obat diare pada kucing
obat diare pada kucing

Penyebab dan Cara Mengobati Kucing Persia terkena Diare

Posted on

Sebelum kita mengobati kucing yang tekena diare kita harus tau penyebabnya. Penyakit diare yang disebabkan oleh kucing adalah biasanya terkena virus dan bakteri yang masuk melalui makanan atau minumannya dan juga bisa disebabkan karna sedang adaptasi pada makanan tertentu. Bisa juga terjadi pada pola makanannya yang secara di ganti mendadak. Untuk mengetahui kucing diare itu mudah sama seperti manusia, mungkin kamu tau kalu kucing sangat mudah terkena diare yang mudah menyerang proses pencernaan. Ada pula yang lebih berbahaya kucing setelah diare dia lemas, muntah bahkan muntahnya berdarah.

Dalam kasus ini diare dapat dikategorikan menjadi 2 tingkatan yaitu:

Penyebab Kucing Diare Ringan:

penyebab kucing diare
penyebab kucing diare
  1. Makanan

Apakah kalian sering menganti secara mendadak jenis makanan kucing kalian?kalau ya itulah penyebab dari dia diare, apa lagi memberi makanan sisa. Kucing itu pencernaanya sensitif jadi harus bisa pilih makanan yang kucing kalian suka atau sudah nyaman dengan makanan tersebut dan harus higienis.

  1. Minuman

Dan juga kalian jangan sembarangan memberi minuman pada kucing kalian, itu juga salah satu penyebabnya dan juga harus higienis. Tapi kucing itu juga mudah dehidasi. Resiko dari dehidrsi adalah masalah yang paling berbahaya bila kucing kalian mengalami diare. Pastikan kucing kalian minum sekucupnya. Jika kalian memberi susu produk pastikan kandungannya, karena kucing itu susah mencerna laktosa.

  1. Iklim

Ini juga salah satu penyebab kucing terkena diare, karena saat pergantin musim itu membuatkan kucing stress. Dan akibatnya kondisinya ikut turun dan mudah terkena penyakit diare.

4.Stress

Seperti yang sudah kalian baca sebelumnya kalau kucing stress itu kondisi fisiknya ikut turun dan juga mudah terkenapenyakit diare. Bukan hanya karna iklim tapi juga karna pergantian pemilik dan ada orang baru dalam lingkungannya.

Penyebab Kucing Diare Berat

penyebab kucing diare berat
penyebab kucing diare berat
  1. Virus atau Bakteri

Bakteri atau pun virus yang dapat menyebabkan kucing terkena diare terus menerus. Biasanya  bakteri atau virus yang menyerang bernama Escherchia coli.

  1. FIV atau AIDSnya kucing

Namanya saja sudah berbahaya, fiv itu seperti hiv yang bisa menular bisa lewat gigitan, luka dan lain lain. Selain berbahaya buat kucing juga berbahaya buat kita. Tapi tenang saja, sudah sangat jarang sekali dijumpai kucing yang terkena fiv atau FelineImmunodeficieency Virus.

  1. Radang pada Usus

Ini disebabakan karena kurangnya pemberian minum pada kucing. Kucing itu membutuhkan kadar air yang tinggi.berikanlah air minum yang cukup dengan diimbang makanan kering .

Cara Mengobati Kucing Diare

pencegahan
pencegahan
  1. Yogurt

Berikan yogurt ini hanya saat diare, yogurt ini mengandung bakteri baik lactobacllius bakteri ini sangat baik bagi pencernaan. Pilihlah yogurt yang non laktosa atau laktosanya rendah. Berilah 2-3 sdt  beberapa hari sekali.

  1. Oralit untuk hewan

Oralit ini sekarang sudah tesedia di mini market terdekat, pergilah kemini market tanyak kepada penjualnya dan saran pakainnya.

  1. Multivitamin

Multivitamin yang baik bagi kucing. Kamu bisa beli ini juga di mini market. Bukan hanya untuk diare tapi juga biasa untuk pencegahannya.

  1. Obat Cacing

Cobalah berikan obat cacing pada kucing kalian, bisa saja kucing kalian terkena cacingan. Sebab cacing juga bisa menyebabkan kucing cacingan.

  1. Memberikan Tempe

Tempe juga bisa mengobatidiare pada kucing. Belilah tempek yang siap masak dang matang. Dan bisa direbus sehingga kandungannya tidak berkurang banyak.

Cara Mengubah Makanan Kucing

Berikut ini adalah cara Mengubah Makanan Kucing:

  1. Lakukan perubahan makanan pada kucing anda. Jika terjadi kucing kalian terkena diare setelah kalian mengubah makanannya atau memeprkenalkan makanan baru yaitu salah satu penyebab dari kucing kalian terkena diare. Gunakan makanan lama yang biasa kucing kalian  makan yang tidak mengakibatkan sesuatu terjadi. Dengan itu akan kembali normal, jika kalian ingin mengganti makanannya berikamlah secara sedikit sedikit atau perlahan.
  2. Perhatikan jika kucing kalian memiliki alergi. Gantilah makanan kucing kalian jika kucing kalian alergi pada makanan tersebut. Alergi terhadap makanan merupakan salah satu penyebab kucing kalian terkena diare. Maka dari itu, ketika kalian mengubah makanannya, pastikan bahwa makanan yang baru itu memiliki bahan yang berbeda dari sebelumnya.

Dokter hewan jga bisa menyarankan makanan yang kaya serat untuk kucing kalian. Beberapa makanan hewan hanya terdapat di dokter hewan.

  1. Perkenalkan makanan baru secara perlahan. Kalian perlu memperkenalkan makanan bau kepada kucing kalian. Perbandingannya untuk hal ini 80 persen makanan yang biasa dikonsumsi da 20 persen perkenalkan makanan baru. Dalam 20 hari, tingkatkan makanan baru sedikit demi sedikit sehingga mencapai makanan baru secara keseluruhan. Perhatikan kondisi kucing kalian seberapa banyak peningkatan yang akan kalian lakukan.

Beberapa kucing dapat menerima peningkatan 20 % makanan baru jangka waktu 5-7 hari sebelum meningkat 20%. Tidak ada peraturan yang mengharuskan kalian meningkatkan perbandingan dengan jangka waktu yang cepat atau tertentu.

  1. Tambahkan Metamucil. Tambahkan 1 sdt metamucil campurkan ke makanan kucing kalian 2-3 kali dalam 3-5 hari. Dengan begitu kotoran kucing kalian akan menjadi padat. Kalian dapat mencampurkan metamucil dan labu kaleng karna labu kaleng dan metamucil memiliki kandugan serat yang tinggi.
  2. Tambahkan probiotik ke dalam makanan kucing kalian. Probiotik itu dapat memberikan “bakteri” usus yang sangat baik untuk membantu menyeimbangkan kembali sistem yang rusak saat kucing kalian diare. Forti Flora adalah sebuah produk purina  yng bisa di beli tanpa resep dokter, dapat menjadi piliha bagi kucing kalian.
  3. Berikanlan kucing kalian banyak cairan. Kekuranngan cairan juga termasuk salah satu penyebab diare. Hal itu dapat membuat kucing kita dehidrasi. Kalian dapat membuktikan kucing kalian sedang dehidrasi atau tidak, kalian dapat mencubit punggung belakang kucing kalian, jika kulit kucing kalian kembalia seperti semula itu berarti kucing kalian tidak dehidrasi, tapi jika kulit kucing kalian gerakan kembalinya kulitnya lambat atau masih tetap menonjol maka kucing kalian sedang dehidrasi.

Resiko dehidrasi adalah masalah yang paling berbahaya bila kucing kalian mgalami diare. Pastika kucing kalian minumnya cukup.

Jika kucing susah untuk dikasih minum, berilah air minum yang bersih dengan menggunakan spuit tanpa nal dengan cara memasukkan spuit kedalam mulut kucing kemudian pencretkan air secukupnya secara perlahan-lahan.

Gejala diare yang parah biasanya ditandai dengan gejala seperti mengalami mencret lebih dari 24 jam, dijumpai darah dalam feses, suhu badang meningkat, muntah-muntah dan tidak bisa berjalan. Jika kucing anda mengalami gejaja tersebut maka tidak ada pilihan lain selain segera membawa kucing ke klinik hewan, demikian.

Mungkin itu tadi sedikit berita yang kami beritahukan kami semoga bisa menambah pengetahuan anda.Saya ucapkan terima kasih bagi yang sudah membaca informasi dari kami.

Leave a Reply