Penyebab Penyakit Kuning pada Bayi

Posted on

Gambar penyebab penyakit kuning pada bayi

Tahukah Bunda,apakah penyakit kuning itu?,
Apa penyebab bayi bisa terserang penyakit kuning?

Istilah jaundice atau icterus dalam di Indonesia adalah penyakit kuning.
Hal ini disebabkan karena bayi memiliki kelebihan bilirubin (unsur kuning) di dalam darahnya. Produksi bilirubin terbentuk ketika sel-sel darah merah tua dihancurkan.Sehingga bayi baru lahir memiliki kadar sel darah yang tinggi. Kandungan bilirubin sebenarnya sudah ada sejak bayi dalam kandungan.tubuh seorang ibu mengeluarkan bilirubin untuk bayi melalui plasenta.Lalu ketika lahir bayi belum bias melakukan karena organ hati belum berkembang sempurna,sehingga menghambat proses pembuangan bilirubin yang harusnya dikeluarkan ketika buang air kecil ataupun buang air besar. Dalam hal ini disebut kondisi fisiologis.

Biasanya penyakit terjadi pada bayi prematur. Kejadian ini terjadi yaitu bayi akan menguning sekitar 24 jam setelah lahir dan akan memburuk setelah 4 hari,kemudian akan membaik ketika berusia seminggu. Seiring bertambahnya pertumbuhan bayi maka bayi semakin lama dapat mengolah bilirubin dengan baik,sehingga kondisi fisiologis akan menghilang.Namun,bunda harus tetap menangani dengan serius karena jika tidak diobati maka kadar bilirubin tetap tinggi dan jaundice akan meyerang ke otak menyebabkan kerusakan otak yang disebut kernicterus. Kondisi pada kadar bilirubin terdapat pada tubuh bayi sangat tinggi dan menumpuk di otak sehingga menimbulkan gangguan celebral palsy dan tuli.

Maka bunda harus mengetahui tanda-tanda lain ketika bayi terserang penyakit kuning, diantaranya :

1.Kulit dan bagian putih mata pada bayi berwarna kuning tetapi hal ini tidak berbahaya kondisi dapat pulih setelah hitungan hari hingga minggu.
2.Urine berwarna kuning pekat padahal air seni pada bayi baru lahir seharusnya tidak berwarna,tinja berwarna pucat serta kaki dan telapak tangan yang menguning.
3.Ketika ibu menekan di kulit dahi atau hidung dengan lembut,warna menjadi kuning.
4.Mengalami kantuk yang tidak biasa.
5.Kesulitan dalam asupan.

Penyebab Bayi Kuning yaitu :

penyakit kuning pada bayi

-Ketika lahir dan terjadi pendarahan di bawah kulit kepala yang disebabkan persalinan yang sulit maka terjadi luka memar.
-terjadi pada masalah organ hati atau saluran empedu seperti : atresia   bilier,hepatitis atau cystic fibrosis.
-Infeksi yang terjadi saat lahir seperti rubella,sifilis dll.
-Kekurangan enzim
-Tingkat oksigen rendah (hipoksia)
-Kelainan pada sel darah merah dan kelainan genetik pada bayi.
-Jumlah kadar bilirubin terlalu banyak dan lebih cepat terbentuk daripada organ hati pada bayi.

Jenis-jenis penyakit kuning seperti :

  1. Penyakit kuning pada bayi prematur

Bayi premature lebih membutuhkan perawatan intensif,karena tubuh yang secara efektif belum siap untuk mengeluarkan bilirubin.

  1. Penyakit kuning normal atau disebut physiological jaundice

Kondisi muncul ketika bayi berusia 2-4 hari dan menghilang saat usia 1-2 minggu.Karena liver pada bayi terjadi proses pematangan sehingga mengalami penyakit kuning normal.

  1. Golongan darah tidak cocok (masalah ABO atau Rh)

Tubuh Sang Ibu ketika memproduksi antibody dan menghancurkan sel darah merah bayi,maka yang terjadi peningkatan bilirubin mendadak pada darah bayi. Karena Sang ibu dan bayi memiliki golongan darah yang berbeda.

  1. Akibat kurang menyusu terjadi penyakit kuning

Penyakit ini terjadi lantaran kondisi bayi yang kurang mendapatkan cukup ASI.Hal ini terjadi bukan Sang Ibu kesulitan menyusu,tapi memang karena kekurangan cukup ASI.

Bagaimana Cara Menangani Bayi yang Terkena Penyakit Kuning?

Bunda,tidak usah khawatir cara tepat untuk menangani hal tersebut yaitu dengan cara memberikan ASI sesering mungkin pada bayi yaitu antara 8-12 kali perhari.Hal ini dapat mendorong buang air besar bayi sehingga membantu membuang bilirubin melalui tinja. Hal lain dapat dilakukan yaitu dokter menyarankan pemberian cairan melalui infus.

Melakukan metode fototerapi yang dapat membantu menangani bayi penyakit kuning.metode ini sangat efektif dan pengobatan umum yang menggunakan cahaya dalam membantu memecah kadar bilirubin pada tubuh bayi.Cara penanganannya,bayi akan diletakkan di tempat tidur khusus di bawah cahaya spektrum biru dan hanya mengenakan popok dan kacamata pelindung khusus.Bagaimana? unik bukan. Metode fototerapi ini dapat diberhentikan setiap 3-4 jam agar sang Ibu dapat menyusui bayi,menimang,dan memeluknya.Metode ini sangat efektif dilakukan dan efek sampingnya relatif sedikit.

Jika bayi mengalami penyakit yang cukup parah,maka akan dilakukan tranfusi darah jika bayi yidak dapat melakukan teknik pengobatan lain. Dalam proses ini maka akan diambil darah bayi dalam jumlah sedikit.kemudian bayi menerima sedikit jumlah darah dari pendonor darah.Hal ini akan menggantikan jumlah sel darah merah pada bayi dan mrngurangi banyaknya kadar bilirubin.

Pada intinya pengananan penyakit kuning pada bayi merupakan hal yang mendasar,karena penyakit tersebut dapat hilang dalam waktu setelah 1-2 minggu. Bayi pun akan menyingkirkan kadar birilubin yang berlebihan dengan sendirinya. Jadi tidak memerlukan perawatan khusus.

Tapi jika penyakit tersebut tidak kunjung hilang segeralah hubungi dokter untuk antisipasi dalam penyakit yang terjadi pada bayi.

Cukup sekian semoga bermanfaat.

Leave a Reply