Masjid di Turki
Masjid di Turki

Inilah 5 Masjid Termegah di Turki

Posted on

Masjid Termegah di Turki – Berlibur ke Turki rasanya kurang lengkap jika kita tidak mengunjungi masjid-masjid yang ada di sana. Di sana kita akan mendapatkan pengetahuan mengenai peninggalan-peninggalan sejarah Islam. Turki merupakan negara yang terletak di antara dua benua yaitu Benua Asia dan Benua Eropa. Turki mempunyai dua kebudayaan besar pada saat itu yakni Romawi dan Turki.

Maka dari itu, dua kebudayaan tersebut meninggalkan banyak peninggalan-peninggalan yang bersejarah, salah satunya yaitu berbagai bangunan yang memadukan antara arsitek Timur Tengah dan arsitek Romawi.

Kekhalifahan Utsmaniyah atau dikenal dengan nama lain yaitu Ottoman Empire yang memiliki kekuasaan selama lebih dari 6 abad, mulai dari tahun 1299 hingga tahun 1922, meninggalkan banyak berbagai macam peninggalan penting, di antaranya berbagai masjid dengan konstruksi bangunan dan teknik arsitektur yang melambangkan puncak kejayaan Islam pada masa itu.

Disamping itu, Kekhalifahan Utsmaniyah juga meninggalkan berbagai macam bangunan bersejarah. Masjid-masjid yang berada di Turki memang terkenal akan keindahannya dan kerumitan desain serta dekorasi dalam pembangunannya.

Masjid di Turki merupakan salah satu hal yang mampu menarik perhatian para wisatawan mancanegara yang ingin mengetahui sejarah peradaban konstantinopel yang dikalahkan oleh Khalifah Muhammad al-Fatih pada tahun 1453. Berikut ini kami akan mengulas beberapa masjid termegah di Turki.

Masjid Termegah di Turki

  1. Masjid Beyazid II

Masjid Beyazid II
Masjid Beyazid II

Masjid ini merupakan salah satu masjid bersejarah yang dibangun pada masa Sultan Beyazid II, sehingga nama yang digunakan untuk Masjid tersebut sama dengan sultan tersebut. Posisi masjid ini sangat strategis yakni berada di antara Univertas Istanbul, Beyazit Square dan Grand Bazar.

Meskipun Masjid ini memiliki ukuran yang kecil, namun di dalam masjid tersebut terdapat ukiran ornamen sejarah yang merupakan simbol kejayaan Islam pada waktu itu, sehingga Masjid Beyazid II ini sangat menarik untuk dikunjungi.

  1. Masjid Hagia Shopia

Masjid Hagia Shopia
Masjid Hagia Shopia

Masjid di Turki ini merupakan sebuah bangunan yang didirikan pada masa Emperium Romawi Byzantium yang kemudian dijadikan sebagai museum di Turki. Menurut sejarah, bangunan ini dijadikan sebagai tempat peribadatan umat nasrani serta menjadi mascot daro kota Konstantinopel itu sendiri.

Terjadi pertempuran besar antara tentara Konstantinopel melawan pasukan Sultan Muhammad Al-Fatih pada tahun 1453. Pasukan Konstantinopel takluk di tangan tentara Usmani. Dan pada waktu itu juga, bangunan Hagia Shopia yang megah langsung digunakan untuk mengumandangkan adzan dan digunakan untuk sholat jum’at.

Berbagai macam hiasan-hiasan yang memiliki simbol umat nasrani pun langsung dimusnahkan dan diganti dengan hiasan-hiasan masjid. Saat Hagia Shopia masih dikuasai oleh Kaisar Konstantinopel, bangunan ini tidak mempunyai menara. Namun, saat Hagia Shopia berada di tangan Sultan Al-Fatih, bangunan ini diberi menara untuk memberikan ciri khas masjid.

Setelah masa kekhalifahan Utsmaniyah runtuh dan diganti menjadi Negara Republik, di tangan Mustafa Kemal Pasha Ataturk yang merupakan pemimpin pertama pada masa itu, masjid ini dialih fungsikan sebagai museum smapai sekarang ini.

Menurut berita yang beredar, Menteri Kebudayaan sementara turki Yalcin Topcu mengatakan keinginannya mengenai masa depan Masjid Hagia Shopia supaya Masjid bersejarah tersebut kembali difungsikan sebagai tempat beribadah umat muslim.

  1. Blue Mosque (Masjid Biru)

Blue Mosque (Masjid Biru)
Blue Mosque (Masjid Biru)

Masjid di Turki ini tidak kalah terkenal dengan Masjid Hagia Shopia. Blue Mosque berada di pinggiran laut Marmara. Di dalam masjid, kita bisa melihat pemandangan pantai Marmara yang sangat indah, apalagi pada saat langit mulai senja.  Masjid ini dijadikan sebagai maskot atau ciri khas dari kota Istanbul karena keindahannya.

Masjid ini dibangun untuk menyaingi kemegahan bangunan Hagia Shopia yang didirikan oleh Kaisar Bizantium yaitu Constantin I, Masjid Hagia Shopia terletak satu blok dari Masjid Biru. Masjid Biru sekarang ini merupakan masjid terbesar di Turki yang didirikan pada era Sultan Ahmed. Masjid Biru sendiri didesain oleh arsitek bernama Sedefkar Mehmed Aga pada tahun 1609 hingga tahun 1612.

Sedefkar merupakan murid dari seorang arsitektur yang banyak mempengaruhi budaya pembangunan di Turki dan bahkan dikenal dengan bapak arsitektur Turki, yaitu Mimar Sinan. Gaya arsitektur Sedefkar juga terinspirasi dari gurunya tersebut.

Desain masjid biru ini sangatlah mengagumkan. Pada saat Anda masuk ke dalam masjid ini, Anda akan melihat kerumitan dari desain futuristic interiornya, mulai dari kubah mimbar, ornamen-ornamen yang rumit dan ruangan sudut-sudut masjid. Masjid Biru mempunyai 6 menara dengan diameter kubah 23,5 meter dan tinggi kubah 43 meter serta kolom beton memiliki diameter 5 meter.

  1. Suleymaniye Mosque (Masjid Sulaiman)

Suleymaniye Mosque (Masjid Sulaiman)
Suleymaniye Mosque (Masjid Sulaiman)

Masjid Sulaiman merupakan salah satu masjid yang terkenal di Turki yang juga peninggalan Ottoman yang berada di bukit ketiga Istanbul. Suleymaniye Mosque didirikan atas perintah sultan Suleyman. Masjid ini didesain oleh Mimar Sinan yang dianggap sangat jenius dalam bidang arsitektur. Masjid ini dibangun dari tahun 1550 dan selesai pada tahun 1558.

Halaman masjid ini memiliki kemegahan yang luar biasa dengan peristyle bertian dan kolom marmer, porfiri dan granit. Interior masji ini pun juga sangat luas, yaitu memiliki ukuran panjang 59 meter dan lebar 58 meter.

Dilengkapi dengan ubin Iznik yang disusun dengan teratur, membuatnya semakin tampak halus. Mihrabnya dibuat dari marmer putih dan mimbar didesain dengan tampilan yang sederhana dari bahan kayu, mutiara dan gading.

  1. Masjid Yeni Valide Camii

Masjid Yeni Valide Camii
Masjid Yeni Valide Camii

Masjid Yeni Valide Camii didirikan oleh Davut Agha. Dalam pembangunan masjid ini, sang arsitek menggunakan material bebatuan yang di  dapat dari pulau Rhodes. Pembangunan masjid ini dicetuskan oleh istri Sultan Murad II yang sempat terhenti karena beberapa hambatan. Pembangunan masjid ini kemudian dilanjutkan oleh Dalgic Ahmed Agha dan dirampungkan oleh Mustafa Agha pada masa pemerintahan Sultan Mehmed IV pada tahun 1663 Masehi.

Masjid ini berada di daerah Eminou Istanbul, Turki tepatnya di dekat pantai Golden Horn di bagian selatan jembatan Galata. Masjid ini memiliki pemandangan yang mampu memanjakan mata Anda. Sebuah air mancur indah yang digunakan sebagai tempat wudlu berdiri di halaman besar. Tidak hanya itu, pondok Sultan juga dihiasi dengan ubin yang menakjubkan.

Leave a Reply