anak-anak
Anak-Anak

Cara Mendidik Anak di Usia 7 Tahun

Posted on

Pada saat masa anak masih usia balita, perubahan tidak terjadi terlalu drastis pada seorang anak. Namun nanti pada saat anak menginjak usia 7 tahun, maka perubahan yang terjadi bisa saja sangat drastis dibandingkan dengan perubahan yang terjadi pada saat anak masih usia balita.

Pada saat usia itulah anak akan merasa bahwa mereka sudah mulai besar. Perubahan yang terjadi pada saat usia itu banyak, mulai dari perubahan dari sikap anak itu sendiri yang mulai ingin menentukan pilihannya sendiri tanpa harus dipengaruhi oleh orang tuanya.

Mungkin kita yang menjadi seorang ibu, kita terkadangatau bahkan sering melihat anak kita itu terlibat dalam perkelahian dengan temannya mungkin karena saling berebut mainan atau yang lain. Namun ketika setelah selesai berkelahi, kemudian kita mengajarkan untuk meminta maaf dan akhirnya mereka bermain seperti biasanya. Terkadang anak itu tidak mau untuk minta maaf kepada temannya lalu memilih untuk bermain seorang diri. Disitulah kita sebagai ibu atau sebagai pembimbing dari anak, kita supaya bisa untuk mulai mendidik dari situ.

Rasa marah dan juga kesal bisa saja terjadi pada semua orang. Termasuk juga pada anak-anak. Anak-anak bisa saja marah karena banyak hal mungkin karena dipukul, jatuh karena temannya, atau mungkin karena yang lain. Disini kita sebagai ibu atau pembimbing kita harus bisa mendidik kepada anak itu agar tidak mudah untuk marah. Karena jika anak itu mudah marah, akan bisa membuat anak itu tidak bisa memaafkan temannya. Sebab memaafkan itu lebih sulit dibandingkan meminta maaf.

Terlebih untuk anak laki-laki, karena pada usia tersebut anak akan lebih agresif saat dia sedang berinteraksi dengan teman-temannya. Karena untuk anak perempuan tidaklah seagresif laki-laki.

Berikut ini beberapa tips yang baik untuk mendidik anak pada usia 7 tahun.

  • Agama sebagai Pondasi yang Kuat

Mengaji-Alquran
Ajari Anak untuk Mengaji

Agama menjadi podasi yang kuat bagi anak karena agama banyak mengajarkan banyak aspek kehidupan yang sangat baik untuk semua orang terlebih untuk anak kita. Memberi pondasi anak kita dengan agama itu merupakan kewajuban kita sebagai orang tua dan juga mutlak.

Memberi pondasi dengan agama, mungkin dengan kita ajak untuk sholat, kita arahkan untuk mengikuti pengajian pada saat sore hari yang biasanya diadakan di masjid. Atau bahkan kita mengikutkannya ke privat tentang pendidikan agama. Apabila kita bisa untuk mengajarkan sendiri itu akan lebih baik bagi anak kita dan juga lebih efektif.

  • Bangkitkan Rasa Percaya Diri dan Perilaku yang Baik

percaya-diri
Bangkitkan Rasa Percaya Diri pada Anak

Banyak perubahan yang menonjol pada anak di usia 7 tahun salah satunya yaitu terkadang anak sudah berani untuk menilai bagaimana tentang tindakan yang dia lakukan. Karena juga terkadang banyak anak yang sudah berani untuk melawan pada saat diberi nasehat oleh orang tuanya.

Kita sebagai orang tua harus bisa menyesuaikan kondisi kita, agar kita tidak mudak terpancing emosi apabila anak kita melawan saat kita beri nasehat. Kita supaya mengajarinya agar tidak melawan saat diberi nasehat oleh orang yang lebih tua.

Namun apabila kita memarahi bahkan sampai memaki-makinya maka anak itu akan terbawa penyesalan dan juga rasa malu serta frustasi akibat hukuman atau kemarahan fisik yang mana nantinya lambat laun akan membuatnya menjadi minder, terlebih kita sering memarahinya didepan teman-temannya. Maka dari itu, bagaimanapun keadaannya kita jangan sampai memaki-maki atau memarahi anak kita, terlebih kita beri hukuman fisik karena sedikit kesalahannya.

Akan lebih baik lagi apabila kita memberi contoh yang baik untuk ditiru oleh anak kita, mungkin dengan kita mengajari cara untuk menegur orang bagaimana yang baik atau memberi masukan yang baik kepada temannya.

Kita supaya bisa memberi perhatian yang lebih pada anak kita saat anak kita menginjak usia seperti ini.

  • Jaga dan Awasi Pergaulan Anak

jaga dan awasi pergaulan anak
Jaga dan Awasi Pergaulan Anak

Pada saat usia seperti ini hal yang sangat perlu di perhatikan salah satunya untuk orang tua yaitu jaga dan awasi pergaulan anak. Jangan sampai anak kita bergaul dengan teman-temannya yang membuat jelek pada dirinya. Karena pada usia ini anak akan mempunyai banyak perubahan dalam hal pergaulan. Mulaidari mereka yang sudah tidak mau lagi untuk selalu di awasi, dijaga oleh orang tuanya ketika mereka sedang bermain atau sedang bergaul dengan teman-temanya.

Telah banyak kejadian yang mana, orang tua itu sudah menerapkan usaha agar anaknya tersebut bisa tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, baik dan lain sebagainya. Namun usaha itu terkadang mengalami kemunduran karena akibat dari pergaulan anak tersebut. Bahkan ada juga yang sampai anak tersebut malah menjadi minder dan juga tidak percaya diri.

Kita ajari mereka bagaimana cara untuk memilih teman yang baik untuk mereka. Biarkan mereka memilih temanyang mereka inginkan dengan catatan sesuai dengan yang kita ajarkan kepada mereka. Dengan kita melakukan pengawasan terhadap anak secara terus menerus maka anak tersebut akan pandai dan juga terbiasa untuk memilih bagaimana teman yang baik untuk mereka dan juga sesuai dengan pilihan yang kalian para orang tua ajarkan.

  • Batasi Pengaruh Buruk Informasi dan Kecanduan Gadget

 

Mengawasi perilaku anak
Mengawasi Anak dari Bahaya Media Informasi

Dahulu saat era 90an kebawah media informasi masih belum secanggih zaman sekarang. Namun zaman sekarang media informasi sudahlah sangat cepat. Maka dari itu kita sebagai orang tua supaya bisa membatasi anak kita dari buruknya media informasi. Sebenarnya dengan kecanggihan ini akan bisa membuat kita lebih efektif dan produktif dalam melakukan aktivitas apabila kita bisa menggunakannya dengan bijak.

Tidaklah sedikit sekarang banyak anak-anak dibawah umur yang sudah banyak menonton video porno. Maka dari itu kita sebagai orang tua supaya bisa membatasi penggunaan gadget kepada anak-anak kita. Berikut cara untuk kita membatasi kepada anak-anak kita tentang masalah penggunaan gadget.

  1. Dampingi anak saat sedang memainkan gadget.
  2. Supaya berhati-hati dengan sosmed (sosial media).
  3. Jangan memberikan gadget sepenuhnya kepada anak.

Itu tadi merupakan beberapa cara agar anak kita bisa terhindar dari buruknya informasi zaman sekarang.

Leave a Reply