Inilah Beberapa Eksekusi Mati Tersadis Sepanjang Sejarah

Posted on

Seperti yang kita ketahui, seseorang yang melakukan kejahatan atau melanggar hukum pasti akan mendapat hukuman. Terlebih jika kita melakukan kejahatan sampai melewati batas, yang mana kejahatan tersebut tidak bisa dibayar dengan apapun kecuali dengan eksekusi mati.

Namun tahukah anda, jika ternyata eksekusi mati sudah ada sejak zaman dahulu. Caranya pun juga lebih sadis dan bahkan sangat sadis dan bisa jadi ini adalah eksekusi yang paling tidak manusiawi sepanjang sejarah.

Inilah beberapa eksekusi mati tersadis sepanjang sejarah menurut gedubar, simak yuk.

1. Penyiksaan Tikus

Gambar terkait
Penyiksaan Tikus

Hukuman ini memang sangat di takuti pada zamannya yakni pada zaman Elizabeth, eksekusi ini dilakukan oleh umat katolik. Bisa dibilang eksekusi ini sangat murah, maksudnya tidak membutuhkan banyak alat. Biasanya terdakwa akan diikat kedua kakinya dan kedua tangannya, sebelumnya tikus yang ada dikandang itu kandang dipanaskan dengan arang.

Sampai pada akhirnya tikus itu kepanasan dan ingin mencari jalan keluar. Dan keadaan seperti itu juga kandang yang berisi tikus itu ditempatkan kalau nggak dikepala diperut terdakwa tergantung hukuman yang dia kerjakan. Saat ditempatkan di badan terdakwa kandang tikus itu sengaja dibagian bawah diberi lubang lalu dibuka lubang itu. Secara otomatis tikus itu akan keluar melalui lubang itu dan mengrogoti tubuh terpidana dengan sangat sadis.

2. Merebus Manusia

Gambar terkait
Merbus Manusia

Hukuman ini juga tak kalah sadisnya, biasanya hukuman ini dipraktekan dinegara bagian eropa, terdakwa ditelanjangi lalu didudukkan didalam kuali besar yang berisikan air mendidih atau air asam mendidih atau minyak yang didihkan, itu semua juga tergantung kesalahan yang terdakwa lakukan. Biasanya terdakwa mati karena kepanasan yang luar biasa dan ini sangatlah kejam.

3. Lingchi

Hasil gambar untuk gambar eksekusi Lingchi
Lingchi

Hukuman ini telah dipratekkan di negara china pada zaman 900 masehi. Metode ini termasuk eksekusi yang biadab dan banyak dilakukan oleh masyarakat tiong hoa. Arti dari Lingchi sendiri menurut bahasa china adalah kematian dari 1000 potongan. Mendengar arti dari eksekusi itu pastinya anda sudah membayangkan bukan bagaimana bentuk dari hukuman lingchi itu. Yap, terdakwa akan dipotong diiris bagian organ tubuhnya dalam keadaan hidup hidup, dan sentuhan terakhir terdakwa akan di tusuk jantung dan hatinyan lalu setelah itu kepalanya dipotong.

4. Flying

Hasil gambar untuk gambar eksekusi Flying
Flying

Hukuman ini juga tidak kalah sadisnya, bayangkan saja jika kulit anda harus dikuliti dengan pisau yang tajam. Benar, inilah yang dirasakan oleh terdakwa di timur tengah dan afrika sekitar 1000 tahun yang lalu. Biasanya terdakwa akan dipaku bagian kaki dan tangannya diatas meja lalu para eksekutor menguliti terdakwa dan salah satu eksekutor ada yang membawa garam untuk menaburkan pada tubuk terdakwa. Benar benar tidak bisa membayangkan sakitnya. Hukuman ini pada zamannya sangat ditakuti karena hukuman ini juga tidak pandang bulu dan semuanya berhak mendapat hukuman ini jika ia memang terbukti bersalah.

5. Eksekusi Gajah

Gambar terkait
Eksekusi Gajah

Eksekusi ini dilakukan oleh masyakat india dan asia selatan sejak zaman dahulu. Biasanya eksekusi gajah ini adalah meremukkan badan terdakwa dengan cara gajah menginjah injak  tubuh terdakwa sampai mati. Kalau nggak gajah menginjak pada kepala terdakwa tergantung kesalahan yang diperbuat. Gajah yang didatangkan juga tidak sembarang gajah. Biasanya gajah eksekusi memang sudang dilatih dalam pembuhan. Mulai dari pembunuhan perlahan hingga yang paling cepat yakni dengan cara membanting terdakwa dengan lemparan yang jauh dan dalamhitungan 1 detik terdakwa suah bisa mati.

Itulah beberapa eksekusi tersadis sepanjang sejarah yang mungkin tak terlupakan karena tercantum dalam sejarah.Namun seiring dengan berjalannya waktu, eksekusi yang seperti itu sudah tidak lagi ada. Tapi dengan eksekusi kejam yang seperti itu, memberikan efek jera tersendiri bagi orang orang yang hidup pada zaman itu. Itu juga yang membuat orang zaman dahulu lebih takut untuk bertindak kejahatan dibandingkan dengan orang zaman sekarang.

 

Leave a Reply