Asmaul Husna
Asmaul Husna

99 Asmaul Husna Arti, Maknanya, dan Manfaatnya Lengkap

Posted on
  1. Al-Ghafuur ( الغفور ) artinya Maha Pengampun

Al-Ghafuur Maha Pengampun, banyak pengampunanNya kepada hamba-hambaNya. Yaitu sifatnya Allah yang mempunyai banyak pengampunan pada hambanya, walaupun hamba itu memiliki kesalahan sebanyak buih lautan, maka Allah akan mengampuni seluruh dosanya jika hamba itu mau bertaubat. Sifat Banyak Pengampunanya ini hanya dimiliki oleh Allah semata. Jadi bisa diambil kesimplan bahwa Allah adalah rajanya ampunan, jika kita mau minta ampun, minta ampunlah kepada Allah, pasti Allah akan mengampuni kesalahan kita walaupun kesalahan kita sebanyak buih lautan. Seperti yang dijelaskan dalam Al-Quran surat 2:173

إِنَّمَا حَرَّمَ عَلَيْكُمُ الْمَيْتَةَ وَالدَّمَ وَلَحْمَ الْخِنزِيرِ وَمَا أُهِلَّ بِهِ لِغَيْرِ اللَّهِ ۖ فَمَنِ اضْطُرَّ غَيْرَ بَاغٍ وَلَا عَادٍ فَلَا إِثْمَ عَلَيْهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَّحِيمٌ

Artinya: Sesungguhnya Dia hanya mengharamkan atasmu bangkai, darah, daging babi, dan (daging) hewan yang disembelih dengan (menyebut nama) selain Allah. Tetapi barangsiapa terpaksa (memakannya), bukan karena menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka tidak ada dosa baginya. Sungguh, Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.

  1. Asy-Syakuur ( الشكور ) artinya Maha Pembalas / Maha Bersyukur

Asy-Syakuur Maha Pembalas / Maha Bersyukur, yaitu memberikan balasan yang banyak sekali atas amalan yang kecil. Ini adalah sifat Allah yang bermakna Pembalas, yaitu setiap pengamalan baik kita, maka Allah akan membalasnya dengan balasan yang lebih besar daripada pengamala yang kita perbuat, tentusaja bagi kita kaum muslim, kita wajib beryukur dan berusaha mencari pengamalan baik sebanyak-banyaknya untuk bekal kita di Akherat nanti, maka dari itu, kita yang masih hidup di dunia, kita harus memanfaatkan kesempatan emas ini dalam beramal baik. Seperti yang dijelaskan dalam Al-Quran surat 35:34

وَقَالُوا الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَذْهَبَ عَنَّا الْحَزَنَ ۖ إِنَّ رَبَّنَا لَغَفُورٌ شَكُورٌ

Dan mereka berkata, “Segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan kesedihan dari kami. Sungguh, Tuhan kami benar-benar Maha Pengampun, Maha Mensyukuri,

  1. Al-’Aliy ( العلي ) artinya Maha Tinggi Martabat-Nya / Maha Tinggi serta Mulia

Al-’Aliy Bermakna Maha Tinggi Martabat-Nya / Maha Tinggi serta Mulia, yaitu mencapai tingkat yang setinggi-tingginya yang tidak mungkin digambarkan oleh akal fikiran sesiapa pun dan tidak dapat difahami oleh otak yang bagaimanapun pandainya manusia di dunia ini, ini adalah sifat Allah bahwa Allah itu adalah dzat yang memiliki setinggi-tingginya pangkat yang mengalahkan pangkat siapapun yang hidup di alam ini, walaupun begitu, Allah tidak pernah sombong dalam memiliki sifatnya, ini bisa kita ambil kesimpulan bahwa Allah adalah satu-satunya tuhan yang wajib disembah. Seperti yang telah dijelaskan dalam Al

الرِّجَالُ قَوَّامُونَ عَلَى النِّسَاءِ بِمَا فَضَّلَ اللَّهُ بَعْضَهُمْ عَلَىٰ بَعْضٍ وَبِمَا أَنفَقُوا مِنْ أَمْوَالِهِمْ ۚ فَالصَّالِحَاتُ قَانِتَاتٌ حَافِظَاتٌ لِّلْغَيْبِ بِمَا حَفِظَ اللَّهُ ۚ وَاللَّاتِي تَخَافُونَ نُشُوزَهُنَّ فَعِظُوهُنَّ وَاهْجُرُوهُنَّ فِي الْمَضَاجِعِ وَاضْرِبُوهُنَّ ۖ فَإِنْ أَطَعْنَكُمْ فَلَا تَبْغُوا عَلَيْهِنَّ سَبِيلًا ۗ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلِيًّا كَبِيرًا – 4:34

Artinya: Laki-laki (suami) itu pelindung bagi perempuan (istri), karena Allah telah melebihkan sebagian mereka (laki-laki) atas sebagian yang lain (perempuan), dan karena mereka (laki-laki) telah memberikan nafkah dari hartanya. Maka perempuan-perempuan yang shalih adalah mereka yang taat (kepada Allah) dan menjaga diri ketika (suaminya) tidak ada, karena Allah telah menjaga (mereka). Perempuan-perempuan yang kamu khawatirkan akan nusyuz, hendaklah kamu beri nasihat kepada mereka, tinggalkanlah mereka di tempat tidur (pisah ranjang), dan (kalau perlu) pukullah mereka. Tetapi jika mereka menaatimu, maka janganlah kamu mencari-cari alasan untuk menyusahkannya. Sungguh, Allah Mahatinggi, Mahabesar.

  1. Al-Kabiir (الكبير) Artinya Maha Besar

Adalah zat yang maha besar yang tidak ada tandingannya dengan akal akan kebesarannya, dan akal tidak sanggup mencapai hakikatnya.

Jika seseorang dipecat dari jabatannya, hendaknya ia berpuasa selama tujuh hari dan setiap hari membaca yaa kabiir anta al-ladzii laa tahdi ‘uquul li washfi ‘azamatih (“Wahai Yang Maha Besaar Yang tak dapat dilukiskan akal”) sebanyak 1.000 kali, maka jabatannya tersebut akan kembali kepadanya, disamping itu ia akan memperoleh kemuliaan dan kehormatan, Insya Allah.

Berkhasiat untuk membuka pintu ilmu pengetahuan dan makrifat bagi orang yang banyak berdzikir dengan Asma Allah ini.

Seperti yang dijelaskan dalam Al Quran surat :

ذَٰلِكَ بِأَنَّ اللَّهَ هُوَ الْحَقُّ وَأَنَّ مَا يَدْعُونَ مِن دُونِهِ هُوَ الْبَاطِلُ وَأَنَّ اللَّهَ هُوَ الْعَلِيُّ الْكَبِيرُ – 22:62

Artinya: Demikianlah (kebesaran Allah) karena Allah, Dialah (Tuhan) Yang Hak. Dan apa saja yang mereka seru selain Dia, itulah yang batil, dan sungguh Allah, Dialah Yang Mahatinggi, Mahabesar. Barang siapa yang mempunyai banyak utang, kemudian ia berdzikir dengan membaca yaa kabiir anta al-ladzii laa tahdi ‘uquul li washfi ‘azamatih (“Wahai Yang Maha Besar Yang tak dapat dilukiskan akal”) sebanyak 1.000 kali, niscaya mereka akan mampu melunaskan utang – utangnya itu.

  1. Al-Hafiizh( الحفيظ) Artinya Maha Memelihara

Adalah zat yang memelihara atau melindungi segala makhluknya, dari segala mara bahaya atau kerusakan.

Barang siapa yang berdzikir dengan Asma Allah ini dengan istiqamah atau menuliskannya dan membawanya di tempat yang menakutkan, maka ia akan selamat, sekalipun ia tidur di tempat binatang buas.

Jika seseorang mengenakan kalung bertuliskan nama yaa Hafiizh dan dia tidak lupa membacanya paling sedikit 10 kali dalam sehari, niscaya ia akan selamat dari kekerasan, malapetaka, kehilangan dan hal – hal yang membawa madharat, Insya Allah.

Seperti yang telah diterangkan di dalam Al-Quran:

فَإِن تَوَلَّوْا فَقَدْ أَبْلَغْتُكُم مَّا أُرْسِلْتُ بِهِ إِلَيْكُمْ ۚ وَيَسْتَخْلِفُ رَبِّي قَوْمًا غَيْرَكُمْ وَلَا تَضُرُّونَهُ شَيْئًا ۚ إِنَّ رَبِّي عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ حَفِيظٌ – 11:57

Artinya: Maka jika kamu berpaling, maka sungguh, aku telah menyampaikan kepadamu apa yang menjadi tugasku sebagai rasul kepadamu. Dan Tuhanku akan mengganti kamu dengan kaum yang lain, sedang kamu tidak dapat mendatangkan mudarat kepada-Nya sedikit pun. Sesungguhnya Tuhanku Maha Pemelihara segala sesuatu.”

Oleh karna itu allah adalah Allah itu Al-Hafizh artinya yaitu Allah yang Maha Memelihara semua ciptaan-Nya. Siapakah yang memelihara alam semesta ini dari kerusakan dan kehancuran? Ya mesti allah S.W.T lah karna allah adalah maha memelihara dari seluruh alam ini yaitu dari kerusakan dan juga kehancuran.

  1.  Al-Muqiit ( المقيت) Artinya Maha Pemberi Kecukupan

Adalah zat yang telah menyediakan makanan dan juga minuman bagi para makhluk nya yang mana membutuhkan makanan dan juga minuman.

Barang siapa menuliskan Asma Allah ini atau membacakannya ke atas tanah, lalu tanah itu dibasahinya dan kemudian diciumnya, niscaya Allah akan menguatkannya dalam menahan rasa lapar.

Orang yang hendak melakukan perjalanan yang sulit dan berbahaya dapat membaca yaa Muqiit sebanyak 7 kali di atas sebotol air, kemudian menuliskan Asma Allah ini pada botol tersebut sebanyak 7 kali pula. Selama dia minum dari botol itu di dalam perjalanannya, dia akan mendapatkan kekuatan untuk mengatasi berbagai kesulitan dan bahaya yang mungkin dihadapinya.

Seperti yang sudah di jelaskan dalam Al-Quran:

مَّن يَشْفَعْ شَفَاعَةً حَسَنَةً يَكُن لَّهُ نَصِيبٌ مِّنْهَا ۖ وَمَن يَشْفَعْ شَفَاعَةً سَيِّئَةً يَكُن لَّهُ كِفْلٌ مِّنْهَا ۗ وَكَانَ اللَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ مُّقِيتًا – 4:85

Artinya: Barangsiapa memberi pertolongan dengan pertolongan yang baik, niscaya dia akan memperoleh bagian dari (pahala)nya. Dan barangsiapa memberi pertolongan dengan pertolongan yang buruk, niscaya dia akan memikul bagian dari (dosa)nya. Allah Mahakuasa atas segala sesuatu.

Barang siapa meniupkan Asma Allah ini di sebuah wadah setelah dibaca sebanyak 7 kali, kemudian meminum airnya untuk dirinya atau untuk orang lain, atau bernafas dalam – dalam di atas wadah tersebut, maka semua hajatnya akan terpenuhi, Insya Allah.

  1. Al-Hasiib (الحسيب) Artinya Maha Pembuat Perhitungan

Adalah zat yang memperhitungkan segala hal. Segala sesuatu diciptakan dan diaturnya dengan perhitungan  yang amat teramat teliti dan juga benar. Setiap sesuatu yang diciptakan dan yang dijadikan dalam keadaan perhitung-perhitungan yang sejelas-jelasnya.

Barang siapa takut dikalahkan oleh temannya, menghadapi tetangga yang licik, orang yang iri hati, atau untuk menjaga rumah seseorang dari kerusakan maka ia harus membaca yaa Hasiib setiap hari sebelum matahari terbit dan sesudah matahari tenggelam sebanyak 70 kali. Maka sebelum satu minggu, Allah sudah menyelamatkannya dari rasa takutnya itu. Membaca Asma Allah ini hendaklah dimulai dari hari Kamis.

Yang mana di dalam Al-Quran Telah Dijelaskan:

وَابْتَلُوا الْيَتَامَىٰ حَتَّىٰ إِذَا بَلَغُوا النِّكَاحَ فَإِنْ آنَسْتُم مِّنْهُمْ رُشْدًا فَادْفَعُوا إِلَيْهِمْ أَمْوَالَهُمْ ۖ وَلَا تَأْكُلُوهَا إِسْرَافًا وَبِدَارًا أَن يَكْبَرُوا ۚ وَمَن كَانَ غَنِيًّا فَلْيَسْتَعْفِفْ ۖ وَمَن كَانَ فَقِيرًا فَلْيَأْكُلْ بِالْمَعْرُوفِ ۚ فَإِذَا دَفَعْتُمْ إِلَيْهِمْ أَمْوَالَهُمْ فَأَشْهِدُوا عَلَيْهِمْ ۚ وَكَفَىٰ بِاللَّهِ حَسِيبًا – 4:6

Artinya: Dan ujilah anak-anak yatim itu sampai mereka cukup umur untuk menikah. Kemudian jika menurut pendapatmu mereka telah cerdas (pandai memelihara harta), maka serahkanlah kepada mereka hartanya. Dan janganlah kamu memakannya (harta anak yatim) melebihi batas kepatutan dan (janganlah kamu) tergesa-gesa (menyerahkannya) sebelum mereka dewasa. Barangsiapa (di antara pemelihara itu) mampu, maka hendaklah dia menahan diri (dari memakan harta anak yatim itu) dan barangsiapa miskin, maka bolehlah dia makan harta itu menurut cara yang patut. Kemudian, apabila kamu menyerahkan harta itu kepada mereka, maka hendaklah kamu adakan saksi-saksi. Dan cukuplah Allah sebagai pengawas. (Ketahuilah bahwa) setiap menit yang berlalu tanpa keuntungan, setiap jam yang tidak engkau manfaatkan karena Allah, merawat mahkluk-Nya, atau mengingat-Nya, bersyukur kepada-Nya, memuji-Nya, mencermati apa yang tengah engkau kerjakan, adalah sebuah kerugian. Engkau tidak memiliki harapan untuk mendapatkan kembali yang telah hilang, engkau tidak dapat menebus hari kemarin, bahkan sekiranya engkau habiskan sisa hidupmu.

  1. Al-Jaliil (الجليل) Artinya Maha Luhur

Adalah zat yang bersifat  dengan sifat-sifat yang penuh dengan kemuliaan, lagi amat teramat mulia.

Barang siapa yang membaca atau menuliskan asmaul husna ini pada sehelai kertas dengan setetes tinta misik dan zafaran, lalu dibawanya, maka allah allah akan memberikan kewibawaan kepadanya dan juga kebesaran baginya.

Yang mana dalam Al-Quran telah dijelaskan:

وَيَبْقَىٰ وَجْهُ رَبِّكَ ذُو الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ – 55:27

Artinya: tetapi wajah Tuhanmu yang memiliki kebesaran dan kemuliaan tetap kekal.

Al-jalil memiliki makna yaitu maha luhur atau juga mulia. Maksudnya adalah allah itu merupakan sumber keluhuran yang paling sempurna di seluruh jagad raya ini dan juga tidak ada seorang pun yang dapat menyetarakannya.

  1.  Al-Kariim (الكريم) Artinya Maha Mulia

Adalah zat yang amat pemurah, sehingga ia memberikan segala kebutuhan dari segala makhluk-makhluknya tanpa di minta terlebih dahulu, dan diberikan oleh wasilah tanpa adanya perantara.

Barang siapa memperbanyak dzikir dengan Asma Allah ini ketika hendak tidur dan dilakukan secara rutin, maka Allah akan menanamkan sifat Karim kedalam hati orang – orang arif.

Orang yang membaca yaa Kariim sebanyak 270 kali setiap hari akan terbebas sama sekali dari utang mereka.

Yang mana dalam Al-Quran telah dijelaskan;

قَالَ الَّذِي عِندَهُ عِلْمٌ مِّنَ الْكِتَابِ أَنَا آتِيكَ بِهِ قَبْلَ أَن يَرْتَدَّ إِلَيْكَ طَرْفُكَ ۚ فَلَمَّا رَآهُ مُسْتَقِرًّا عِندَهُ قَالَ هَٰذَا مِن فَضْلِ رَبِّي لِيَبْلُوَنِي أَأَشْكُرُ أَمْ أَكْفُرُ ۖ وَمَن شَكَرَ فَإِنَّمَا يَشْكُرُ لِنَفْسِهِ ۖ وَمَن كَفَرَ فَإِنَّ رَبِّي غَنِيٌّ كَرِيمٌ – 27:40

Artinya: Seorang yang mempunyai ilmu dari Kitab berkata, “Aku akan membawa singgasana itu kepadamu sebelum matamu berkedip.” Maka ketika dia (Sulaiman) melihat singgasana itu terletak di hadapannya, dia pun berkata, “Ini termasuk karunia Tuhanku untuk mengujiku, apakah aku bersyukur atau mengingkari (nikmat-Nya). Barangsiapa bersyukur, maka sesungguhnya dia bersyukur untuk (kebaikan) dirinya sendiri, dan barangsiapa ingkar, maka sesungguhnya Tuhanku Mahakaya, Mahamulia.”

Barang siapa membaca astaghfirullaah yaa Kariim sering kali merasa aman dari hukuman Allah dan mengharapkan ampunan-Nya

Kemuliaan Allah sungguh sempurna dan tidak ada yang mampu menandingi-Nya, walaupun siapapun binaatang,hewan,jin, maupun makhluk apapun tidak ada yang bisa menandinggi kemuliaannya allah.

  1. Al-Raqiib (الرقيب) Yang Artinya Maha Mengawasi

Adalah zat yang mengamati segalanya, sehingga tidak ada satupun perkara ataupun kejadian yang terjadi tanpa sepengetahuannya.

Orang yang beriman yang telah diberikan karunia ihsaan, dikaruniai keyakinan yang kuat bahwa Allah melihat mereka setiap saat, membaca Asma Allah ini ditempat yang tersembunyi, maka mata hatinya akan melihat rahasia yang tidak dapat dilihat oleh orang lain. Dia bahkan dapat memahami bahasa binatang, tumbuh – tumbuhan dan benda – benda mati.

Yang mana dalam Al-Quran telah dijelaskan :

يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُم مِّن نَّفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيرًا وَنِسَاءً ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالْأَرْحَامَ ۚ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا – 4:1

Artinya: Wahai manusia! Bertakwalah kepada Tuhanmu yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu (Adam), dan (Allah) menciptakan pasangannya (Hawa) dari (diri)-nya; dan dari keduanya Allah memperkembangbiakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Bertakwalah kepada Allah yang dengan nama-Nya kamu saling meminta, dan (peliharalah) hubungan kekeluargaan. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasimu.

Jika seseorang lupa atau kehilangan sesuatu, membaca Asma Allah ini akan membantu orang itu untuk menemukannya kembali.

Barang siapa menginginkan keluarganya dan hartanya dilindungi dari kerusakan dan bencana, hendaknya membaca Asma Allah ini setiap hari 7 kali dan meniupkan pada mereka.

  1. Al-Mujiib (المجيب) Yang Artinya Maha Mengabulkan

Adalah zat yang mengabulkan doa-doa hamba-hambanya yang mau berdoa kepadanya.

Orang yang senantiasa berdzikir membaca yaa Mujiib, maka doa – doanya akan dikabulkan oleh allah S.W.T.

Jika ada Seseorang membaca yaa Mujiib yaitu berjumlah 55 kali setelah mengerjakan atau melakukan sholat sunah, terutama ketika matahari terbit, maka seluruh kebutuhannya akan dikabulkan atau terpenuhi oleh allah S.W.T.

Membaca Asma Allah ini juga akan menghentikan desas – desus dan fitnah yang ditujukan kepada seseorang.

Yang mana dalam Al-Quran Telah Dijelaskan :

وَإِلَىٰ ثَمُودَ أَخَاهُمْ صَالِحًا ۚ قَالَ يَا قَوْمِ اعْبُدُوا اللَّهَ مَا لَكُم مِّنْ إِلَٰهٍ غَيْرُهُ ۖ هُوَ أَنشَأَكُم مِّنَ الْأَرْضِ وَاسْتَعْمَرَكُمْ فِيهَا فَاسْتَغْفِرُوهُ ثُمَّ تُوبُوا إِلَيْهِ ۚ إِنَّ رَبِّي قَرِيبٌ مُّجِيبٌ – 11:61

Artinya: Dan kepada kaum Tsamud (Kami utus) saudara mereka, Shalih. Dia berkata, “Wahai kaumku! Sembahlah Allah, tidak ada tuhan bagimu selain Dia. Dia telah menciptakanmu dari bumi (tanah) dan menjadikanmu pemakmurnya, karena itu mohonlah ampunan kepada-Nya, kemudian bertobatlah kepada-Nya. Sesungguhnya Tuhanku sangat dekat (rahmat-Nya) dan memperkenankan (doa hamba-Nya).”

Allah itu Al-Mujib, artinya Allah itu Maha Mengabulkan doa hamba-hamba-Nya.

Khususnya bagi mereka yang beriman dan senantiasa bertakwa kepada-Nya. Untuk itu kita harus yakin kepada Allah, bahwa Allah pasti mendengar dan mengabulkan doa-doa kita semua.

Incoming search terms:

  • asmaul husna terpenuhi/tercukupi artinya
  • bagaimana menanggapi perbedaan pendapat tentang arti nama dan penafsiran tentang asmaul husna
  • gambar asmaul husna lengkap
  • jelaskan bahwa sebelum allah menciptakan makhluknya dia telah memperhitungkan manfaat dan mudaratnya
  • saya tahu bahwa allah adalah as shomad (maha dibutuhkan) maka saya harus
Gravatar Image
Pribadi yang sederhana, berjuang, berusaha, dan terus berdoa untuk bisa menjadi orang yang bermanfaat dan berguna untuk sesama. Mencari ilmu akhirat dan dunia untuk hidup yang Barokah.

Leave a Reply