jenis jenis tanah
jenis jenis tanah

Jenis Jenis Tanah

Posted on

Selamat pagi semua? Gimana kabar kalian pada hari ini? Di pagi hari ini saya akan membuat sekaligus membahas tentang Jenis Jenis Tanah. Oke langsung saja biar mempersingkat waktu kita bahas Jenis Jenis Tanah.

Tanah ini merupakan lapisan bumi yang paling atas. Dan tanah ini sendiri sangat penting bagi manusia dikarenakan kehidupan manusia berada di atas tanah. Tanah ini terbentuk dari bebatuan yang sudah mengalami pelapukan. Dan proses pelapukan ini terjadi dalam proses waktu yang sangat lama dan diperkirakan hingga ratusan tahun. Pelapukan batuan menjadi tanah ini juga dibantu oleh mikroorganisme, perubahan air dan suhu. Begitu juga dengan Jenis Tanah dari suatu daerah ke daerah lainnya juga berbeda tergantung komponen komponen yang ada dalam daerah tersebut.

Dan berikut ini adalah jenis jenis tanah yang ada di dunia yang berbeda dari daerah satu ke daerah yang lainnya dan itu juga tergantung pada lingkungan yang ada di sekitar tersebut.

  1. Tanah Aluvial

Tanah Aluvial ini meruakan jenis tanah yang terjadi karena endapan lumpur yang sudah terbawa oleh aliran sungai. Dan tanah ini biasanya ditemui dibagian hilir karena akan dibawa ke hulu. Dan warna tanah ini biasanya coklat hingga kelabu.

Karakteristik tanah ini biasanya cocok bagi pertanian baik pertanian padi ataupun palawija seperti tembakau, jagung dan jenis tanaman yang lainnya karena teksturnya yang sangat lembut dan mudah untuk dikerjakan sehingga tidak meembutuhkan kerja keras untuk mencangkulnya.

Soal persebaran tanah ini sudah banyak terseebar di Indonesia seperti Kalimantan, Sulawesi, Sumatera, Jawa dan Papua

  1. Tanah Andosol

Tanah Andosol ini merupan salah satu jenis tanah vulkanik yang dimana sudah terbentuk karena proses vulkanisme pada gunung berapi. Dan kualitas tanah ini sangat baik tanah ini juga sangat subur dan sangat baik bagi peranian.

Karakteristik tanah ini adalah berwarna coklat keabu-an. Kandungan yang terdapat pada tanah ini adalah sangat kaya dengan mineral, unsure hara, air sehingga baik untuk pertanian. Tanah ini sangat cocok untuk pertanian dan persebaran tanah ini biasanya di lereng gunung berapi.

Persebaran Tanah Andasol ini di Indonesia sudah banyak tersebar seperti di daerah cincin api sudah banyak terdapat tanah andasol seeperti nusa tenggara, sumatera, bali, dan jawa.

  1. Tanah Entisol

Tanah Entisol ini merupakan tanah saudara dari tanah andosol, tetapi biasanya merupakan pelapukan dari material yang sudah dikeluarkan oleh letusan gunung berapi seperti pasir, debu, lapilli dan lahar.

tanah-entisol
tanah-entisol

Karakteristik tanah ini juga sama dengan tanah andosol. Dan tanah ini merupakan tipe tanah yang sangat muda. Dan tanah ini biasanya ditemukan di daerah  gunung berapi  bisa berupa permukaan yang sangat tipis yang belum pernah memiliki lapisan tanah sama sekali.

Persebaran tanah ini biasanya terdapat pada sekitar gunung berapi seperti pantai parangteritis Jogjakarta dan di daerah jawa lainnya.

  1. Tanah Grumusol

Tanah Grumusol ini terbentuk karena adanya pelapukan bebatuan kapur dan tuffa vulkanik. Kandungan organic di dalamnya sangat rendah karena bebatuan kapur. Dan bisa kita simpulkan bahwa tanah ini tidak subur dan tidak cocok bagi lahan pertanian.

Karakteristik tekstur tananhya kering dan mudah pecah terutama pada musim kemarau dan memiliki warna hitam. Ph yang dimiliki netral hingga alkalis. Tanah ini biasanya berada di permukaan tinggi kurang lebih 300 meter dari permukaan laut dan memiliki bentuk topografi datar hingga bergelombang.

Persebaran tanah ini sudah sangat banyak sekali di Indonesia sperti nusa tenggara timur, jawa dan lain lain.

  1. Tanah Humus

Tanah humus ini merupakan tanah yang terbntuk dari pelapukan tumbuh-tumbuh an. Yang mengandung banyak unsur hara dan mineral dan sangat subur sekali.

tanah-humus
tanah-humus

Karakteristik tanah ini sangat baik untuk melakukan cocok tanam karena kandunggan nya sangat subur sekali dan baik untuk tanaman. Tanah ini memiliki unsur hara dan mineral yang banyak karena terjadinya pelapukan tumbuhan sehingga warnanya agak keehitam-hitaman.

Persebaran tanah ini sudah banyak terdapat di Indonesia seperti daerah perhutanan, seperti daerah Papua, Kalimantan, Jawa, Sumatera dan sebagian lagi di Sulawesi.

  1. Tanah Inseptisol

Tanah Inseptisol ini terbentuk karena bebatuan sedimen atau metamorf dengan warna agak kecoklatan dan kehitaman dan agak kecampuran warna abu-abu.

Karakteristrik tanah ini adalah adanya horizon kambik yang dimana horizon ini kurang dari 25%. Tanah ini cocok bagi perkebunan seperti perkebunan kelapa sawit, perkebunan karet, dan lainnya.

Persebaran tanah ini sudah banyak tersebar di Indonesia seperti Papua, Kalimantan, dan Sumatera.

  1. Tanah Liat

Tanah Liat ini adalah jenis tanah yang terdiri dari campuran almunium serta silikat yang memiliki diameter tidak lebih dari 4 mikrometer. Tanah Liat ini terbentuk dengan adanya proses pelapukan batuan silica yang sudah dilakukan oleh asam karbonat dan sebagian diantaranya dihasilkan oleh aktivitas panas bumi.

Karakteristik tanah liat ini biasanya digunakan untuk membuat kerajinan hingga keperluan yang lain nya. Warna tanah liat ini biasanya abu abu pekat dan hamper mengarah ke warna hitam, dan biasanya terdapat pada bagian bawah tanah atau pun permukaan tanah.

Persebaran tanah liat ini sudah hamper tersebar di seluruh wilayah Indonesia, yang membedakan hanya lah kedalaman tanah tersebut.

  1. Tanah Podsolik Merah Kuning

Tanah Podsolik Merah Kuning ini adalah jenis tanah yang sangat mudah ditemukan di seluruh daerah Indonesia di karena kan persebarannya sudah hamper rata.

tanah podsolik merah kuning
tanah podsolik merah kuning

Karakteristik tanah ini berwana merah hingga kekuningan. Tanah ini juga mengandung organic serta mineralnya yang akan sangat nudah mengalami pencucian oleh air hujan. Dan ketika ingin menyuburkan tanah ini kita harus menanami tumbuhan yang akan memberikan zat organic untuk kesuburan tanah tersebut serta pupuk hayati maupun hewani.

  1. Tanah Podsol

Tanah Podsol ini merupakan tanah yang memiliki berbagai macam campuran tekstur mulai dari pasir hingga bebatuan kecil.

Karakteristik tanah ini adalah tidak memiliki perkembangan profil, warnanya kuning hingga kuning ke abu abu an dan memiliki tekstur pasir hingga lempung, dan kandungan organiknya sangat rendah karena terbentuk dari curah air hujan yang sangat tinggi tetapi suhunya rendah.

  1. Tanah Pasir

Tanah Pasir ini adalah merupakan hasil dari pelapukan dari bebatuan pasir. Dan tanah ini biasa nya berada di daerah pantai atau pun ke pulauan.

Karakteristik tanah ini adalah memiliki kandungan air dan mineral di karena kan tekstur nya yang sangat lemah. Tanah ini sangat mudah ditemukan di daerah yang berpasir di Indonesia.

Persebaran tanah ini hamper semua wilayah di Indonesia memiliki tanah pasir

  1. Tanah Padas

Tanah Padas ini sebenarnya tidak bisa dibilang sebagai tanah di karena kan sangat keras hampir sama dengan bebatuan.

Karakteristik tanah ini tidak memiliki kandungan air didalamnya dan hampir tidak ada karena tanah ini sangat padas dan sangat keras. Unsur haranya yang ada pada tanah ini sangat rendah dan kandungan organiknya sangat rendah bahkan tidak ada. Tanah ini tidak cocok untuk bertanam.

Persebaran tanah ini di wilayah Indonesia hampir merata.

  1. Tanah Oxisol

Tanah oxisol ini adalah tanah yang kaya akan zat besi dan almunium oksida, tanah ini merupakan tanah yang sering kita temui di daerah tropis di Indonesia dari daerah dsa hingga perkotaan.

Karakteristik tanah ini adalah memiliki solum yang sangat dangkal dan ketebalan nya hanya kurang dari 1 meter. Warna dari tanah ini merah hingga kuning dan memiliki tekstur yang sangat halus seperti tanah liat.

Persebaran tanah ini sangat cocok pada daerah yang beriklim tropis basah dan sangat cocok untuk perkebunan subsisten seperti tebu, pisang, nanas, dan tumbuhan yang lain nya.

  1. Tanah Organosol

Tanah Organosol ini adalah tanah yang terbentuk dari pelapukan benda organic seperti tumbuhan, rawa dan gambut. Dan tanah ini biasa nya terdapat pada daerah yang beriklim basah dan memiliki curah hujan yang sangat tinggi.

Karakteristik tanah ini memiliki ketebalan yang sangat minim hanya 0.5 mm dan memiliki diferensiasi horizon yang sangat jelas sekali.

Persebaran tanah ini biasanya ditemukan di daerah pantai dan hampir tersebar di seluruh pulau di Indonesia seperti Kalimantan, Nusa Tenggara, Papua, Jawa, dan Sulawesi.

  1. Tanah Mergel

Tanah Mergel ini hampir sama dengan tanah kapur, dan tanah ini berasal dari kapur, tetapi dicampur dengan berbagai bahan yang lainnya.dan yang membedakan dari tanah ini adalah ia mirip seperti pasir.

Mungkin hanya itu saja yang bisa saya share atau bagikan dipagi hari ini mungkin bisa membantu kalian dalam menyelesaikan masalah atau akan memilih tanah buat bertanam.Demikian artikel dari saya kali ini tentang Jenis Jenis Tanah dan tetap baca artikel saya selanjutnya yaa. dan jangan lupa di like dan di share ya.

Leave a Reply