Macam-macam penyakit pada telinga

Beberapa Macam Gangguan Pada Telinga

Posted on

Fungsi telinga sebagai indra pendengaran sudah dapat dirasakan pada kehamilan ke-7 dimana perkembangan yang pesat terjadi pada otak yang merupakan pusat susunan syaraf penyampaian informasi pada organ pendengaran dan penglihatan itu sangat penting sekali. Berbagai informasi didapatkan dengan cara mendengarkan, hiburan seperti mendengarkan musik, menonton tv itu sebagai pelepas lelah itu juga membutuhkan indra pendengaran yang satu ini. Untuk menjaga kesehatan indra pendengaran yang satu ini kalian harus bisa menjaga indra pendengaran ini dengan baik jangan sampai terganggu dengan berbagai macam gangguan pada telinga.

alat indra - telinga
alat indra – telinga

Gangguan pendengaran umumnya terjadi pada orang yang sudah lanjut usia, tidak berarti usia orang tua saja yang mengalaminya. Bisa juga anak dewasa mengalaminya karena terlalu sering memakai headset atau sering menonton tv yang volumenya terlalu keras itu tidak baik untuk telinga bisa-bisa menjadi tuli. Usia orang dewasa masih belum baik jika dikatakan tidak bisa mendengar atau pendengarannya bermasalah kalau sudah lanjut usia wajar kalau pendengarannya bermasalah.

periksa ke dokter
periksa ke dokter

Ada tiga jenis gangguan pendengaran, yaitu konduktif, sensorineural, dan campuran. Menurut Centers for Disease Control and Prevention pada gangguan pendengaran konduktif terdapat masalah di dalam telinga luar atau tengah, sedangkan pada gangguan pendengaran sensorineural terdapat masalah di telinga bagian dalam dan saraf pendengaran. Sedangkan tuli campuran disebabkan oleh kombinasi tuli konduktif dan tuli sensorineural.

Macam-macam Gangguan Pendengaran

  1. Gangguan pendengaran konduktif: Pada gangguan jenis ini transmisi gelombang suara tidak dapat mencapai telinga dalam secara efektif. Ini di sebabkan karena beberapa gangguan atau lesi pada kanal telinga luar, rantai tulang pendengaran, ruang telinga tengah, fenestra ovalis, fenestra rotunda, dan tuba auditiva. Pada bentuk yang murni (tanpa komplikasi) biasanya tidak ada kerusakan pada telinga dalam maupun jalur persyarafan pendengaran nervus vestibulokoklearis (N.VIII). Gejala yang ditemui pada gangguan pendengaran jenis ini adalah sebagai berikut: Ada riwayat keluarnya cairan dari telinga atau riwayat infeksi telinga sebelumnya, Perasaan seperti ada cairan dalam telinga dan seolah-olah bergerak dengan perubahan posisi kepala, Dapat disertai tinitus (biasanya suara nada rendah atau mendengung).
  2. Gangguan pendengaran jenis sensorineural: Gangguan jenis ini umumnya  irreversible, gejala yang ditemui pada gangguan pendengaran jenis ini adalah sebagai berikut: Bila gangguan pendengaran bilateral dan sudah diterima lama, suara percakapan penderita biasanya lebih keras dan memberi kesan seperti suasana yang tegang dibanding orang normal, Penderita lebih sukar mengartikan atau mendengar suara atau percakapan dalam suasana gaduh dibanding suasana sunyi, Terdapat riwayat trauma kepala, trauma akustik, riwayat pemakaian obat-obat ototoksik atau penyakit sistemik sebelumnya.
  3. Gangguan pendengaran jenis campuran: Gangguan jenis ini merupakan kombinasi dari gangguan pendengaran jenis konduktif dan sensorineural, mula-mula gangguan pendengaran jenis ini adalah jenis hantaran (misalnya otosklerosis). Kemudian berkembang lebih lanjut menjadi gangguan sensorineural, dapat pula sebaliknya mula-mula gangguan pendengaran jenis sensorineural lalu kemudian disertai dengan gangguan hantaran (misalnya presbikusis), kemudian terkena infeksi otitis media. Kedua gangguan tersebut dapat terjadi bersama-sama misalnya terauma kepala yang berat sekaligus mengenai telinga tengah dan telinga telinga dalam.

Gejala yang timbul juga merupakan kombinasi dari kedua komponen gejala gangguan pendengaran jenis hantaran dan sensorineural, pada pemeriksaan fisik atau otoskopi tanda-tanda yang dijumpai sama seperti pada gangguan pendengaran jenis sensorineural. Pada tes bisik dijumpai penderita tidak dapat mendengar suara bisik pada jarak lima meter dan sukar mendengar kata-kata baik yang mengandung nada rendah maupun nada tinggi, tes garputala Rinne negatif.

Gravatar Image
Saya adalah gadis desa yang berkaca mata yang sedang mencari ilmu untuk menjadi pengusaha sukses dan ingin bisa menjadi kebanggaan orang tua.

Leave a Reply