Tokoh Lukisan
Tokoh Lukisan

Tokoh Lukisan yang Terkenal dan Perlu Kalian Ketahui

Posted on

Tokoh Lukisan – Dalam dunia seni seorang pelukis adalah seseorang yang menciptakan sebuah karya dua dimensi atau tiga dimensi yang berupa lukisan. Nama lain dari pelukis yang pernah populer sebagai samaan kata pelusis adalah seorang ahli gambar. Namun pada dasarnya seorang pelukis itu pasti memiliki keistimewaan dan karakteristik masing masing. Dan dari situlah yang embuat mereka berbeda beda.

Pada tahun 1938 di Indonesia, para komunitas pelukis Indonesia mendirikan Persatuan Ahli Gambar Indonesia (Parsagi). Dibangunya persagi ini memiliki tujuan yaitu untuk ajang belajar dan berbagi ilmu lukis dari para ahli lukis pada saat itu. Seorang pelukis dari Indonesia ini terkenal hingga ke kaca internasional. Dan ada beberapa Pengertian Unik Tentang Lukisan.

Tahukah siapa saja pelukis Indonesia? Tenang saja, jika kalian masih ada yang belum tahu diartikel kali ini gedubar.com akan membahas tentang Tokoh pelukis. Dan berikut ini beberepa nama nama pelukis terkenal yang ada di Indonesia:

Abdullah Suriosubroto

Hasil Lukisan Abdullah Suriosubroto
Hasil Lukisan Abdullah Suriosubroto

Lahir pada pada tahun 1878 di Semarang, yang mana itu adalah tahun dan tempat lahirnya Abdullah Suriosubroto. Yang mana Abdullah Suriosubroto dikenal sebagai pelukis pertama pada abad 20-an. Yang mana dia ini adalah anak angkat dari Wahidin Sudirohusodo. Wahidin Sudirohusodo ini adalah seorang Tokoh Gerakan Nasional Indonesia. Dia sempat mengikuti jejak ayah angkatnya dengan masuk ke sekolah kedokteran yang berada di Jakarta. Setelah lulus dari Jakarta dia langsung melanjutkan perguruan tinggi di Belanda dan menetap disana.

Namun entah apa yang terjadi tiba tiba Abdullah Suriosubroto ini banting setir ke seni lukis dan Abdullah Suriosubroto ini juga memutuskan untuk masuk ke sekolah seni rupa. Setelah pulang dari Belanda dan balik ke Indonesia Abdullah Suriosubroto pun meneruskan karirnya yaitu di dunia seni dengan menjadi pelukis. Keputusan yang dia ambil ini tidak di sia siakan olehnya berkat karyanya dia bisa masuk dalam aliran yang biasa dijiluki dengan Mooi Indie atau hindia indah.

Dia ini sangat menyukai pemandangan yang dia sering tuangkan ke dalam lukisannya, akibatnya dia sering di bicarakan melalui karya lukis catnya yang menggambarkan pemandangan alam dari jaraka jauh yang bernuansa romantik. Abdullah Suriosubroto menghabiskan waktunya di Bandung, karena di Bandung ini memiliki banyak pemandangan alam yang disukai olehnya. Dan setelah itu Abdullah Suriosubroto pindah ke Yogyakarta dan disanalah dia meninggal pada tahun 1941.

Delsy Syamsumar

Hasil Lukisan Delsy Syamsumar
Hasil Lukisan Delsy Syamsumar

Kata kata yang sangat pantas untk serang pelukis yang bernama Delsy Syamsumar adalah multitalenta. Delsy Syamsumar ini lahir di Medan pada 07 Mei 1935 dan berasal dari Sungai Puar, Sulawesi Barat. Dia ini memiliki bakat elukis sejak umur 5 tahun, dia juga menempuh pendididkan agama islam. Delsy Syamsumar ini adalah seniman terbaik di AsiaTenggara, namun tidak hanya bakat lukis saja dia ini memiliki bakat sebagai ilustrator, desainer dan komikus dan lainnya lagi. Bakat seni yang di milikinya beraliran Neoklasik.

Dan lebih beruntngnya lagi dia bertemu dengan Wikidi seorang pelukis orde lama dari pertemuan ini Delsy Syamsumar terus mengasah ilmunya dan terus memperdalam ilmu lukisnya. Hal ini terbukti dia berhasil memenangkan penghargaan Art Direction yang terbaik seasia tenggara dengan lewat film yang berjudul Holiday in Bali dengan di sutradarai oleh H. Usman Ismail di tahun 1962 dalam festival film Tokyo.

Dan dalam suatu kejaian yang mengukuhkan Delsy Syamsumar untuk menjadi salah satu legenda yang ada namun juga menjadi pelukis terkenal. Yang kejadiannya pada saat ada suatu pemeran salah satu karyanya menjadi lukisan termahal dan bersamaan dengan lukisannya pelukis terkenal pada saat itu yaitu Basuki abdullah dan Affandi. Pada saat Delsy Syamsumar umur 66 tahun dan pada 21 Juni 2001, dia meninggal dunia dengan meninggalkan 9 anak.

Basuki Abdullah

Hasil Lukisan Basuki Abdullah
Hasil Lukisan Basuki Abdullah

Seorang pelukis yang sangat terkenal di dunia dia bernama Basuki Abdullah, dia lahir 25 januari 1915 di Surakarta. Bakat yang di miliki oleh Basuki Abdullah ini adalah warisan dari ayahnya yang memiliki jiwa seni, dan juga ayahnya ini seorang pelukis yang bernama Abdullah Suriosubroto. Basuki Abdullah terkenal dengan seni lukisnya yang beraliran naturalis dan realis dan pada tahun 1960 dia diangkat menjadi pelukis di Istana Kerajaan Thailand dan pada 1974 diangkat menjadi pelukis resmi di Istana Merdeka.

Dia juga salah satu seorang pelukis yang mengahumkan nama bangsa. Dengan mengalahkan 87 pelukis yang dikalahkan basuki dikaliber internasionl pada saat penobatan ratu yuliana di belanda dalam sebuah sayembara yang diadakan di amsterdam pada 06 september 1948. Selain mengadakannya di indonesia ini juga biasa mengadakannya di luar negeri seperti Inggris, Jepang, Malaysia, Belanda, Thailand dan juga di beberapa negara lainnya. Bahkan kurang lebih 22 negara telah mengoleksi hasil karyanya.

Basuki Abdullah memulai pendidikannya di Mulo Katolik Solo dan HIS Katolik, Jawa Tengah. Kemudian pada tahun 1933 dia mendapatkan beasiswa untuk belajar di Academie Voor Beeldende Kunsten Den Haag, Belanda. Banyak orang orang kalangan atas menyukai Basuki Abdullah. Dari berbagai negarawan dan istri berlomba lomba ingin di lukis olehnya seperti Sultan Brunei, Nyonya Ratna Sari Dewi, Pangeran Bernard dari Belanda, Pangeran Philip dari Inggris sampai Bung karno.

Barli Sasmitawinata

Hasil Lukisan Barli Sasmitawinata
Hasil Lukisan Barli Sasmitawinata

Barli Sasmitawinata adalah seorang maestro seni lukis realis yang menjadi kebanggaan Indonesia. Dia lahir di Bandung pada 18 Maret1921. Pada tahun 1935 Barli Sasmitawinata mulai menyukai dunia seni lukis , saat kakak iparnya memintanya untuk belajar melukis pada seorang pelukis asal Belgia yang sempat tinggal di Bandung di studio milik Jos Pluimentz. Belum puas mendapatkan ilmu dari Jos Pluimentz, kemudian dia belajar lagi pada seorang pelukis asal Italia, yaitu Luigi Nobili. Di studio ini Barli Sasmitawinata mulai berkenalan dengan Affandi

Perkenalan dengan Affandi tidak menjadi angin yang hanya lewat. Bersama Affandi, Soedarso, Wahdi Sumanta dan Hendra Gunawan. Barli Sasmitawinata dan kawan kawannya mendirikan “kelompok Lima Bandung”. Dengan adanyaKelompok ini menjadikan hubungan mereka layaknya saudara. Mereka selalu bersama-sama saat ada event melukis. Hebatnya seorang Barli Sasmitawinata, ia tetap harus mencari ilmu meskipun namanya sudah tenaran. Dia melanjutkan pendidikan di Academie de la Grande Chaumiere Paris, Perancis pada tahun 1950. Pada tahun 1956 ilanjutkan lagi ke Rijksakademie van beeldende kunsten Amsterdam, Belanda.

Barli Sasmitawinata juga dikenal sebagai pelukis terkenal Indonesia yang sangat mementingkan pendidikan seni, untuk itu setelah pulang dari Belanda, pada tahun 1958 dia mendirikan Rangga Gempol di Dago, Bandung. Demi menyalurkan ilmu lukisnya pada orang lain, dan presiden memberikan penghargaan Satyalancana kepada Barli Sasmitawinata melalui pemerintah pada tahun 2000.

Agus Djaya

Hasil Lukisan Agus Djaya
Hasil Lukisan Agus Djaya

Pelukis terkenal Indonesia ini lahir Banten pada tanggal 1 April 1913 dari keluarga Bangsawan dan nama aslinya Raden Agus Djaja Suminta. Dengan latar belakang keluarga Bangsawan, tak heran jika dia mendapatkan pendidikan yang terbaik. Setelah selesai pendidikan di Indonesia, Agus Djaja melanjutkan belajar di Akademi Rijks (Academy of Fine Art) Amsterdam, Belanda. Selama dia berada di Eropa, dia berkenalan dengan beberapa seniman besar dunia, diantaranya Salvador Dali, Pablo Picasso termasuk Ossip Zadkine, pematung Polandia yang sangat terkenal.

Setelah menyelesaikan studinya di Eropa dia kembali ke Indonesia Agus Djaja mendirikan Persatuan Ahli Gambar Indonesia (Persagi) dan sekaligus memimpinnya pada tahun 1938-1942 yang merupakan organisasi pertama seniman senirupa di Indonesia. Oleh sebab itu, Agus Djaja dinyatakan sebagai salah seorang cikal bakal seni lukis Indonesia. Setelah itu, ia direkomendasikan oleh Bung Karno untuk menjadi Ketua Pusat Kebudayaan Bagian Senirupa pada tahun 1942-1945. Selain menjadi pelukis, pada jaman revolusi kemerdekaan Agus Djaja aktif sebagai Kolonel Intel dan F.P (persiapan lapangan). Ia absen untuk tidak mengadakan pameran tunggal hampir selama 40 tahun karena peran dan kondisi bangsa pada saat itu.

Setelah jaman revolusi telah usai, April pada tahun 1976 ia mengadakan pameran tunggal di Taman Ismail Marzuki, Jakarta. Lebih dari 70 lukisan dipajangnya. Agus Djaja mempunyai ciri khas dengan warna biru dan merah yang terkesan memberi nuansa magis. Ia juga sering menuangkan objek wayang dalam setiap karyanya. Setelah lama malang melintang di Ibukota, akhirnya Agus Djaja memutuskan untuk pindah Bali. Di sana ia mendirikan galeri impian di tepi pantai Kuta.

Demikian artikel dan informasi dari kami tentang Tokoh Lukisan yang Terkenal dan Perlu Kalian Ketahui, apabia ada kesalahan baik dari penulisan atau peletakan kata kami minta maaf yang sebesar-besarnya. Jangan lupa baca artikel lainnya tentang lukisan di jempol tangan. Semoga artikel kami bermanfaat dan berguna bagi anda. Sekian dan terima kasih !

Incoming search terms:

  • contoh karya seni rupa dua dimensi lukisan nama pelulis tahun dan ceritan lukisan tersebut
  • gambar naturalisme pemandangan yang terkenal
  • karya karya prlukis delsy syamsumar
  • Lukisan indonesia hasul para pelukis indonesia
  • lukisan karya delsy syamsumar beserta keterangannya

Leave a Reply