Apa Alasan Kamu Berbohong?

Posted on

Berbohong bukanlah tempat seseorang untuk menyembunyikan sesuatu. Terkadang, orang memilih berbohong demi menjaga persaan orang lain, karena mungkin jika berkata sejujurnya akan lebih menyakitkan. Jika seperti itu alasannya bukan berarti kita bisa berbohong sesuka hati. Berbohong tetap merupakan perbuatan dosa dan tidak terpuji. Berbohong bisa membahayakan keharmonisan suatu hubungan. Lalu apa saja yang selalu menjadi alasan seseorang untuk berbohong?

  1. Kebiasan Berbohong

Seperti pepatah jawa mengatakan “wong biso kui jalaran soko kulino” artinya orang bisa berbuat karena terbiasa. Kebiasaan bisa menjadi sumber orang berlaku bohong. Berawal dari kebohongan kecil kemudian terbiasa menutupi kebohongan yang kecil itu lalu dengan kebohongan lagi yang lebih besar untuk menutupi yang kecil dan akhirnya menjadi kebohongan yang sangat besar. Kebohongan yang ditutupi dengan kebohongan.

  1. Malu denga Fakta

Kamu berbohong karena malu dengan kenyataan hidupmu. Kamu berusaha menutupi kekurangan dan kejelekan pada dirimu. Hal ini bisa berhubungan dengan masa lalu. Kamu malu dengan masa lalu yang pernah dialami dan kamu ingin menutupi semua itu dengan kebohongan agar orang lain tidak tahu.

  1. Menjaga Perasaan Orang Lain

Lebih memilih menjaga perasaan orang lain dengan berbohong, demi orang itu tidak tersakiti perasaannya. Kamu lebih takut akan mematahkan hatinya karena mengungkapkan kebenaran padanya sehingga kebohongan menjadi jalan pintasmu.

  1. Tidak Ingin disalahkan

Ada orang yang tidak ingin masa lalu dan rahasia terdalamnya diketahui orang lain yang suatu saat akan menghakimimu karena kesalahan yang kamu buat. Sikap takut dan tidak ingin disalahkan ini kemudian menjadikan keinginan untuk menutupinya dengan berbohong.

  1. Cara Paling Mudah

Terkadang orang sulit untuk mengatakan kebenaran yang mungkin akan mempengruhi hidupnya. Sehingga, berbohong menjadi cara paling mudah untuk mengatasi masalah hidupnya. Namun, hidup dalam kebohongan tidak akan tenang. Karena dia akan terus dituntut dengan kebohongannya sendiri.

  1. Tidak Menghargai Diri Sendiri

Apakah kamu tidak berpikir bahwa tanggung jawab dalam berbohong sangatlah besar. Kamu harus siap meyakinkan orang untuk selalu mempercayai kamu. Kamu harus bersembunyi terus menerus agar orang lain tidak manaruh curiga padamu. Yang kamu lakukan ini sama saja seperti kamu tidak menghargai dirimu sendiri. Orang yang berbohong adalah orang yang rendahan dan pengecut. Sama seperti membohongi diri sendiri.

bohong

Dalam islam berbohong boleh dilakukan demi kebaikan. Tapi berbohong bukan untuk menjatuhkan satu sama lain. Meskipun terkadang berbohong itu perlu, tapi berani jujur itu hebat.  Jujur aja kok repot.

Incoming search terms:

  • berbohong demi kamu
Gravatar Image

Orang yang tidak pernah menyangka dirinya bisa masuk jurusan multimedia di sebuah SMK. Karena itu bukan tujuan saya selanjutnya setelah lulus SMP. SMA adalah tujuan selanjutnya, tapi SMK akan menjadi sekolah terakhir saya. Dan saya yakin kesuksesan seseorang itu didapat dari kerja keras dan do’anya. SMA atau SMK bukanlah masalah. Tiada hasil yang mengkhianati usahanya.

Leave a Reply