bermain dengan bernyanyi
bermain dengan bernyanyi

Bermain sambil Bernyanyi sangat Penting bagi Anak Usia Dini

Posted on

Pendidikan pada anak yang masih usia dini merupakan pendidikan yang memiliki tujuan, yaitu untuk mengembangkan pribadi pengetahuan, keterampilan, yang merupakan pendidikan dasar. Selain itu, juga untuk mengembangkan diri secara utuh sesuai dengan asas pendidikan sedini mungkin dan sepanjang hayatnya. Pembinaan yang diberikan kepada sang anak sejak dari lahir sampai dengan umur enam tahun yang di lakukannya melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut. Hal ini merupakan pendidikan anak usia dini.

pendidikan anak usia dini
pendidikan anak usia dini

Salah satu dasar pembelajaran bagi anak adalah menyimak, yaitu proses kegiatan mendengar dengan penuh perhatian, pemahaman, untuk memperoleh informasi, menangkap isi serta memahami makna komunikasi yang tidak disampaikan oleh pembicara melalui bahasa lisan.

Menurut penelitian, sangatlah penting untuk menyimak bagi anak usia dini. Keterampilan menyimak anak usia dini merupakan keterampilan yang paling besar di bandingkan dengan keterampilan-keterampilan yang lain. Hal ini membuktikan bahwa sangatlah penting keterampilan dalam menyimak untuk individu. Karena, di setiap harinya aktivitas individu dalam kehidupan sehari-hari terkait dengan keterampilan menyimak.

Kemampuan menyimak pada anak yang masih usia dini dapat dikembangkan dengan cara yang tidak memaksa, bahkan sebaliknya dapat menyenangkan pada anak. Bernyanyi, bermain, dan bercerita, merupakan cara yang dapat diperoleh pada anak.

Bermain merupakan salah satu konsep yang tidak mudah untuk di jabarkan. Mayoritas orang seringkali mendengar kata-kata bermain. Bahkan mereka sering melakukan permainan, namun sangat sering orang-orang belum mampu untuk memberikan definisi bermain.  Menurut pendapat Elizabeth Hurlock bermain adalah kegiatan yang dilakukan untuk kesenangan yang ditimbulkan tanpa mempertimbangkan hasil akhir. Menurut Friedrich Froebel, konsep bermain merupakan proses belajar bagi anak usia dini. Bermain dengan pimpinan, bernyanyi, pekerjaan tangan, atau keterampilan bersosialisasi merupakan proses belajar sambil bekerja. Dan masih banyak lagi menurut penelitian yang lainnya.

bermain
bermain

Dapat diambil kesimpulannya bahwa bermain merupakan keseluruhan aktivitas yang dilakukan oleh setiap individu yang sifatnya menyenangkan yang berfungsi untuk membantu individu mencapai perkembangan yang utuh.

Berdasarkan perspektif psikologi, perkembangan pada masa dini, memiliki pengaruh kuat terhadap kepribadian kepribadian di masa dewasa. Maka dari itu, awal kehidupan manusia, perlu dikembangkan kepribadiannya secara optimal.

Semakin dini dalam penanganan dan bentuk rangsangan yang dilakukan oleh orang tua/pakar pendidik terhadap anaknya maka hasilnya juga akan semakin baik. Begitu juga sebaliknya, semakin lambat anak mendapatkan penanganan dan bentuk-bentuk dari rangsangan yang baik, maka semakin buruk pula hasilnya.

Bermain berfungsi untuk memelihara ego pada anak-anak. Hal ini dapat di pahami, bahwa anak yang sedang bermain merasakan senang sehingga dengan terpaksa dia harus mempertahankan pada kesenangannya, atau sebaliknya dia akan memelihara ego nya secara proporsional. Sehingga menimbulkan rasionalitas dan tenggang rasa terhadap anak lainnya. Peran bermain dalam perkembangan sosial anak untuk mengatasi pengalaman traumatik dan keluar dari frustasi.

Di saat bermain, anak akan menentukan pilihan, contohnya mereka akan memilih apa yang akan dimainkan, di mana mereka akan bermain, dan dengan siapa saja mereka akan bermain. Semua pilihan yang di tentukan oleh anak akan membantu terbentuknya gambaran tentang diri mereka, dan membuat mereka mampu untuk mengendalikan diri.

Permainan akan mendorong berkembangnya sang anak pada keterampilan fisik sosial dan intelektual. Perkembangan keterampilan sosial dapat terlihat dari cara anak mendekati, bersama dengan orang lain, berkompromi, dan bernegoisasi. Jika anak mengalami kegagalan saat melakukan suatu permainan, hal ini akan membantu mereka untuk menghadapi kegagalan dan mengelolanya pada saat mereka benar-benar harus bertanggung jawab.

Ketika bermain, anak akan mengekspresikan pengetahuan yang di milikinya sekaligus mendapatkan pengetahuan yang baru. Lewat permainan pun orang tua dapat semakin mengenal anak dengan mengamati saat bermain. Dan orang tua pun dapat menemukan kesan-kesan dan harapan anak terhadap orang tua serta keluarganya.

bermain sambil bernyanyi
bermain sambil bernyanyi

Secara mendasar, bermain sambil bernyanyi mempunyai efek membangun yang sangat luar biasa bagi seorang anak. Salah satu hal yang menarik adalah bermain sambil menyanyi tenyata sangat baik untuk kesehatan anak. Dapat menyehatkan pada jantung dan paru-paru. Mengapa demikian? Karena bermain sambil bernyanyi merupakan sebuah aktivitas senam yang mampu meningkatkan pasokan oksigen ke aliran darah di seluruh tubuh dan meningkatkan pada efisiensi system kadiovaskular (jantung).

Selain bermanfaat untuk kesehatan fisik, bermain sambil bernyanyi juga memiliki manfaat yang sangat baik bagi kesehatan psikis dan psikologis anak. Dengan bermain sambil bernyanyi, maka perasaan anak akan terekspresikan, menjadi lebih lega, dan bersemangat lagi. Bermain sambil bernyanyi mampu membuat perasaan yang lebih baik. Di karenakan lepasnya hormone endorfin keseluruh tubuh saat anak bernyanyi dengan ceria.

Sekian dari artikel Tim Gedubar yang kami sampaikan.

Semoga bermanfaat untuk kehidupan kita semua.

Berjumpa lagi dengan artikel berikutnya ya.

Leave a Reply