Wisata di Pasuruan

6 Tempat Wisata di Pasuruan Jawa Timur Paling Populer yang Membuat Traveler Betah

Posted on

 

Tempat Wisata di Pasuruan
Tempat Wisata di Pasuruan

Jawa Timur memiliki sejuta tempat wisata yang menawan dan sangat sayang untuk dilewatkan. Kabupaten Pasuruan merupakan salah satu Kabupaten di Jawa Timur yang mempunyai banyak tempat wisata menarik dan mempesona. Di tempat tersebut anda akan menjumpai berbagai tempat wisata yang tidak akan mengecewakan anda. Berikut adalah beberapa tempat wisata di Kabupaten Pasuruan Jawa Timur yang sayang untuk anda lewatkan :

1. Wisata Pemandian Alam Banyu Biru Pasuruan

Wisata Pemandian Alam Banyu Biru Pasuruan
Wisata Pemandian Alam Banyu Biru Pasuruan

Bagi anda yang senang dengan wisata air, tempat wisata ini merupakan pilihan yang tepat. Pemandian alam ini terletak di Desa Sumberejo Kecamatan Winongan, dan masuk ke dalam kawasan Pasuruan di Provinsi Jawa Timur. Tempat wisata ini mempunyai keunikan tersendiri, disebabkan bukan kolam renang buatan atau pemandiannya, namun terdapat sumber mata air yang berwarna biru jernih. Jadi anda jangan heran ya? Itulah sebabnya, mengapa tempat wisata ini dinamakan “Banyu Biru” yang berarti Air Biru.

Dulunya tempat wisata Pasuruan ini disebut dengan Telaga Wilis. Di tempat ini terdapat 4 kolam renang yang lumayan besar , 2 kolam pertama merupakan kolam dengan sumber mata air asli langsung dari alam, yang terdapat ikan sengkaring di dalamnya. Ikan sengkaring tersebut dikeramatkan keberadaannya dan tak seorang pun yang berani mengganggu ikan tersebut. Sedangkan 2 kolam terakhir adalah kolam renang buatan manusia.

Pengunjung yang datang ke tempat ini bisa menikmati segarnya sumber mata air Banyu Biru Pasuruan. Tempat ini juga sering dijadikan sebagai latihan oleh para atlet – atlet atau perenang profesional.

Tempat ini tidak pernah sepi dikunjungi, terutama di saat hari libur telah tiba, karena di tempat wisata ini ada suatu keyakinan para penduduk lokal, yaitu barang siapa yang mandi di sumber mata airnya langsung, maka dia akan awet muda.

Bukan hanya tempat pemandiannya yang menarik, di sini anda juga bisa menikmati pemandangan alam yang masih alami di sekitar kawasan Banyu Biru. Bukan hanya itu saja, terdapat fasilitas – fasilitas lain yang sudah disiapkan bagi para wisatawan, misalnya kolam ikan, taman bermain anak, lapangan olahraga tenis, tempat pameran, serta wahana bermain air. Agar bisa masuk ke dalam kawasan wisata alam Banyu Biru, terlebih dahulu anda harus membayar tiket masuk dengan harga yang tidak terlalu mahal.

2. Danau Ranu

Danau Ranu Pasuruan
Danau Ranu Pasuruan

Ranu Grati atau Danau Grati berada di antara 3 desa, yaitu desa Ranuklindungan, desa Gratitunon, dan desa Sumberdawesari, kecamatan Grati. Danau ini memiliki luas 198 hektar. Danau Ranu Grati ini berada tidak jauh di sebelah selatan pantai utara, di antara ruas Jalan Pasuruan Probolinggo.

Tempat wisata ini adalah salah satu tempat wisata terkenal di Kabupaten Pasuruan. Sayang sekali jika anda melewatkan tempat wisata ini saat berada di Pasuruan Jawa Timur.

Danau Ranu Grati ini menunjukkan keindahan pemandangan alam matahari terbenamnya yang sangat menawan. Hembusan anginnya yang sejuk, jejeran pemuda yang sedang serius menunggu jorannya tersangkut ikan, dan anak – anak yang tengah bermain merupakan pemandangan syahdu sore hari di Danau Ranu Grati. Banyak kegiatan wisata yang dapat anda lakukan di sini, mulai dari mengayuh becak air, sepeda air, dan menyusuri sekitar danau dengan menggunakan boat sambil melihat panorama keindahan alam yang menawan, memancing, atau hanya duduk – duduk santai di pinggiran danau untuk melihat tenangnya air di danau tersebut.

Anda juga akan menemukan keramba ikan milik warga sekitar yang sengaja mencari penghidupan dengan menangkap ikan. Bukan hanya keindahannya, Danau Ranu Grati ini lumayan misterius loh, konon ada tentara Belanda dengan tank amfibinya menghilang saat menyebrangi danau ini. Di danau ini memang terdapat sebuah lubang yang sangat besar dengan bentuk kerucut terbalik di dasar Danau Ranu Grati tersebut.

Danau Ranu Grati ini juga tidak lepas dari legenda yang melingkupinya. Yang konon menceritakan Kerajaan Majapahit tentang amarah Begawan Nyampo kepada masyarakat yang sudah membunuh putranya yang berwujud ular bernama Baru Klinting. Di amarahnya, Begawan Nyampo menantang masyarakat Desa Kademangan Klindungan agar mencabut sebuah tongkat yang telah ditancapkannya  di atas tanah, siapa saja yang dapat mencabut tongkat itu, berarti orang tersebut merupakan lawan yang cocok untuk Begawan Nyampo.

Satu per satu masyarakat Kademangan Klindungan kemudian mencoba mencabut tongkat itu, tapi tidak ada satu orang pun yang berhasil melakukannya. Akhirnya Begawan Nyampo lah yang mencabut sendiri tongkat tersebut, dan keluarlah mata air yang sangat deras menggenangi desa tersebut menjadi sebuah danau yang sekarang disebut dengan nama Danau Ranu Grati.

3. Bukit Flora

Bukit Flora di Pasuruan
Bukit Flora di Pasuruan

Bukit Flora ini merupakan taman bunga yang terdapat di Kabupaten Pasuruan. Tempat wisata ini adalah salah satu objek wisata yang populer di Kabupaten Pasuruan. Taman bunga ini berada di desa Tutur Kecamatan Nongkojajar Kabupaten Pasuruan, berada di dataran tinggi 700 mdpl.

Taman bunga ini mempunyai hawa yang segar dan sejuk. Para pengunjung dapat melihat berbagai macam bunga yang dilestarikan, misalnya krisan, anggrek, dan lain sebagainya.

Para pengunjung juga dapat menikmati fasilitas outbond yang sudah disiapkan. Untuk masuk ke taman bunga ini, anda harus membeli tiket terlebih dahulu. Terdapat tiket masuk umum yang harganya Rp. 20.000, yang mana ketika musim libur para pengunjung akan mendapat lemon dan strawberry, terdapat harga tiket outbond 1 yang harganya Rp. 80.000, yang mana pengunjung akan mendapatkan makan siang dan tiket outbond 2 yang harganya Rp. 90.000, yang mana pengunjung akan mendapatkan makan siang serta piagam.

4. Air Terjun Sumber Nyonya

Air Terjun Sumber Nyonya Pasuruan
Air Terjun Sumber Nyonya Pasuruan

Dikisahkan oleh masyarakat sekitar, konon terdapat banyak wanita di Desa Gunung Sari yang tidak bisa memiliki anak atau keturunan karena mandul. Keanehan itu pun semakin menjadi ketika wanita yang tidak bisa memiliki anak atau keturunan bertambah banyak. Setelah diselidiki, penyebabnya bukan karena guna – guna dan ilmu gaib, namun banyak masyarakat dari Desa Gunung Sari yang meminum air dari suatu air terjun yang terdapat perak, air terjun tersebut sekarang dikenal dengan nama Air Terjun Sumber Nyonya.

Secara administrasi Air Terjun Sumber Nyonya ini tergolong dalam wilayah Desa Tutur, Kabupaten Pasuruan, Provinsi Jawa Timur.   Tempat tersebut  hanya berjarak kira – kira 90 kilometer dari pusat Kota Surabaya, atau dapat ditempuh  dengan menggunakan perjalanan darat selama kira – kira 1,5 jam. Tempatnya yang terletak di tengah – tengah hutan dan tertutup oleh tempat tinggal warga membuat Air Terjun Sumber Nyonya ini belum terlalu diketahui oleh banyak orang.

Karena tempatnya yang terletak di tengah – tengah hutan, agar sampai di air terjun ini diperlukan jaa seorang pemandu jalan. Bukan hanya agar tidak tersesat, jasa pemandu jalan diperlukan untuk membantu anda bertanya berbagai hal mengenai visualisasi yang terlihat oleh pandangan mata. Setelah berjalan menurun sekitar kurang lebih 20 menit, suara gemercik air semakin terasa dekat dan track yang dilewati berubah menjadi sungai, di hulu sungai itu terdapat Air Terjun Sumber Nyonya yang terlihat berdiri kokoh.

Air Terjun Sumber Nyonya mempunyai tinggi pancur kira – kira 15 meter. Anehnya, sebelum jatuh ke hulu sungai, pancuran air Air Terjun Sumber Nyonya terlebih dahulu akan membentur bebatuan cadas yang berada di badan air terjun. Akibatnya, ketika tiba di kolam alami yang terdapat di bawahnya, air pancuran Air Terjun Sumber Nyonya ini akan terbelah menjadi 2 bagian serta kelihatan lebih eksotis.

Kata penduduk sekitar, di badan bukit yang mana Air Terjun Sumber Nyonya terletak terdapat sebuah gua – gua yang alami. Goa tersebut dapat dicapai dengan berjalan naik selama kurang lebih 10 menit. Diperlukan jasa seorang pemandu jalan agar bisa masuk ke dalam goa tersebut, teringat jalan yang harus dilewati lumayan licin dan terjal. Dari goa yang terletak di bagian tebing air terjun inilah akan terlihat sisi lain dari eksotika dan keindahan dari Air Terjun Sumber Nyonya.

Kontur Provinsi Jawa Timur yang bergelombang dan dikelilingi oleh pegunungan yang tidak sedikit, membuat tempat ini kaya akan air terjun yang eksotik dan juga air yang begitu jernih. Air Terjun Sumber Nyonya salah satunya, sebuah air terjun yang belum terlalu diketahui oleh banyak orang ini sangat cocok untuk anda yang menyukai perjalanan yang ekstrim untuk melihat keindahan alam Negara Indonesia ini. Air terjun ini menjadi salah satu keindahan alam yang dimiliki Indonesia yang harus dilestarikan dan kita jaga.

5. Pantai Lekok

Pantai Lekok di Pasuruan
Pantai Lekok di Pasuruan

Sebenarnya, objek wisata Pantai Lekok ini hampir tidak ada bedanya dengan pantai – pantai yang lain, mempunyai pasir putih dan pemandangan sunset dan sunrise yang mempesona dan menawan. Tapi, Pantai Lekok ini sangat terkenal di Kabupaten Pasuruan, apalagi ketika Lebaran Ketupat. Pantai Lekok ini menyediakan berbagai pertunjukan rakyat. Misalnya ski di atas lumpur atau celot alias ski lot. Olahraga ini merupakan budaya tradisional masyarakat nelayan Pantai Lekok. Terkadang ski lot diperlihatkan tiap tahun saat hari Lebaran Ketupat.

6. Pantai Penunggul

Pantai Penunggul di Pasuruan
Pantai Penunggul di Pasuruan

Pemerintah Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, menyediakan hutan bakau yang terletak di Desa Penunggul, Kecamatan Nguling menjadi objek wisata laut di kawasan pesisir yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Probolinggo.

“ Tempat wisata baru ini rencananya akan dimulai tahun depan untuk menunjang program pemkab kalau tahun 2018 akan menjadi tahun wisata”.

Incoming search terms:

  • Foto asli pantai penunggul
Gravatar Image
Seseorang yang ingin membahagiakan kedua orang tua dan kelak ingin menjadi seseorang yang sukses dunia dan akhiratnya, serta ingin menjadi seseorang yang bermanfaat untuk orang lain.

Leave a Reply