balita penghafal quran
balita penghafal quran

3 Anak Hafidz Quran, Apa yang di Lakukan oleh sang Ibu saat Hamil?

Posted on

Ingin punya anak hafal Quran? Caranya sangat mudah bagi sang ibu untuk putra-putrinya. Apakah Anda masih ingat cerita kisah tentang pasangan suami istri asal Bandung dengan putra-putrinya yang membanggakan sebab semua adalah sang penghafal Quran. Sampai akhir kisah perjalanan hidupnya dan rahasianya dituangkan kedalam buku 10 Bersaudara Bintang Alquran.

Ada juga kisah keluarga yang memiliki putra-putri hafidzul quran. Lampung, dalam kota ini terdapat sepasang suami istri yang mana mereka telah dikaruniai anak yang shalih dan shalihah. Lebih bangganya lagi, 3 anak tersebut sudah hafal quran 30 juz. Padahal beberapa anak lain masih tengah merintis untuk menjadi hafidz quran. Dalam kisah tersebut, siapa sih yang di ceritakan?

Yaitu Neny Suswati, dia hanyalah seorang ibu rumah tangga dan juga seorang blogger asal dari Bandar Lampung. Dengan sang suami, Rosyidin keduanya telah mencetak generasi muda Islam yang unggul. Yaitu penghafal quran, atau pada umumnya di sebut dengan Hafidz Quran. Sangat wajar bila mereka bahagia, sebab kita tahu bahwa betapa besarnya pahala bagi setiap orang yang menjadi penghafal quran dan mengajarinya.

Dengan diawali prestasi anaknya yang bernama M. Hilmy Aziz  anak sulung pasangan dari Neny dan Rosyidin ini telah menjadi hafidz quran. Sejak dia telah menyelesaikan pendidikan SMP nya. Dan di susul oleh adiknya, yang bernama M. Hatif Ash Shiddiq juga mampu menjadi seorang penghafal Quran saat duduk di bangku kelas 2 SMP. Kemudian di susul lagi oleh adiknya, anak ketiga dari Neny dan Rosyidin bernama Maritsa Hany Aulia. Dia menjadi muslimah yang hafidz quran semenjak berada di bangku sekolah kelas 3 SMP.

Nah, itulah beberapa orang tua yang ada di Indonesia yang telah berhasil mendidik anaknya menjadi sang hafidzul Quran. Namun, ternyata ada juga orang tua yang berhasil mendidik anaknya menjadi sang hafidzul quran termuda di dunia. Siapakah itu?

hafodzul quran termuda di dunia
hafodzul quran termuda di dunia

Mereka semua adalahTabarak, Yazid, dan Zeenah.Ketiga anak tersebut adalah buah hati dari Raya el-Ghayyar.Siapa sih yang ngga mau kalau anaknya menjadi sang penghafal kitab suci Alquran? Bahkan sebagian besar umat Islam, ingin menjadikan dirinya atau untuk anaknya menghafal AlQuran di saat menginjak remaja atau bahkan dewasa.

Ternyata ada beberapa hal yang dilakukan oleh Rasya agar anak-anaknya hafal Quran. Dan terwujud menjadi anak yang hafidz quran dan termuda di dunia.Berikut ini ulasannya:

  1. Tekad Kuat dan Yakin Anaknya menjadi Hafidzul Quran

Sejak anak-anaknya dalam kandungan, Rasya telah bertekad supaya anaknya bisa hafal Alquran. Dan dia sudah berencana untuk mencetak anak-anaknya menjadi penghafal Alquran. Tekad ini yang membuat dia berusaha semaksimal mungkin untuk melakukan cara agar anaknya bisa menjadi sang penghafal Quran.

  1. Memperbanyak Membaca Alquran

Doktor selagi dosen ini yang berada di Batterje Medical College terbiasa untuk membaca Alquran sejak sebelum menikah. Ketika dia hamil, kebiasaan yang dia lakukan yaitu tilawah atau membaca Alquran ini terus dilakukannya. Bahkan lebih banyak yang dia lakukan dari hari-hari sebelumnya. Dia selalu menikmati ayat per ayat yang dia baca dalam Alquran di saat senggang. Bahkan dia senantiasa meluangkan waktu untuk membaca Alquran di waktu sibuk. Artinya, sesibuk apapun waktu, dia selalu meluangkan waktu untuk membaca Alquran. Entah itu di saat menunggu, di dalam kendaraan umum, di waktu macet, dan lain sebagainya.

  1. Menghafal Alquran

menghafal quran
menghafal quran

Selain memperbanyak dalam membaca Alquran, Rasya selalu berusaha untuk menambah hafalannya. Ketika dia mengandung baik itu anak pertama (Tabarak), anak kedua (Yazeed), anak ketiga (Zeenah).  Rasya pun juga sering untuk memanjatkan doa yang khusus sewaktu dia hamil. Dia berdoa sebagaimana doa yang dilakukan oleh istri Imran yang mulia. Bunyi doanya adalah :

“Ya Allah, yaTuhanku sesungguhnya aku menadzarkan kepada Engkau anak yang ada dalam kandunganku ini menjadi hamba yang shalih dan berkhidmat. Karena itu, terimalah nadzar dariku. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui” (QS. Ali Imran: 35)

Dengan sambil berdoa, Rasya menadzarkan anaknya untuk menjadi anak yang taat kepada Allah dan berbakti untuk Alquran.

Alhamdulillah, dengan izin Allah SWT  doa tersebut dikabulkan. Tabarak lahir pada tanggal 22 Februari 2003, mulai menghafal Alquran pada usia 3 tahun dan menjadi hafidz pada usia 4,5tahun.

Di saat ujian al Jamiyyah al Khairiyah li Tahfizh al Quran al Karim di Jeddah dan al Hai’ah al ‘Alamiyah li Ta’lim al Quran al KarimmilikRabithah al ‘Alam al Islami, dia pun lulus dengan predikat mumtaz.

Dan akhirnya, Tabarak tercatat sebagai hafidz Quran termuda di dunia.

Yazid Tamamuddin, anak kedua dari Rasya juga hafal Quran 30 juz pada usia 4,5tahun. Bahkan dia mendapat nilai lebih tinggi dari kakaknya.

Meski sama mendapat nilai mumtaz, Tabarak mendapat nilai 90 dan Yazeed mendapat nilai 95.

Anak ketiga dari Rasya pun juga demikian, Zeenah el Laboodyhafal Al Quran 30 juz di saat usia masing kurang dari lima tahun.

Dan akhirnya ketiga anak tersebut tercatat menjadi 3 hafidz termuda di dunia.

Dan bagi Anda yang ingin memiliki anak hafidz Quran lakukanlah 3 hal di atas agar anakAnda menjadi penghafal Quran. Atau bahkan diri Anda sendiri ingin menjadi pengahafal Quran.

Leave a Reply