Tanaman Hidroponik yang MUdah di tanam
Tanaman Hidroponik yang MUdah di tanam

Cara Menanam Sayuran Dengan Cara Hidroponik

Posted on

Menanam sayuran memanglah sangat mengasyikan, selain kita bisa mendapatkan sayuran segar milik kita sendiri, itu juga bisa menjadi hobi yang menyenangkan bagi kita untuk mengisi waktu luang kita. Apalagi jika sayuran yang kit tanam mengandung banyak vitamin, mineral yang sangat bermanfaat untuk kesehatan. Dan hanya dengan memanfaatkan pekarangan rumah, kita bisa menanam berbagi  jenis ssayuran yang cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari kita.

Cara Menanam Sayuran Dengan Cara Hidroponik
Cara Menanam Sayuran Dengan Cara Hidroponik

Berbeda dengan kondisi di perkotaan, lahan yang semakin sempit dan kebanyakan pekarangannnya sudah dilapisi dengan semen sehingga tidak memungkinkan untuk menanam sayuran. Dan mungkin teknologi hidroponik bisa menjadi solusi alternatif bagi kalian yang memiliki  hobi berkebun yang tinggal di daerah perkotaan. Banyak mediasi penanaman yang bisa kita gunakan, seperti paralon, botol-botol bekas dan masih banyak lagi.

Hidroponik dengan cara ini dapat diterpakna oleh siapa saja, karena memang caranya yang mudah dan tidak memerlukan lahan yang luas. Dan untuk penempatannya tidaklah sulit, asalkan tidak berada di bawah terik matahari langsung. Meski sayuran memerlukan sinar matahari 5 jam perhari namun dalam intensitas rendah. Dan tanaman yang cocok ditanam dengan metode ini seperti selada, pakcoy, caisim, bayam, kangkung dan masih banyak lagi.

Untuk menanam dengan metode ini juga tidaklah sulit, yang diperlukan hanyalah :

  • Hidroponik kit untuk bercocok tanam, kita dapat membuatnya dari paralon.
  • Media tanaman Rockwool. Rockwool adalah batuan vulcanic yang di panaskan sehingga terbentukah serat-serat. Media ini biasanya steril dari sumber hama, peyakit dan juga gulma.

Teknik Sederhana Untuk Bercocok Tanam Sayuran Hidroponik

  • Siapkanlah benih sayur yang hendak kita tanam. Ada banyak jenis sayuran yang dapat ditanam dengan metode ini.
  • Berikan nutrisi hidroponik, karena dengan sistem ini sayuran akan mendapat unsur hara dari larutan, jadi larutannya harus mengandung nutrisi.
  • Penyemaian, semaikan benih yang telah disiapkan. Pilihlah benih yang bernas atau berisi. Atau gunakan juga pinset. Benih dibenamkan ke dalam media sekitar 2-5 mm.
  • Siram benih menggunakan air bersih sampai media tanam basah. Gunakan air bersih yang masih alami belum dicampuri pupuk.
  • Tutup kit dengan plastik selama kurang lebih 3-5 hari. Tujuannya agar media tanam menjadi lebih lembab dan hangat sehingga proses perkecambahan akan lebih mudah. Biasanya benih akan berkecambah setelah 3-5 hari.
  • Setelah tumbuh isi hidroponik kit dengan larutan nutrisi hingga menyentuh bagian bawah media tanam. Tanaman hidroponik ini harus diletakan pada tempat yang datar, dan bisa mendapatkan sinar matahari namun jangan sampai terkena air hujan. Dan apabila nutrisi berkurang tambahkan lagi larutan nutrisinya. Setelah 30 hari sayuran bisa dipanen, namun itu juga tergantung jenis sayuran dan sinar matahari.
Berkebun Dengan Sistem Hidroponik
Berkebun Dengan Sistem Hidroponik

Dan juga metode penanaman seperti ini juga memiliki banyak keuntungan, berikut adalah beberapa keuntungan yang dapat kita peroleh dalam berkebun dengan cara hidroponik :

Hemat Lahan/Tempat

Seperti yang kita ketahui, berkebun dengan cara ini sangatlah menghemat lahan. Tidak memerlukan lahan yang besar, karena cara ini memungkinkan kita untuk menumpangkan wadah yang satu dengan yang lain, atau kita bisa menggantungkannya.

Tahan Penyakit/Hama

Penyakit atau hama yang berasal dari tanah tidak akan bisa menyerang tanaman kita karena kita tidak menggunakan media tanah. Dengan cara bertanam seperti ini kita bisa mengatur sendiri seberapa banyak nutrisi yang diperlukan oleh tanaman. Dan dengan cara ini kita dapat menanam berbagai jenis sayuran tanpa harus memperhatikan musim.

Hemat Air/Pupuk

Bertanam Sistem Hidroponik
Bertanam Sistem Hidroponik

Penggunaan air dalam cara ini juga relatif lebih sedikit disbanding dengan cara tradisional. Dan tidak akan ada gulma atau tanaman penggangu yang tumbuh dan mengambil persedian air dari tanaman utama.

Demikianlah sedikit mengenai bertanam atau berkebun dengan system hidroponik. Semoga bermanfaat dan selamat mencobanya. Dan juga jadikan cara ini untuk berkebun di halaman rumah anda yang sempit namun dapat terlihat lebih indah.

Gravatar Image
Hanyalah seorang remaja biasa yang tidak tampan, rupawan, apalagi menawan. Memperjuangkan impian-impian yang suatu hari nanti akan menjadi sebuah kenyataan. Mempelajari banyak hal untuk merangkai masa depan. Masa depan yang bahagia bersama keluarga kecil yang sederhana.

Leave a Reply