalli.

A.Skala Richter

Skala richter adalah skala yang di pakai untuk mengukur besar dari getaran yang dihasilkan oleh bumi. dalam membuat tabel skala, dikai sistem logaritma. Sehingga terdapat perbedaan 10 kali lipat lebih besar, antara skala yang satu dengan skala yang berada di atasnya. Skala richter juga biasa disebut sebagai skala richter terbuka. Bentuk skala dari skala richter adalah:

  • 1 – 3 : Getaran tidak terasa
  • 3 – 3,9 : Mulai terasa, tapi hanya di sekitar pusat gempa
  • 4 – 4,9 : Getaran terasa di luar pusat gempa, jendela mulai bergetar
  • 5 – 5,9 : Manusia mulai sulit berdiri, kaca mulai pecah
  • 6 – 6,9 : Batu, bangunan tinggi, dan bangunan lemah mulai rubuh
  • 7 – 7,9 : Tanah longsor dan tanah mulai retak
  • 8 – … : Menyebabkan kerusakan yang fatal dalam radius seratus meter dari pusat gempa.

B.Skala Mercalli

Skala mercalli adalah skala yang dipakai untuk mengukur tingkat intensitas getaran. Selain itu, skala mircelli digunakan untuk mengukur pengaruh gempa bumi terhadap manusia, binatang, bangunan dan jalan yang ada disekitarnya. Pada skala mircelli, memakai angka romawi sebagai skala pengukurnya. Skala ini tidak memakai algoritma, skala ini hanya melihat pada dampak yang di hasilkan. Bentuk dari skala mercalli adalah:

  • Hanya dapat dirasakan oleh seismometer
  • Hanya dirasakan d sekitar pusat gempa
  • Mulai di rasakan oleh beberapa orang
  • Mulai dirasakan banyak orang, perabotan mulai pecah, kaca mulai pecah
  • Binatang mulai ketakutan, bangunan mulai bergoyang
  • Benda- benda mulai berjatuhan
  • Dinding mulai retak
  • Barang- barang mulai bergeser
  • Masyarakay menjadi panik, tanah mulai longsor
  • Bangunan mulai rubuh, tanah mulai retak
  • Retakan tanah makin melebar
  • Bangunan hancur.

Demikian lah sedikit pengertian mengenai Seismometer, Semoga bermanfaat!

Gravatar Image
Beauty Army Of Allah

Leave a Reply