Asmaul Husna
Asmaul Husna

99 Asmaul Husna Arti, Maknanya, dan Manfaatnya Lengkap

Posted on
  1. Al – Hamiid  (الحميد) Artinya  Maha Terpuji

Al – hamiid berarti allah itu maha terpuji, semua sanjungan dan pujian itu miliknya allah. Allah telah menciptakan alam semesta dan segala isinya serta memberikan kehidupan untuk mahluknya, sehingga allah layak untuk menjafdi satu – satunya zat yang harus kita puji. Jika seseorang membaca asma ini sebanyak 100 kali setiap setelah melaksanakan sholat lima waktu, allah akan memasukanya kedalam golongan hamba – hambanya yang sholih.

  1. Al – Mushi  (المحصى) Artinya  Maha Menghitung Segala Sesuatu

Al – muhsi berarti allah itu maha menghitung segala sesuatu. Termasuk allah akan menghitung semua amalan hambanya terutama amalan anak turun adam, apakah amalan baiknya lebih banyak daripada amalan buruknya atau sebaliknya apakah amalan buruknya lebih banyak daripada amalan baiknya, jika ternyata mulia lebih banyak yaitu surga tempatnya segala kesenangan dan kebahagiaan tidak ada kensengsaraan di dalamnya akan bahagia selama – lamanya.

Tapi kok  ternyata yang lebih banyak adalah amalan buruknya maka tidak ada tempat baginya kecuali neraka yaitu tempatnya segala siksaan dan kesensaraan tidak pernah mengalami kesenangan. Jika seseorang tidak dapat menjawab pertanyaan pada hari pengadilan di akhirat, hendaknya di sering membaca asma allah ini. Insa allah, dia akan mendapat kemudahan.

  1. Al – Mubdi’ (المبدئ) Artinya  Maha Memulai

Al mubdi’ berarti allah mempunyai sifat maha memulai. Allah lah yang memulai segala sesuatu dari ketiadaan menjadi ada, contohnya yaitu alam semesta ini yang diciptakaan allah yang slnya belum ada menjadi ada, termasuk manusia diciptakan oleh allah yang awal mulanya yaitu nabi adam. Dan masih banyak lagi mahluk – mahluk yang pada awalnya tiada menjadi ada, itulah sifat allah.

Allah menciptakan segala sesuatu sesuai dengan kehendak allah, jika allah menghendaki untuk menciptakan sesuatu cukup mudah bagi allah, allah hanya cukup mengucapkan kaimat ‘’kun’’ maka apa yang dikehendakinya akan tercipta.

  1. Al – Mu’id (المعيد) Artinya  Maha Mengembalikan

Al – mu’id berarti allah itu maha mengembalikan. Alaah itu maha kuasa untuk mengembalika segala sesuatu atas kehendaknya. Sebagai contohnya yaitu manusia diciptakan hidup di muka bumi dengan di beri umur, harta, kedudukan, pangkat, yang pada akhirnya nanti semuanya pasti akan kembali kehadapanya  atau kita pertama kali hidup di muka bumi dalam keadaan masih bayi tidak berpakaian atau telanjang, tidak memakai sendal, belum khitan nantinya pada hari akhir yaitu di saat kita di kumpulkan dalam keadaan yang sama seperti pertama kali kita di ciptakan.

  1. Al –  Muhyi (المحيى ) Artinya Maha menghidupkan

Al – muhyi berarti allahmaha menghidupkan. Semua mahluk hidup yang hidup di muka bumi ini yang menghidupkan adalah allah zat yang maha menghidupka. Mahluk yang asalnya tidak bernyawa dengan allah menghidupkan yaitu dengan cara diberi nyawa akhirnya dapat hidup.

Nanti pada saat datangnya hari akhir allah pun juga akan menghidupkan semua mahluk terutama manusia yang sudah terkubur didalam tanah, bahkan mayit yang sudah terkubur ribuan tahun yang lalu oleh allah pun juga pasti akan ihidupkan kembali dan akan di hadapkan di sisinya dan akan ditanya tentng amal perbuatanya selama dia hidup di muka bumi apa saja yang telah dia kerjakan selama itu  apakah kebaikan atau kejelekan.

Maka perlu kita ketahui, kita jangan menganggap bahwa setelah mati tidak akan di hidupkan kembali, karna angapan yang seperti itu adalah angapanya orang jahiliyah, orang yang tidak percaya pada datangnya hari akhir.  Maka dengan adanya sifat allah yang seperti ini maka kita perlu mengkoreksi diri pakah diri kita sudah siap untuk menghadap kepada allah, apakah amalan kita sudah cukup atau belum.Seperti yang di jelaskan di dalam surat :

  1. Al – Mumit (المميت ) Artinya  Maha Mematikan

Al – mumit berarti allah adalah zat yang maha mematikan. Allah tidak hanya memiliki sifat maha menghidupkan tetapi allah juga memiliki sifat maha mematikan, semua mahluk yang hidup di muka bumi ini semuanya pasti akan mengalami kematian, karna itu sudah menjadi ketentuan allah yang tidak bisa dihindarkan lagi.

Di dalam alquran allah Swt telah berfirman yang isinya kullu nafsin zaaikotul maut, itu sudah menjadi ketetapan allah yang sudah tidak dapat dirubah lagi atau tidak dapat dihindari lagi. Di dalam ayat itu allah bemberi taukan bahwa setiap diri yang bernyawa pasti akan mengalami yang namanya mati. Perlu kita ketahui bersama bahwa didalam allah mematikan seseorang, allah tidak pandang bulu apakah dia masih kecil apakah dia sudah dewasa apakah dia sudah tua apakah dia sudah menikah apakah dia belum menikah, maka mungkin kita pernah mendengar atau mengetahui kabar ada bayi atau anak kecil yang meninggal, kabar orang tua meningal atau bahkan pemuda peninggal, itu sudah merupakan hal yang biasa, ibaratnya yaitu sebagai mana buah kelapa.

Anda pasti mengetahui ada buah kelapa yang masih kecil sudah jatuh dari pohonya, ada buah kelapa yang masih muda sudah jatuh dari pahonya, ada buah kelapa yang sudah tua jatu dari pahonya, itu merupakan sebuah gambaran bahwa umur itu tidak dapat menjadi ukuran atau patokan orang tersebut akan mati terlebih dahulu atau tidak, dan gambaran itu juga menunjukan bahwa mati masih kecil pantas, mati muda pantas, mati tua juga pantas.

Kita terutama para pemuda jangan memiliki angapan bahwa kalau umur kta masih muda kita akan mati belakangan atau masih lama, perlu kita ketahui bersama ketika memang ajal seseorang itu telah datang maka allah pasti akan mematikan orang tersebut dengan cara memerintahkan hambanya yaitu malaikat pencabut nyawa. Dan ketika ajal seseorang itu telah datang maka tidak dapat dimajukan dan juga tidak dapat di akhirkan sedukitpun.Seperti yang di jelaskan di dalam surat : An – nisa’ ayat 78

أَيْنَمَا تَكُونُواْ يُدْرِككُّمُ الموت وَلَوْ كُنتُمْ فِي بُرُوجٍ مُّشَيَّدَةٍ

Artinya: “Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendatipun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh.” (QS. An Nisa’ [4] : 78)

  1. Al- Hayy  (الحي ) Artinya  Maha Hidup

Al – hayy berarti allah itu maha hidup tidak akan pernah musnah, allah akan selalu hidup dengan kehidupan yang sempurna. Berbeda dengan mahluknya yang hidupnya ada batasnya. Seperti yang di jelaskan di dalam surat : Al – furqaan ayat 58

وَتَوَكَّلْ عَلَى الْحَيِّ الَّذِي لا يَمُوتُ وَسَبِّحْ بِحَمْدِهِ وَكَفَى بِهِ بِذُنُوبِ عِبَادِهِ خَبِيرًا

Dan bertawakkallah kepada Allah yang hidup (kekal) Yang tidak mati, dan bertasbihlah dengan memuji-Nya. Dan cukuplah Dia Maha Mengetahui dosa-dosa hamba-hamba-Nya.” [Al Furqaan 58]

  1. Al – Qayyum  (القيوم ) Artinya Maha Berdiri Sendiri

Al – qayyum berarti allah maha berdiri sendiri tampa ada bantuan dari siapapun

 

  1. Al-Wajid ( الواجد ) Artinya  Maha menemukan

Allah Itu memiliki sifat al-wajid yang memiliki arti Maha menemukan. Allah maha menemukan segala yang ia inginkan, dan kita sebagai makhluk ciptaan Allah, tidak bisa menghalangi apa yang Allah kehendaki, Contonya yaitu seperti Qadar. Kita tidak akan bisa merubah qadar kita, hanya allah lah yang dapat mengubah qadar kita. Contoh Soal rezeki, pasti semua orang mendapatkan rezekinya masing masing, dan rezekinya pun berbeda- beda.

Seperti yang di jelaskan di al-quran pada surat al-baqarah ayat 60:

وَإِذِ اسْتَسْقَى مُوسَى لِقَوْمِهِ فَقُلْنَا اضْرِب بِّعَصَاكَ الْحَجَرَ

فَانفَجَرَتْ مِنْهُ اثْنَتَا عَشْرَةَ عَيْناً قَدْ عَلِمَ كُلُّ أُنَاسٍ مَّشْرَبَهُمْ

كُلُواْ وَاشْرَبُواْ مِن رِّزْقِ اللَّهِ وَلاَ تَعْثَوْاْ فِي الأَرْضِ

مُفْسِدِينَ

Artinya: “Dan (ingatlah) ketika Musa memohon air untuk kaumnya, lalu Kami berfirman: “Pukullah batu itu dengan tongkatmu”. Lalu memancarlah daripadanya dua belas mata air. Sungguh tiap-tiap suku telah mengetahui tempat minumnya (masing-masing). Makan dan minumlah rezeki (yang diberikan) Allah, dan janganlah kamu berkeliaran di muka bumi dengan berbuat kerusakan.”

Ada yang mendapat sedikit, banyak, dan bahkan ada yang tidak dapat sama sekali. Jika seperti itu, kalian harus selalu bersyukur karena,yang mengatur rezeki para hamba yaitu Allah. Barang kali dari rezeki yang kita dapatkan itu, akan menjadi hikmah atau barokah.

  1. Al Majid (الماجد ) Artinya: Maha Mulia

Allah itu memiliki sifat Al majiid, yang memiliki arti Yang Maha mulia Dari macam segala sesuatu. Tidak akan ada yang bisa menandingin kemuliaanya. Jadi, Allah itu Sangat mulia dan tidak akan ada yang bisa menandingin, bahkan tidak ada yang bisa menyamain. Sebagaimana yang di jelaskan di surat al-baqarah ayat 23:

وَإِنْ كُنْتُمْ فِي رَيْبٍ مِمَّا نَزَّلْنَا عَلَى عَبْدِنَا فَأْتُوا بِسُورَةٍ مِنْ مِثْلِهِ وَادْعُوا شُهَدَاءَكُمْ مِنْ دُونِ اللَّهِ إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَ

Artinya: “Dan jika kamu (tetap) dalam keraguan tentang Al-Qur’an yang Kami wahyukan kepada hamba Kami (Muhammad), buatlah satu surat (saja) yang semisal Al-Qur’an itu dan ajaklah penolong-penolongmu selain Allah, jika kamu orang-orang yang benar”. (Q.S. Al-Baqarah [2]: 23).

Sekarang ini banyak sekali yang mengaku bahwa dia mengaku sebagai tuhan, kalau ada orang seperti itu, jangan kalian percayai, Sudah jelas, di dalam al-quran, bahwa tidak ada yang tahu wujudnya Allah itu seperti apa, bahkan Orang yang di percaya oleh Allah, yaitu N muhammad, tidak tahu bagaimana wujudnya Allah, yang N Muhammad tahu bahwa Allah itu memang benar- benar ada.

  1. Al-Wahid (الواحد ) Artinya: Maha Tunggal

Allah itu memeiliki Sifat Yaitu Al- Wahid yang berarti Allah yang maha Tunggal. Allah itu di dunia ini Hanya satu, Tidak ada orang satupun yang menyamainya dan Allah itu tidak memiliki anak dan isrti:

Ibnu Katsir menyatakan,

وأنه لا إله إلا هو، وأنه لا شريك له، ولا نظير له ولا ولد له، ولا صاحبة له، ولا كفء له، بل هو الأحد الصمد:

وفي كُلّ شَيءٍ له آيةٌ … تَدُل على أنه واحِدُ …

Artinya: “Tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah, tidak ada sekutu bagi-Nya, tidak ada yang serupa dengan-Nya. Allah tidaklah memiliki anak dan istri. Tidak ada yang semisal dengan-Nya.

 

Banyak orang yang berkata bahwa Allah Itu memiliki anak dan juga istri, itu tidak benar. Sudah jelas di dalam al-quran bahwa allah itu tidak memiliki anak dan istri. Dan Allah pun tidak memiliki keturunan dari siapapun,karena sudah jelas bahwa Allah itu satu, jika kalian bertanya allah itu berarti terbuat dari apa?, Kalian tidak perlu mencari jawabanya, Cukup saja kita percaya bahwa allah itu memang ada.

Incoming search terms:

  • asmaul husna terpenuhi/tercukupi artinya
  • bagaimana menanggapi perbedaan arti nama dan penafsiran tentang asmaul husna
  • gambar asmaul husna lengkap
  • saya tahu bahwa allah adalah as shomad (maha dibutuhkan) maka saya harus
Gravatar Image

Pribadi yang sederhana, berjuang, berusaha, dan terus berdoa untuk bisa menjadi orang yang bermanfaat dan berguna untuk sesama. Mencari ilmu akhirat dan dunia untuk hidup yang Barokah.

Leave a Reply