menatap masa depan yang jauh

Teruntuk Masa Depanku, dari Masa Lalumu

Posted on

Hari ini masih sama dengan hari kemarin. Masih dengan sebuah layar dan sebuah mesin ketik yang saling terhubung dengan keadaan yang selalu sama yang diiringi musik indah yang melantunkan nada-nada indah seakan membawaku ke masa depanku dan seakan terasa nyata di depan mataku sebuah masa depan yang indah yang aku telah harapkan dari sekotak layar ini yaitu sebuah impian gadis biasa yang menginginkan kesuksesannya diusia yang masih muda. Apakah dia benar-benar sukses di sana? Jawablah pertanyaan singkat ini dengan jawaban yang benar-benar aku inginkan.

masa-depan
hai, masa depan? apa kabar?

Hai masa depanku? Kamu adalah sosok yang sangat aku tahu. Bagaimana bisa kau menjadi sukses seperti sekarang dari sebuah harapan yang dulu kau impikan. Padahal dulu kau masih pelajar yang selalu penasaran, dan kau selalu menginginkan persahabatan yang indah, dan kau mencitai seseorang yang bahkan dia tidak pernah melihat ke arahmu bahkan seseorang itu tak mengenalmu tapi kau tetap menyebut namanya dalam do’a dan mengharapkan kebaikan berada padanya hingga kau lupa akan apa yang kau impikan. Lalu sejenak kau berfikir untuk apa kau mendo’akan sosok yang tak mengenalmu itu. Namun niat untuk tidak mendo’akannya lenyap oleh hati yang selalu menginginkannya dan logika untuk tidak memilikinyapun hilang dengan sendirinya yang terkalahkan oleh hati itu sendiri. Lalu apa yang terjadi dengan do’a yang selalu kau panjatkan kepadanya itu? Apakah dia mengetahui keberadaanmu? Jika tidak mengapa kau tetap mendo’akannya? Apakah kau tidak takut jika kesuksesanmu itu hancur olehnya? Lalu apa kata ayah, ibu dan keluarga yang mendukungmu tentang kesuksesanmu yang hancur itu? Apakah tidak ada penyesalan dalam hidupmu nanti? Hai, masa depan jawablah pertanyaan menyedihkan ini dari masa lalumu.

masa-lalu
hai, masa lalu? apa kabar?

Hai masa lalu? Kamu adalah sosok yang harusnya tak perlu kuceritakan lagi dalam kehidupanku sekarang ini. Tidak apa-apa setidaknya aku sekarang tahu perjuanganku dulu sangatlah berat tidak seperti sekarang. Hai, aku yang dulu ingatlah kesuksesanku ini datang karena aku bersungguh-sungguh dan aku selalu berdo’a kepada tuhan dan aku meminta restu ayah dan ibuku. Kau ingin tau mengapa aku tetap mendo’akannya? Itu karena aku benar-benar ingin memilikinya karena aku adalah wanita yang memakai hati bukanlah logika meski sebenarnya logikalah yang sering benar. Tapi kenyataannya aku tak bisa mengalahkan logikaku. Aku tak oerduli apakh dia mengetahui keberadaanku atau tidak, yang pasti satu dari do’a ku telah terjawab danaku akan tetap mendo’akannya. Karena aku yakin do’a ku akan didengar dan dijawab oleh tuhan. Karena sesungguhnya tuhanlah yang telah membuatku mewujudkan harapan dan impianku dulu. Dan kesuksesan ini kutunjukan pada sosok yang dulu pernah aku bentak, pada sosok yang pernah menghidupiku yang sering memberiku uang saku, sosok yang cintanya tak ada bandingannya. Merekalah yang membuatku kembali tersenyum dari keterpurukanku merekalah yang selalu mendukungku dan sekarang aku membuatnya mengukir senyuman yang indah pada wajah yang sudah keriput itu dan aku akan tetap mengingat serpihan masa laluku dalam hidupku di masa depan ini.

Terima kasih untuk tetap bertahan dalam perihnya kehidupan di masa laluku.
Salam dari masa depanmu.

Incoming search terms:

  • masa depan
  • aku tak punya masa depan
  • gambar Masa depan indah
  • Kamu adalah penggagas masa depanmu sendiri
  • kata kata menatap ke depan
  • menatap jauh
Gravatar Image
Saya hanyalah perempuan BIASA yang jauh dari kata SEMPURNA, tapi saya tidak akan membuat hidup saya menjadi biasa-biasa saja yang jauh dari kata sempurna. Saya akan membuat perjalanan hidup saya menjadi LUAR BIASA dan menjadikannya terlihat SEMPURNA.

Leave a Reply