Kisah Ulul Azmi Nabi Ibrahim AS

Posted on

Ulul Azmi adalah nama gelar yang diberikan kepada 5 para rasul Allah yang memiliki keistimewaan luar biasa karena kesabaran dan ketabahannya dalam berdakwah agama islam.
Mereka adalah para rasul pilihan Allah yang mempunyai keteguhan hati yang tinggi,luar biasa dalam menghadapi kondisi apapun,meskipun mendapat berbagai macam,hinaan,celaan,tentangan yang menyakitkan,tetapi mereka tetap berjuang dalam mengajarkan tauhid.
Berikut beberapa rasul Allah yang mendapat gelar Ulul Azmi yaitu :

  1. Nabi Nuh AS
  2. Nabi Ibrahim AS
  3. Nabi Musa AS
  4. Nabi Isa AS
  5. Nabi Muhammad SAW

Para ulul azmi memiliki sifat-sifat utama,diantaranya :
1. Memiliki seruan dakwah global dan universal untuk manusia dan jin.
2.Memiliki syariat dan agama yang mandiri dan baru.
3.memiliki Kitab samawi.

Tapi disini saya akan menceritakan lebih detail kisah Ulul Azmi Nabi Ibrahim AS

Kelahiran Nabi Ibrahim

Kisah nabi IBrahim AS


              Nabi Ibrahim bin Azar,bin Nahur keturunan dari sam bin Nuh. Nabi Ibrahim memiliki ayah bernama Azar.Beliau hidup di tahun 1997-1882 SM dan diangkat menjadi Nabi pada tahun 1900 SM. Beliau tinggal di Babylonia,Irak.

Beliau lahir di zaman Raja Namrudz,pada saat itu Namrudz berkuasa dan siapa saja yang melahirkan bayi laki-laki maka akan dibunuhnya,maka saat itu bayi Ibrahim pun lahir dan disembunyikan ke gua oleh ayahnya. Seiring berjalan waktu Nabi Ibrahim tumbuh menjadi anak yang cerdas.

Sejarah Kisah Nabi Ibrahim

Ketika beranjak dewasa, Nabi Ibrahim melihat banyak berhala yang kemudian disembah,ayahnya sendiri pekerjaannya sebagai pembuat patung kemudian disembah oleh masyarakat.Kemudian beliau pun berfikir apakh tuhannya berhala,tapi kenapa yang membuat itu manusia,sedangkan berhala tidak dapat berbuat apa-apa. Beliaupun berfikir siapakah yang menciptakan alam semesta ini dan semua isinya,pasti ada yang membuatnya,kemudian beliau pun melihat siang (matahari) inikah Tuhanku? Kemudian matahari pun terbenam lalu munculah rembulan,beliau bertanya lagi,inikah Tuhanku? Tidak lama kemudian rembulanpun menghilang, lalu bertanya-tanya,, siapakah tuhanku?jikalau matahari tuhanku,kenapa menhilang?begitupula rembulan. Kenapa Tuhan menghilang? Kenapa selalu datang dan menghilang Tidak abadi.

Lalu seiring berjalannya waktu,Allah menabha akal pikirannya yang begitu cerdas sehinnga beliau berfikir dan mulai untuk berdakwah.Ketika di zaman jahiliyah,seorang raja penyembah berhala bernama Namrudz beserta pasukannya sedang pergi berpesta,maka Nabi Ibrahim pun berinisiatif menghancurkan berhala-berhala tersebut,hanya satu berhala besar yang ditinggalkannya,lalu kapak yang digunakan untuk menghancurkan berhala tadi diletakkan di dekat leher berhala tersebut. Tidak lama kemudian,Raja Namrudz pun datang,melihat berhala-berhala tersebut hancur, Namrudz pun marah dan langsung menuduh Ibrahim yang menghancurkannya,karena disaat acara tersebut hanya Ibrahim yang tidak mengikuti acara tersebut. Tapi dengan kecerdasan Nabi Ibrahim,beliaupun mengatakan bahwa bukan nabi Ibrahim yang menghancurkannya. Lihatlah berhala yang paling besar itu,berhala itu yang membawa kapaknya. Lalu Namrudz berfikir bahwa berhala tidak dapat melakukan apa-apa.Maka seketika itu Ibrahim mengatakan,jika berhala memang tidak dapat melakukan apa-apa kenapa harus disembah?. Maka Namrudz pun langsung marah dan meghukum Ibrahim. Namrudz memerintahkan pasukannya untuk menyiapkan kayu bakar dan menyalakan api tersebut, lalu Ibrahim pun dimasukkan ke dalam api itu dengan hidup-hidup. Atas izin Allah   Nabi Ibrahim diselamatkan dan api tersebut terasa dingin sehingga beliau tidak terluka sedikitpun. Hal ini difirmankan Allah dalam surat Al Anbiya’ 69. Namrudz pun terkejut melihat kejadian tersebut.

Seiring waktu berjalan,Nabi Ibrahim menikah dan mempunyai istri bernama Sarah,kemudian beliau menikah lagi dengan seorang budak bernama Hajar kemudian dikaruniai Sang anak bernama Ismail. Setelah Ismail lahir,kemudian Sarah hamil dan melahirkan seorang anak bernama Ishaq.
Ketika suatu hari Nabi ibrahim bermimpi bahwa Allah memerintahkan Ibrahim untuk menyembelih anak pertama yang bernama Ismail.Lalu Ibrahim dengan hati Ikhlas dan ridho Ibrahim menceritakan kepada Ismail,Ismail pun bersedia untuk disembelih,atas ketaqwaan nabi Ibrahim dan Ismail,maka Allah pun menggantikannya dengan seekor kambing,maka ketika itulah Allah  memerintahkan umat manusia untuk berkurban. Firman Allah dalam surat Al Kautsar  ayat 3. Maka sejak itulah setiap tanggal 10 Dzulhijah umat manusia melakukan penyembelihan hewan qurban.
Demikianlah kisah singkat ulul Azmi Nabi Ibrahim yang bisa kita ambil hikmahnya.

Incoming search terms:

  • nabi yang mendapat gelar ulul azmi
  • sejarah nabi ibrahim

Leave a Reply