10 Candi Peninggalan Kerajaan Majapahit Yang Menyimpan Berjuta Pesona

Posted on

Seperti yang kita ketahui bahwa kerajaan majapahit adalah kerajaan terjaya dimasanya. Tentu saja peninggalan yang mereka tinggalkan pun juga banyak dijumpai. Selain itu, kerajaan majapahit adalah kerajaan terbesar dinusantara, daerah kekuasaanya meliputi pulau jawa, sumatra, kalimantan, sampai kesemenanjung malaya. Adapun puncak kejayaan kerajaan majapahit pada masa raja Hayam Wuruk yang berkuasa dari tahun1350-1389 masehi. Kerajaan majapahit merupakan kerajaan Hindu-Budha terakhir di Nusantara.

Saat ini peninggalan kerajaan majapahit banyak dijumpai dalam bentuk candi dan patung, namun saat ini kita akan membahas candi peninggalan kerajaan majapahit yang banyak kita jumpai disekitar pulau jawa. Berikut adalah beberapa candi peninggalan kerajaan majapahit yang masih saat ini masih berdiri kokoh.

1. Candi Tikus

Hasil gambar untuk Candi Tikus
Candi Tikus

Candi tikus? Berarti banyak tikusnya dong? Jangan berpendapat seperti itu dulu. Jadi candi memang merupakan peninggalan kerajaan majapahit. Candi ini ditemukan dalam keadaan terkubur dalam tanah, saat ditemukan ternyata candi ini dipakai oleh tikus sebagai ramah mereka, maka dari itu candi ini dinamakan candi tikus. Candi ini bertempat di desa Temon, kecamatan Trowulan, kabupaten Mojokerto Jawa Timur.

Banyak arkeologi memperkirakan bahwa dulunya candi tikus ini digunakan mandi keluarga kerajaan namun ada juga yang mengatakan kalau dulunya candi tikus adalah tempat penampungan air untuk rakyat trowulan. Namun adanya menara yang membuat para arkeologi sepakat kalu candi tikus ini dulunya adalah sebuah tempat pemujaan.

2. Candi Brahu

Hasil gambar untuk Candi Brahu
Candi Brahu

Candi brahu adalah salah satu candi peninggalan kerajaan majapahit, candi ini bertempat di desa Bejijong, kecamatan Trowulan kabupaten Mojokerto Jawa Timur. Nama brahu diambil dari kata wharu atau wanaru, nama ini didapatkan dari sebutan bangunan suci yang disebutkan dalam prasasti Alasantan yang ditemukan ditempat yang tak jauh dari candi brahu.

Di dalam prasasti juga mengatakan bahwa candi brahu adalah tempat pembuangan abu jenazah para raja, namun sampai saat ini jenazah kerajaan belum ditemukan. Ada yang mengatakan jika abu orang hindu di masukan di dalam candi brahu maka suatu keberhasilan bagi keluarga jenazah untuk membuang abu jenazah itu kedalam candi brahu.

 3. Gapura Wringin Lawang

Hasil gambar untuk Gapura Wringin Lawang 
Gapura Wringin Lawang

Gapura wringin lawang ini terletak di desa Jatipasar kecamatan Trowulan kabupaten Mojokerto. Candi ini berdiri abad ke 14 mesehi. Kebanyakan orang mengatakan kalau candi ini dibentuk sebagai jalan menuju bangunan bangunan penting kota majapahit.

4. Gapura Bajang Ratu

Gambar terkait
Gapura Bajang Ratu

Gapura bajang ratu ini mungkin termasuk gabura terbesar dimasa kerajaan majapahit, gapura ini terletak tak jauh dari candi tikus yaitu berada didesa Temon, kecamatan Trowulan, kabupaten Mojokerto Jawa Timur. Bangunan ini berfungsi sebagai pintu masuk untuk memperingati wafatnya Raja Jayanegara. Namun pada semasa hidupnya Raja Jayanegara gapura ini digunakan untuk pintu belakang kerajaan majapahit. Ini juga dibuktikan dengan adanya relief Sri Tanjung yang artinya pelepasan.

5. Candi Sukuh

Gambar terkait
Candi Sukuh

Candi ini juga merupakan salah satu candi peninggalan kerajaan majapahit yang berada di desa Berjo kecamatan Ngargoyoso kabupaten Karanganyar Jawa Tengah. Candi ini dianggap kontroversial karena banyaknya patung disana yang menunjukan organ intim manusia.

6. Candi Cetho

Gambar terkait
Candi Cheto

Candi cetho ini merupakan candi bercorak hindu yang juga merupakan candi peninggalan kerajaan majapahit. Candi ini bertempat di desa Cetho kecamatan Gumeng kabupaten Karanganyar Jawa Timur. Candi biasa dipakai oleh warga setempat untuk tempat berziarah dan untuk agama hindu biasa dipakai sebagai tempat pemujaan. Namun terkadang sebagai tempat pertapaan bagi warga yang memiliki kepercayaan kejawen.

7. Candi Wringin Branjang

Gambar terkait
Candi Wringin Branjang

Candi yang memiliki artistikyang paling sederhana, dimana candi ini tidak memiliki kaki candi namun hanya memiliki badan dan atap candi. Diduga candi adalah candi peninggalan kerajaan majapahit yang digunakan sebagai tempat penyimpanan alat alat upacara dan sejenisnya.

8. Candi Pari

Gambar terkait
Candi Pari

Candi ini berada di desa Pari kecamatan Porong kabupaten Sidoarjo Jawa Timur. Candi nini dibentuk untuk memperingati dan mengenang hilangnya adik angkat dan seorang sahabat dari salah satu putra Prabu Brawijaya yang menolak untuk tinggal di kerajaan majapahit.

9. Candi Surawana

Hasil gambar untuk Candi Surawana
Candi Surawana

Candi surawana ini dalah candi bercorak hindu yang terletak didesa Canggu kecamatan Pare kabupaten Kediri Jawa Timur. Candi ini dulunya adalah milik dari raja Bhre Wengker bawahan dari raja Hayam Wuruk Majapahit. Bahkan dalam ceritanya raja Hayan Wuruk pernah mengunjungi candi surawana dan menginap di candi tersebut. Namun candi ini sekarang sudah tidak utuh lagi.

10. Candi Jabung

Gambar terkait
Candi Jabung

Candi ini terlatak didesa Jabung, kecamatan Paiton, kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Sebelumnya raja Hayam Wuruk pernah mengunjungi candi ini pada kunjungannya kerajaan seluruh Jawa Timur. Candi ini juga merupakan tempat pemakaman Bhre Gundal salah seorang keluarga raja.

Itulah beberapa candi peninggalan kerajaan majapahit yang sampai saat ini masih berdiri kokoh. Ternyata peninggalannya cukup banyak bukan. Jadi bangga nih sebagai generasi anak Mojokerto. Harus selalu tanamkan rasa cinta terhadap tanah kelahiran. Selalu mengenang semua jasa jasa para nenek moyang kita. Oke sekian artikel kami semoga bermanfaat.

Leave a Reply