arti lampu lalu lintas
arti lampu lalu lintas

Yuk, Pahami Arti Lampu Lalu Lintas

Posted on

Apa yang anda ketahui tentang lampu lalu lintas? Sudah tidak asing lagi bukan mendengar kalimat itu, menurut UU no.22 tahun 2009 lampu lalu lintas adalah alat pemberi isyarat pada lalu lintas. Berarti dapat di deskripsikan lampu lalu lintas yaitu lampu yang mengendalikan arus lalu lintas dengan cara terpasang pada persimpangan jalan lalu lintas, tempat zebra cross, dan tempat arus lalu lintas yang lainnya. Lampu ini lah yang memberi tanda kapan kendaraan harus berhenti atau berjalan secara bergantian dari arah satu maupun arah yang lainnya. Dengan adanya lampu lalu lintas kendaraan dapat berjalan secara bergantian sehingga tidak sering terjadi macet total maupun kecelakaan, dan lampu lalu lintas yang mengatur pergerakan kendaraan sehingga tidak saling mengganggu arus yang ada.
Lampu lalu lintas telah dipasang hampir di semua kota dunia. Lampu ini juga telah menggunakan warna yang universal, dalam arti warna lampu lintas ini memiliki hak berlaku di dunia ini. Apa saja warna tersebut, berikut ini penjelasan warna lampu lalu lintas.

lampu lalu lintas
lampu lalu lintas

1. Warna merah
Warna merah dalam lampu lalu lintas memiliki arti untuk berhenti. Warna merah lalu lintas ternyata memiliki sejarah. Pada masa peperangan dulu, pertumpahan darah terjadi dimana-mana yang hanya menyisakan kedukaan dan kematian. Dengan adanya sejarah itu diberikan aturan larangan saling melukai apalagi sampai berperang. Sejak saat itu warna merah digunakan untuk tanda larangan dan akhirnya warna ini diambil sebagai tanda stop dalam lalu lintas.
2. Warna kuning
Warna kuning memiliki arti hati-hati. Warna kuning biasanya identik dengan api. Pada zaman peperangan dahulu manusia mengamati musuhnya berdasarkan api. Jika prajurit melihat api dari arah musuh, maka prajurit tersebut akan bersiap-siap menghadapi musuh.
Warna kuning juga memiliki sejarah lain, warna kuning identik dengan warna daun yang akan gugur dan akan digantikan dengan daun yang muda. Dengan begitu warna kuning memiliki arti peralihan. Itulah alasan kenapa warna kuning dalam lampu lalu lintas dipilih sebagai simbol hati-hati atau bersiap-siaplah.
3. Warna hijau
Warna hiijau identik dengan warna daun, meski tidak semua berwarna hijau tetapi dari kebanyakan tanaman hidup mengandung warna hijau. Keragaman tanaman ini dapat diartikan sebagai kata kebebasan. Warna hijau juga warna yang dapat menyegarkan mata dan tentunya aman untuk dipandang meski secara terus menerus. Demikian alasan kenapa simbol bebas dan aman untuk berjalan dilambangkan dengan warna hijau.
Sejarah lampu lalu lintas
Penemuan lampu lalu lintas pertama kali oleh Lester Fransworth Wire diawali dengan melihatnya tabrakan antara mobil dan kereta kuda, lalu Lester Fransworth Wire berfikir bagaimana caranya memberikan suatu pengatur lalu lintas yang efektif agar tidak terjadi lagi kecelakaan. Saat itu sudah ada sistem pengaturan lalu lintas dengan menggunakan sinyal stop dan go. Penggunaan sinyal ini tidak berjalan normal, sinyal lampu ini pernah tiba-tiba meledak sehiingga tidak dapat digunakan lagi. Sinyal ini juga pernah digunakan di London tapi Morgan merasa bahwa sinyal stop dan go ini masih belum sempurna karena masih sering terjadinya kecelakaan.
Merasa kurang puas dengan sinyal stop dan go, Morgan menciptakan pengaturan lalu lintas baru. Ia menciptakan lampu lalu lintas dengan berbentuk huruf T. Lampu ini memiliki tiga warna yaitu merah, kuning dan hijau.
Tujuan adanya lampu lalu lintas
Dibentuknya lampu lalu lintas ini sangatlah berguna bagi pengendara jalan dan memiliki tujuan tertentu diantara lain
1. Menghindari hambatan perjalanan misalkan macet, karena adanya perbedaan arus jalan
2. Memfasilitasi persimpangan antara jalan utama untuk para pengendara dan pejalan kaki dengan membuat jalan sekunder, dibentuknya lampu lalu lintas ini menjamin kelancaran arus lalu lintas.
3. Mengurangi tingkat kecelakaan yang diakibatkan oleh tambrakan pada persimpangan jalan oleh pengendara yang berbeda arus jalan.
Sistem lampu lalu lintas
Sistem pengendalian lampu lalu lintas dikatakan sempurna jika lampu-lampu lalu lintas yang terpasang berjalan lancar, dengan arti lain yaitu berjalan secara otomatis dan dapat menyesuaikan dengan kepadatan lalu lintas pada tiap-tiap jalur. Sistem pengendalian lalu lintas diatas disebut sebagai actuated controller.
Para akademisi Indonesia menemukan sistem baru untuk menjalankan lalu lintas. Sistem baru ini dikenal dengan sistem logika fuzzy. Sistem yang digunakan ini menggunakan sistem lamanya waktu lampu lalu lintas akan menyala sesuai dengan volume kendaraan yang mengantre pada sebuah persimpangan. Hasil uji coba sistem logika fuzzy jika dibandingkan dengan sistem lampu konvesional ini menunjukkan bahwa sitem ini menurunkan faktor kelambatan kendaraan sekitar limapuluh persen dan menurunkan faktor panjangnya antian sebanyak limapuluh persen. Dengan adanya perkembangan teknologi lampu lalu lintas, yang sebelumnya dioperasikannya menggunakan tenaga listrik sekarang menggunakan tenaga matahari.
Itulah penjelasan arti lampu lintas serta sistem penggunaan lampu lalu lintas. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply